Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia, mulai dari akses pembiayaan dan perlindungan kekayaan intelektual hingga membuka peluang produk lokal menembus pasar internasional.
Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) Riefian Fajarsyah menilai, Indonesia memiliki banyak ide dan talenta kreatif. Tantangan berikutnya adalah memastikan karya tersebut semakin dikenal, dipercaya pasar, dan berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.
“Bangsa kita itu tidak pernah kekurangan ide maupun talenta. Tapi memang pertanyaannya adalah bagaimana membuat karya-karya tersebut lebih dikenal, dipercaya pasar, dan juga berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan,” ujar Riefian dalam sambutannya pada Hekrafnas 2026, Senin, (19/10/2026).
Advertisement
Menurut dia, kekayaan budaya Indonesia dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi. Cerita rakyat, misalnya, bisa diadaptasi menjadi film, animasi, atau gim. Sementara motif tradisional dan kuliner daerah dapat dikembangkan menjadi produk yang menjangkau pasar lebih luas.
Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan ekosistem yang memadai, termasuk pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, peningkatan kapasitas pelaku usaha, distribusi, dan pemasaran.
Riefian juga menyoroti pentingnya peran media dan platform digital untuk memperkenalkan karya kreatif dari berbagai daerah kepada khalayak yang lebih luas. Menurut dia, perhatian publik seharusnya tidak berhenti pada popularitas, tetapi dapat berkembang menjadi apresiasi, kepercayaan, dan peluang ekonomi.
"Tujuannya bukan hanya viral, tapi kita ingin perhatian ini semua berubah menjadi apresiasi. Apresiasi berubah menjadi kepercayaan, kepercayaan berubah menjadi peluang ekonomi,” katanya.
GEKRAFS Dorong Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377184/original/066314700_1792410895-Peringatan_Hari_Ekonomi_Kreatif_Nasional__Hekrafnas__2026-19_Oktober_2026b.jpeg)
Sekretaris Jenderal GEKRAFS Temi Sumarlin mengatakan, penguatan ekonomi kreatif membutuhkan keberlanjutan program dan dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh para pelaku industri.
Ia menjelaskan, sejak awal berdiri, GEKRAFS mendorong agar pelaku ekonomi kreatif memperoleh penghargaan dan dukungan yang lebih besar karena memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.
Salah satu upaya yang diperjuangkan adalah akses pembiayaan atau permodalan melalui pemanfaatan kekayaan intelektual (intellectual property/IP).
"GEKRAFS juga salah satu organisasi yang mendorong dari tahun pertama kami untuk bisa mendapat pembiayaan atau pendanaan ataupun permodalan dari perbankan dengan menggunakan IP. Dan alhamdulillah tahun ini itu bisa terealisasi,” ujar Temi.
Selain pembiayaan, Temi menyebut sejumlah program GEKRAFS mencakup pengembangan ekspor dan perlindungan kekayaan intelektual. Upaya tersebut diharapkan membantu pelaku ekonomi kreatif mengembangkan karya sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnisnya.
Ketua Komite Hekrafnas, Aqila Rahmani, juga menekankan peringatan Hekrafnas tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut diharapkan meninggalkan dampak dan warisan yang dapat dirasakan oleh pelaku ekonomi kreatif.
Dalam pemaparannya, Aqila turut menyinggung rangkaian kegiatan yang menjangkau tujuh wilayah. Namun, rincian wilayah dan programnya perlu dipastikan kembali berdasarkan materi resmi penyelenggara.
Advertisement
Perluas Jejaring Eonomi Kreatif ke Pasar Internasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377185/original/057812700_1792410949-Peringatan_Hari_Ekonomi_Kreatif_Nasional__Hekrafnas__2026-19_Oktober_2026c.jpg)
Sementara itu, Ketua Koordinator Luar Negeri Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS Osco Olfriady Letunggamu menyoroti pentingnya jejaring internasional untuk membantu pelaku ekonomi kreatif Indonesia memasuki pasar luar negeri.
Ia menjelaskan, perwakilan GEKRAFS di sejumlah negara dapat menjadi penghubung bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin menjajaki peluang ekspor dan memperluas jaringan bisnis.
“Kita tidak mau menjadi market, kita mau jadi pelaku pasar internasional,” ujar Osco.
Menurut Osco, pelaku ekonomi kreatif Indonesia perlu memiliki kesempatan untuk memasarkan produk ke luar negeri, bukan hanya menjadi konsumen produk dari pasar global.
Ia mencontohkan kawasan Eropa sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam pengembangan jejaring internasional. Keberadaan perwakilan di sejumlah negara diharapkan dapat membantu pelaku usaha Indonesia mengenali peluang pasar dan membangun koneksi bisnis.
Melalui penguatan pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, promosi, dan jejaring internasional, Hekrafnas 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mendorong karya kreatif Indonesia berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377183/original/013676400_1792410780-Peringatan_Hari_Ekonomi_Kreatif_Nasional__Hekrafnas__2026-19_Oktober_2026a.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)