Hasil pemeringkatan universitas paling berkelanjutan versi UI GreenMetric 2026 telah diumumkan pada Selasa (15/9/2026). Pada tahun ini terdapat 219 perguruan tinggi di Indonesia yang ikut serta, mencakup 113 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 106 perguruan tinggi swasta (PTS).
"Komposisinya hampir seimbang, 51,6% perguruan tinggi negeri dan 48,4% perguruan tinggi swasta. Ini adalah pesan yang kuat. keberlanjutan bukan milik satu kelompok perguruan tinggi,bukan hanya milik kampus besar, bukan pula hanya milik perguruan tinggi dengan anggaran kuat atau fasilitas lengkap," kata Kepala UI Green Metric, Vishnu Juwono dalam sambutan pengumuman UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2016 di Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Selasa (15/9/2026).
Tahun ini, UI GreenMetric menetapkan tujuh kerangka penilaian yaitu penataan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi. Kerangka terakhir yakni tata kelola dan digitalisasi merupakan pilar penilaian tambahan pada tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penambahan dimensi tata kelola dan digitalisasi membawa pesan yang sederhana. Keberlanjutan tidak akan bertahan jika hanya bergantung pada proyek sesaat atau pada satu dua orang yang bersemangat. Keberlanjutan memerlukan sistem. Ia harus masuk ke dalam perencanaan anggaran, pengadaan, pembagian tanggung jawab, pengelolaan data, evaluasi kinerja, dan proses pengambilan keputusan universitas," ujar Vishnu.
Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, berikut universitas-universitas yang meraih penghargaan:
Universitas Paling Berkelanjutan Berdasarkan Kategori UI GreenMetric
1. Bidang Penataan Tata Ruang dan Infrastruktur: Universitas Gadjah Mada
2. Bidang Energi dan Perubahan Iklim: Universitas Diponegoro
3. Bidang Tata Kelola Limbah: Universitas Indonesia
4. Bidang Tata Kelola Air: Telkom University.
5. Bidang Transportasi: Universitas Diponegoro
6. Bidang Pendidikan dan Riset: Universitas Gadjah Mada
7. Bidang Tata Kelola dan Digitalisasi: Universitas Indonesia.






























































