Cita-cita Polos Iboy yang Jatuh-Bangun di Bawah Pasupati
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Serba-serbi Warga

Bathroom Furniture And Plastic Your Brilliant Small Vanity Neat Basins Sinks

Great ideas for organizing a small bathroom, fitted bathrooms include furniture that can be attached to the floor Slimline Vanity Units Under Plastic 1 48 Of Click Premium and wall to provide a place to store toiletries towels and other bathroom essentials they can be pre assembled for a faster installation or flat packed which is easier for manoeuvring in compact spaces a neat and tidy room is an easy way to create a soothing space in which to relax and unwind in and pipework can be.

Cloakroom vanity units, all our small bathroom suites combine stylish looks with superb functionality so you can create the perfect look without making any compromises if space is really tight our combination bathroom suite offers a fantastic space saving solution this includes a 2 in 1 toilet and Compact Small Bathroom Alike Cabinet Visit Us For Wcs Splash basin unit which means you don t have to find the room for.

Fitted Bathrooms Small Under Partners Bathroom Furniture And Testing Out Light

Bathroom vanities toilets showers faucets, amazon com small bathroom cabinets freestanding, bathroom cabinets in bathroom storage, bathroom cabinets solutions at builders, buy cloakroom vanity units at victorian plumbing add style to your bathroom with a small cloakroom vanity unit with free standard uk delivery over 499. Amazon Co Impression Costello Bathroom Furniture Is Color Have

Bathroom vanities affordable modern vanities, amazon co uk small bathroom cabinet, we researched the top rated Small Bathroom Suites Love Round For Brilliant Floor Roll Share bathroom vanities for any small bathroom full of storage like shelves drawers and more, small vanity units come in slim reduced depth designs measuring as little as 325mm wide providing practical storage while helping you keep your bathroom organised and make the most of every inch choose from classic freestanding designs or wall hung options that free up valuable floor space in smaller rooms.

Compact Bathroom Units Partners Design Brilliant Short On Space Retreat Spots Got

Slim vanity units sale largest online bathroom store, bathroom vanity units vanity units cabinets, 55 very small bathroom ideas for tiny spaces, for brilliant floor and wall bathroom cabinets that boast style and functionality shop our magnificent range of cabinets at ctm today 55 Very Small Units Rooms Shop Bathroom Attention These Stores renovate your bathroom the right way with a range of cabinets you can trust are made from the finest quality materials to ensure you get a product that will last for years to come at ctm with our comprehensive offering and our friendly team on standby.

Shop Small Bathroom Sinks Faucets Partners Small Bathroom Cabinets Capacity Typically Large our wide range of sink cabinets for bathrooms at ikea browse affordable vanity sink cabinets in styles and sizes to suit small large bathrooms, shop our fashionable functional bathroom vanity collection and make a style splash we offer an extensive selection of bathroom vanities to suit your needs design preferences and bathroom layout whether you want a small bathroom sink vanity for the powder room or need storage for the whole family.

Explore a wide selection of small bathroom vanities designed for compact spaces find freestanding cabinets with ceramic sinks in various sizes and styles, vanity units are a perfect addition to any bathroom and we have a Bathroom Furniture Storage Amazon That Feel Bathroom Wall Superb 109 Units variety of stunning styles and designs to fit your dream bathroom shop our inspiring range of vanity units here at b q today online or in store.

53 Small Design Shop October Prices From 109 Style Read Ingenious

50 best small bathroom design ideas, low prices from 110 on small sink vanity units many styles sizes available boss your bathroom with 0 finance and next day delivery available, small bathroom storage units compact cabinets slimline Amazon Co Uk Free Abs Tiny Short On Space Modular Rounded Bath cupboards.

Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB
Iboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, Bandung
Iboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

"Main skateboard." Jawaban itu meluncur polos dari mulut Baskara Ali Nugraha ketika ditanya soal cita-citanya. Usianya baru empat tahun. Namun bagi bocah yang akrab disapa Iboy itu, papan skateboard bukan sekadar mainan.

Hampir setiap hari, papan beroda empat tersebut menjadi teman bermainnya di bawah Flyover Pasupati, Kota Bandung. Di tempat itu, tubuh mungil Iboy sudah terbiasa berdiri di atas papan.

Ia meluncur melewati sejumlah rintangan, mencoba menaklukkan rel, lalu kembali mengulang gerakan yang sama. Sesekali papan kehilangan keseimbangan. Tubuh Iboy pun jatuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ia tidak lama-lama meratapi jatuhnya. Papan diambil kembali dan latihan dilanjutkan. Keberanian menjadi salah satu modal yang membuat bocah empat tahun itu terlihat berbeda di antara anak-anak lain yang berlatih skateboard.

