AC Milan bertahan dari kejaran Atalanta dalam kemenangan 3-2. Gelandang Milan Adrien Rabiot mengaku marah dengan penampilan timnya.
Bertanding di San Siro pada lanjutan Liga Italia, Senin (19/10) dinihari WIB, Milan tampil impresif di sejam pertama. Tiga gol sukses diceploskan Rossoneri dari Goncalo Ramos, Rabiot, dan Mario Gila.
Namun, Milan mengendur setelah unggul jauh yang dimanfaatkan lawan. Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic menggetarkan gawang Milan sehingga La Dea menipiskan ketinggalan 2-4, skor yang menandai akhir permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertandingan, Rabiot tampak frustrasi. Pemain internasional Prancis itu mendesak agar AC Milan menjaga fokus di sepanjang permainan.
"Kami bermain dengan bagus di babak pertama, di 30 menit terakhir tapi kemudian secara aneh kami kehilangan kendali permainan, dan itu adalah sebuah masalah karena kami bermain dengan sangat baik di babak pertama," sahut Rabiot kepada Sky Sport Italia.
"Kemudian, jika Anda bermain seperti itu di babak kedua, ini jadi tidak berarti," sambung mantan penggawa Juventus dan Paris St. Germain itu.
"Untungnya, kami memenangi pertandingan ini. Namun, akhirnya aku tidak tahu apakah kami pantas mendapatkannya. Itulah mengapa aku merasa sedikit marah, karena, kukatakan lagi kami menang dan kami butuh tiga poinnya."
"Akan tetapi, kami tidak boleh bermain seperti di babak pertama, dan kemudian kolaps seperti itu di babak kedua," sungut Adrien Rabiot.
(rin/raw)





























































