Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau Rumah Runding Restorasi Gambut di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kehadiran Rumah Runding Restorasi tersebut akan menjadi pusat laboratorium hidup dalam upaya memulihkan lahan gambut di Bumi Lancang Kuning.
Dalam peresmian Rumah Runding Restorasi tersebut, pejabat lain yang turut hadir di antaranya Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo serta jajaran Forkopimda lainnya.
Lahan gambut di Desa Tanjung Leban merupakan salah satu wilayah yang terdegradasi oleh kebakaran hutan dan lahan. Berkat kerja sama semua lini, lahan gambut di wilayah tersebut kini berhasil dipulihkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dulu adalah tempat di mana kebakaran berulang terjadi, terjadi degradasi gambut. Namun daerah yang terdegradasi ini berhasil direstorasi, ada pemulihan yang luar biasa terjadi, ada retifikasi tanaman-tanaman endemik," kata Raja Juli di lokasi, Rabu (30/9/2026).
Raja Juli mengatakan inisiatif ini sekaligus menjadi langkah konkret dan respons cepat di daerah atas arahan Presiden Republik Indonesia pada 24 September 2026. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya pengelolaan gambut berbasis sains (science-based management), penguatan pencegahan karhutla dari hulu hingga tingkat tapak, serta pelibatan aktif masyarakat desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
"Ini menjadi laboratorium kehidupan, di mana tidak hanya orang Riau yang bisa datang ke sini dan belajar bagaimana proses restorasi, namun ini akan menjadi tempat living laboratory bagi seluruh provinsi di Indonesia, bahkan akan menjadi percontohan pusat belajar, sekolah lapangan bagi peneliti kelas dunia," jelas Raja Juli.
Perjalanan pemulihan di lanskap seluas kurang lebih 2.400 hektare ini mencatat sejumlah pencapaian penting (milestone). Kehadiran Rumah Runding Restorasi berfungsi sebagai ruang konsolidasi warga, wadah riset, sekaligus titik awal berkembangnya kelompok Masyarakat Peduli Gambut (MPG).
Di bidang tata kelola lingkungan, pendekatan water sharing (pembagian air) diterapkan secara terintegrasi melalui pembangunan sekat-sekat kanal dan program revegetasi. Langkah ini terbukti efektif menjaga kelembapan gambut sehingga tidak mudah terbakar saat musim kemarau. Kini, lokasi tersebut bertransformasi menjadi living laboratory (laboratorium hidup) yang dirujuk oleh pemerintah, mahasiswa, hingga akademisi dan peneliti internasional.
Menhut hingga Kapolda Riau meresmikan Rumah Runding Restorasi yang menjadi living laboratory gambut di Bengkalis, Rabu (30/9/2026). Foto: dok. Polda Riau |
Melalui kegiatan mengekspose capaian restorasi, Rumah Runding Restorasi menunjukkan bukti sains gambut secara langsung di lapangan. Kegiatan mencakup pembacaan kondisi fisik tapak, pengeboran gambut untuk mengukur kedalaman dan kadar air, serta demonstrasi teknis tata kelola sekat kanal dan sistem water sharing.
Langkah ini bertujuan memperkuat peran kelompok lokal seperti AEO Kito, MPA, dan MPG sebagai simpul kelembagaan utama masyarakat dalam menjaga ekosistem gambut dan mencegah karhutla secara mandiri.
Pusat Pembelajaran dan Replikasi
Guna menjamin keberlanjutan dan regenerasi, program unggulan seperti Eco Learning Stay dan Sekolah Restorasi Gambut resmi digulirkan. Program ini dirancang sebagai wahana kaderisasi, pembelajaran interaktif, serta sarana replikasi model restorasi bagi daerah-daerah lain di Riau maupun Indonesia.
Melalui sinergi antara sains, kelembagaan masyarakat, pengelolaan air, dan pendidikan lingkungan, Rumah Runding Restorasi Desa Tanjung Leban membuktikan bahwa restorasi ekologis berbasis masyarakat mampu menjadi benteng utama dalam mencegah karhutla sekaligus menjaga masa depan ekosistem gambut di Bumi Lancang Kuning.
"Agar apa yang telah dialami, dilakukan masyarakat dengan seluruh pemangku kepentingan direplikasi di tempat-tempat lain," pungkasnya.
Lihat juga Video: Pakar Lingkungan Universitas Palangka Raya Buka-bukaan Soal Tata Kelola Gambut di Indonesia!






















