Sang nenek, Neti Nuryati (52), mengatakan ketertarikan Iboy terhadap skateboard bermula secara sederhana. Awalnya, Iboy hanya sering ikut dirinya pergi ke warung dan melihat orang-orang bermain skateboard di sekitar Pasupati.

ADVERTISEMENT

"Pertama mah sering main gitu ya, main-main. Kan Ibu sering nongkrong di sini, dia suka lihat-lihat aja gitu. Terus ada om-om yang berhenti, dia pinjam. Pinjam dulu dia," kata Neti, belum lama ini.

Iboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, BandungIboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)

Pada awalnya, Iboy bahkan belum menggunakan skateboard sebagaimana mestinya. Ia hanya duduk atau berbaring di atas papan sambil memperhatikan orang-orang yang bermain di sekitarnya.

"Terus pertamanya mah nggak gitu, dia pakai kayak tidur, duduk, tidur. Lama-lama dia lihat-lihat om-omnya, jadi terus lihat. Dia langsung bisa sendiri ya," ujarnya.

Dari sekadar melihat, Iboy kemudian mulai mencoba sendiri. Tujuh bulan berselang, ia bertemu dengan Firman Edo (38), salah satu pelatih yang kemudian mulai mendampinginya.

"Pas sudah tujuh bulan, baru ketemu sama om ini. Ini sudah bisa sendiri. Ya sering lihatin om-omnya gitu kan dia mah. Jadi nggak diajarin, nggak. Terus sama om ini ketemu, baru dilatih," tutur Neti.

Firman mengatakan Iboy memang merupakan anak sekitar lingkungan tersebut. Ia menyebut Iboy sebagai akamsi alias anak kampung sini.

"Kalau Iboy kan ini rumahnya daerah sini nih, Akamsi (Anak Kampung Sini) kalau Iboy. Jadi Iboy datang ke sini main sama neneknya, neneknya ke tempat warung, Iboy-nya main skateboard," kata Firman.

Firman kemudian mencoba mendekati Iboy dan mengenalkannya lebih jauh kepada skateboard. Rupanya, Iboy langsung menyukai aktivitas tersebut.

"Terus saya coba rangkul, saya coba kenalin ke skateboard, akhirnya Iboy suka. Sampai sekarang main tiap hari," ujarnya.

Hampir empat hingga lima bulan terakhir, Iboy menjalani latihan dengan lebih intens. Di usianya yang masih sangat kecil, keberanian menjadi salah satu kelebihan yang paling terlihat.

"Iboy ini latihan intens ini udah hampir 4 bulan, 5 bulan. Tapi dia punya kelebihan, berani. Gak takut jatuh dia. Justru kalau gak didampingi malah bahaya. Kadang keberaniannya itu suka ngelewatin batas, malah jadi bahaya," tutur Firman.

Jatuh dari papan pun bukan sesuatu yang terlalu ditakuti Iboy. Menurut Neti, cucunya hampir tidak pernah mengeluh meski tubuhnya beberapa kali mengalami memar akibat terjatuh saat bermain.

"Iya, tapi dia mah nggak pernah ngeluh. Ini pernah ya sampai biru-biru (badannya), apa enggak pernah (ngeluh) dia mah. Terus we lanjut dia mah. Padahal sering jatuh, dari atas itu juga kan pernah. Tapi dia nggak pernah ngeluh," kata Neti.

Tangisan Iboy justru lebih sering muncul bukan karena terjatuh, melainkan karena kondisi tertentu yang membuat Iboy tidak nyaman.

Firman pun mengakui, tantangan dalam melatih Iboy bukan hanya soal teknik bermain skateboard. Ada satu hal lain yang harus dihadapi, yakni suasana hati anak berusia empat tahun.

"Kalau jatuh gak masalah, yang jadi masalah dia kayak ngambek gitu sering. Mood-nya naik turun. Biasanya kalau udah ngambek, tantrum lah, kayak pengen sesuatu tapi gak bisa diungkapin, akhirnya saya coba buat diemin, kadang buat kasih jajan baru dia naik lagi mood-nya, main lagi. Rata-rata anak kecil emang kayak gitu kalau latihan," tutur Firman.

Jika sedang dalam suasana hati yang bagus, Iboy bisa menghabiskan hampir seluruh harinya di sekitar arena skateboard. Ia bisa bermain hampir enam jam dalam sehari, meski tidak terus-menerus berada di atas papan.

