Sepanjang bulan Oktober, sematan pita pink selalu terlihat di berbagai tempat, mulai dari pakaian, produk kecantikan, hingga kampanye media sosial. Simbol ini menjadi sarana utama dalam menyuarakan Breast Cancer Awareness Month (Bulan Kesadaran Kanker Payudara) di seluruh dunia.
Meskipun kini menjadi simbol kepedulian global, pita pink menyimpan sejarah unik perjuangan gerakan akar rumput (grassroots) hingga makna tersembunyi di balik berbagai variasi warnanya.
Simbol ikonik ini melambangkan harapan, kekuatan, kebersamaan, serta komitmen bersama untuk mendorong deteksi dini dan pencarian obat bagi penderita kanker payudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah Kelahiran Pita Pink: Berawal dari Pita Berwarna Persik
Diberitakan laman TODAY dan National Breast Cancer Org, awal mula gerakan pita kepedulian terinspirasi dari tradisi pita kuning untuk penawanan sandera pada 1970-an dan pita merah untuk aktivisme HIV/AIDS di ajang Tony Awards 1991.
Sejarah khusus pita kanker payudara dimulai dari seorang wanita bernama Charlotte Haley pada awal 1990-an. Sebagai ibu, saudara, dan cucu dari pejuang kanker payudara, Haley membuat pita berwarna persik (peach) secara manual di rumahnya yang berisi pesan protes terkait penanganan kanker di masa itu.
"Anggaran tahunan National Cancer Institute mencapai US$1,8 miliar, namun hanya 5 persen yang dialokasikan untuk pencegahan kanker. Bantu kami menyadarkan pembuat undang-undang dan Amerika dengan memakai pita ini."
Ketika majalah Self dan korporasi besar berniat mengomersialkan pita tersebut, Haley menolaknya. Majalah Self dan raksasa kosmetik Estée Lauder kemudian mengubah warnanya menjadi merah muda (pink) dan membagikannya secara massal pada Oktober 1992. Di saat bersamaan, yayasan Susan G. Komen juga membagikan pita pink di ajang Race for the Cure New York hingga akhirnya populer secara internasional.
Arti Variasi Warna Pita Kanker Payudara
Meskipun merah muda muda (pastel pink) adalah yang paling populer, dunia medis mengenal beberapa variasi warna pita untuk kondisi klinis spesifik:
- Pink Muda (Pastel Pink): Simbol umum kesadaran, dukungan, dan deteksi dini kanker payudara.
- Pink Cerah (Hot Pink): Ditujukan khusus untuk inflammatory breast cancer (kanker payudara inflamasi), jenis kanker yang agresif dan langka.
- Kombinasi Pink dan Biru: Mewakili kasus kanker payudara pada pria (male breast cancer).
- Kombinasi Pink dan Toska (Teal): Mewakili kanker payudara yang berkaitan dengan faktor genetik serta kanker ginekologi.
- Kombinasi Pink, Toska, dan Hijau: Menyuarakan dukungan bagi penderita metastatic breast cancer (stadium lanjut yang telah menyebar ke organ lain).
Panduan Langkah Mudah SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)
Penyematan pita pink hendaknya diimbangi dengan tindakan pencegahan konkret. Kemenkes RI sangat menganjurkan wanita melakukan SADARI secara rutin setiap bulan, idealnya 7-10 hari setelah hari pertama haid:
- Cermati di Depan Cermin: Berdirilah tanpa pakaian di atas pinggang. Amati bentuk, ukuran, warna kulit, serta posisi puting. Perhatikan apakah ada benjolan, kerutan seperti kulit jeruk, atau cekungan aneh.
- Angkat Kedua Tangan: Angkat kedua tangan ke atas kepala dan amati kembali apakah ada perubahan bentuk atau kejanggalan pada kedua payudara.
- Tekan Pinggang: Letakkan kedua tangan di pinggang, tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada, lalu amati kembali perubahan pada payudara.
- Raba dengan Gerakan Memutar: Gunakan tiga ujung jari tangan kanan (telunjuk, tengah, manis) untuk meraba payudara kiri, dan sebaliknya. Gunakan tekanan ringan, sedang, hingga kuat dengan gerakan memutar dari luar ke dalam mendekati puting.
- Periksa Bagian Puting: Pijat puting secara perlahan. Perhatikan apakah ada cairan tidak normal (seperti darah atau nanah) yang keluar.
- Pemeriksaan Posisi Berbaring: Berbaringlah dengan ganjalan bantal kecil di bawah bahu kanan. Lakukan perabaan kembali pada payudara kanan, lalu ulangi untuk sisi sebaliknya.

























































