Liputan6.com, Jakarta -Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) stabil pada perdagangan Selasa, (20/10/2026). Harga perak Antam hari ini berlawanan dengan harga perak dunia yang menguat dan harga emas Antam turun.
Mengutip laman logam mulia, harga perak Antam hari ini stabil di Rp 38.600. Harga perak Antam itu sama dengan perdagangan kemarin.
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram dipatok Rp 10.175.000 dan perak batangan 500 gram dibanderol Rp 19.425.000.
Advertisement
Lalu bagaimana harga perak dunia?
Mengutip tradingeconomics.com, harga perak dunia naik 0,61% menjadi US$ 57,42.
Harga perak turun menjadi sekitar US$ 56,5 per ounce pada Selasa, memperpanjang penurunan baru-baru ini karena kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Logam ini juga menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga minyak tetap menguat di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan Eropa Timur, sementara Iran terus menegaskan kendalinya atas Selat Hormuz. Sementara itu, Federal Reserve AS (The Fed) diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada minggu depan, dengan pasar memperkirakan sekitar 94% kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember.
Di negara lain, Bank Sentral Eropa diperkirakan menerapkan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin pada tahun ini untuk mengatasi tekanan inflasi yang terus berlanjut. Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda juga mencatat inflasi “cukup dekat” dengan target bank sentral sebesar 2%, menandakan kemungkinan pengetatan moneter lebih lanjut.
Harga Emas Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
Sebelumnya, harga emas dunia melemah tipis pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026 (Selasa pagi Jakarta). Harga emas dunia tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan tingginya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS. Pada saat yang sama, investor tengah menantikan keputusan kebijakan the Federal Reserve (the Fed) pekan depan. The Fed diprediksi mempertahankan suku bunga pada level saat ini.
Mengutip CNBC, Selasa (20/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi US$ 4.143,91 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi US$ 4.163,30 per ons.
Di sisi lain, dolar AS menguat tipis yang membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,6%. "Ada kekhawatiran bahwa bank sentral harus memperketat kebijakan lebih lanjut untuk mengendalikan inflasi, yang kembali mendorong kenaikan imbal hasil obligasi. Dengan tingginya imbal hasil saat ini, para investor emas mulai mempertanyakan apakah lebih menguntungkan untuk beralih ke pasar obligasi," ujar analis di Forex.com, Fawad Razaqzada.
Advertisement
Sentimen The Fed
Pada September, The Fed menaikkan suku bunga 0,25%, yang merupakan kenaikan pertama tahun ini.
"Ini bukan sekadar soal apakah The Fed akan menaikkan suku bunga minggu depan atau menunggu hingga Desember; arah kebijakan yang disampaikan akan sangat menentukan. Pesan yang bersifat hawkish (cenderung mendukung pengetatan kebijakan) dapat menyebabkan pelemahan lebih lanjut bagi emas dalam jangka pendek," Razaqzada menambahkan.
Berdasarkan perangkat FedWatch dari CME, para pelaku pasar melihat peluang sebesar 82,8% The Fed akan mempertahankan suku bunga bulan ini, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember tetap berada di angka 90%.
Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi justru mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) ini.
Para investor juga tengah menantikan data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS minggu depan, yang merupakan indikator inflasi acuan bagi bank sentral tersebut.
Harga Minyak Turun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477887/original/010773400_1687477107-Harga_Minyak_Dunia_Freepik.jpg)
Sementara itu, harga minyak turun dari level tertinggi dalam lima bulan setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pengecualian atas sanksi dan tarif terhadap Rusia, yang berpotensi meningkatkan ekspor bahan bakar dari negara tersebut.
Penurunan harga minyak ini sedikit meredakan kekhawatiran inflasi, menyusul data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang kuat pada pekan lalu. “Menurut pandangan kami, level resistensi utama tetap berada di angka US$ 4.235, sementara level dukungan (support) terus muncul di bawah US$ 4.100,” ujar Head of Commodity Strategy Saxo Bank, Ole Hansen.
Di antara logam lainnya, harga perak di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 57,24 per ons, platinum naik 1% menjadi US$ 1.646 per ons, dan paladium menguat 0,8% menjadi US$ 1.121,14 per ons.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)