"Kalau Iboy ini biasa main sehari hampir 6 jam, cuma sekalinya main tuh 15 menit, nongkrong lagi, ngobrol sama kakak-kakaknya, main lagi. Hampir seharian lah kalau dia lagi bagus mood-nya," kata Firman.

Iboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, BandungIboy, bocah .4 tahun yang jago bermain skateboard di bawah Flyover Pasupati, Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)

Di bawah Pasupati, Iboy juga tidak sendirian. Saat ini ada sekitar 10 anak yang turun bermain skateboard. Dari seluruh anak yang berlatih, Iboy menjadi yang paling kecil.

"Kalau sekarang tuh kurang lebih ada 10 anak kecil. Dari usia 4 tahun, Iboy yang paling kecil," ujar Firman.

Bagi anak-anak yang baru mengenal skateboard, Firman tidak langsung memaksakan teknik. Mereka terlebih dahulu diajak menikmati papan dan merasa nyaman dengan aktivitas tersebut.

"Hampir sama semuanya buat pemula. Biasanya kalau anak kecil ini kita arahin dulu biar dia suka ke skateboard. Belum langsung teknis. Saya pribadi sih suka ngajak jalan-jalan anak di atas skate. Nah, kalau anaknya udah suka, baru saya latih teknis-teknisnya," katanya.

Menurut Firman, perkembangan kemampuan setiap anak berbeda. Keberanian dan kreativitas menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat proses belajar.

"Balik lagi tergantung anak atau orangnya ya. Biasanya kalau emang berani sama kreatif orangnya, cepat dalam waktu 1 tahun juga bisa. Tapi ya kalau misalkan anaknya agak sedikit penakut atau belum biasa jatuh, biasanya butuh waktu ya lebih dari 1 tahun," ucapnya.

Dalam waktu sekitar satu tahun, anak yang berlatih secara konsisten setidaknya dapat menguasai sejumlah teknik dasar. "1 tahun kalau targetnya basic ya kurang lebih nyampelah 10 trik ada. Dari mulai push sampai meloncat, 10 trik ada sampai 1 tahun," tutur Firman.

Bagi Neti, melihat keberanian Iboy menjadi alasan tersendiri untuk berharap sang cucu bisa berkembang lebih jauh. Ia pun tak menutup kemungkinan Iboy kelak menekuni skateboard sebagai atlet.

"Ya insyaallah mudah-mudahan kalau dianya cita-citanya pengen ini ya mudah-mudahan aja," kata Neti.

Tantangan Keterbatasan Fasilitas

Namun perjalanan Iboy dan anak-anak lainnya tidak hanya bergantung pada keberanian dan kemauan berlatih. Firman menilai perkembangan skateboard di Kota Bandung sebenarnya semakin baik. Bibit-bibit baru mulai bermunculan, sementara akses terhadap informasi dan perlengkapan juga semakin mudah.

"Kalau sekarang perkembangannya bagus ya, beda sama zaman dulu. Kalau sekarang banyak yang main. Banyak bibit kalau sekarang-sekarang mah. Beda sama zaman dulu karena sekarang-sekarang banyak fasilitas," ujarnya.

Menurutnya, kemudahan mendapatkan informasi melalui internet, termasuk YouTube, turut membantu anak-anak mengenal skateboard. Sejumlah tempat bermain juga tersedia, termasuk kawasan Pasupati dan Soreang.

Meski begitu, Firman menilai masih ada celah dalam penyediaan fasilitas, khususnya untuk anak-anak yang baru belajar.

"Ya ada di Bandung sebetulnya tempat yang proper, cuma dia jauh di Soreang. Terus propernya itu buat kelas atas ya, kelas profesional, buat latihan kelas profesional. Tapi buat kelas anaknya sendiri di sini justru kurang fasilitasnya," katanya.

Bukan hanya fasilitas, agenda kompetisi juga dinilai masih perlu diperbanyak untuk menjaga geliat skateboard di Kota Bandung.

"Event-event-nya masih kurang," ujar Firman.

Ia menyebut program pembinaan melalui KONI sebenarnya tersedia, termasuk untuk ajang Porprov maupun Porda. Namun menurutnya, keberadaan program tersebut belum sepenuhnya diikuti dengan latihan yang memadai.

"Kalau dari KONI sih sebetulnya ada program Porprov, Porda, cuma ya balik lagi pelatihannya gak ada. Kayak punya program tapi serasa tidak punya program gitu," katanya.

Halaman 2 dari 2
(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

20 Famous Free 2025 Brand Guide What Is Website Direct Brand
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = ` `; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads