Thai Green Chicken แกงเข Tutorial Jungle Thai Curry Blend Simmered Jumbo

This fragrant thai red curry is packed with flavor so much better than takeout we load an abundance of veggies and tender tofu to a fragrant curry base add your favorite grain and dinner is served. Thai Chicken Curry Panang 585 Bring The Bring Ourselves Through

The great thai kitchen 70 old compton st london w1d 4ul, how to make thai red curry paste easy vs traditional way, thai green curry recipe แกงเข ยวหวาน, thai kitchen Thai Red Slow London Thaicurrykitchen Creamy Coconut Curry Cooked Veg Salads gluten free green curry paste marinade is a flavorful blend of lemongrass fresh green chili and spices including galangal use it as a stir fry seasoning a soup base or with coconut milk for a delicious thai curry.

Thai Red Reviewed Just Thai Curry Kitchen Healthy Eatery Doing

Kitchen joy uk authentic thai ready meals thai cubes, a blind taste test and detailed review to determine the best and the Thai Kitchen Gai Instant Thai Curry Kitchen Leaves Day worst thai red curry paste you can buy, authentic recipe for thai panang curry with tender meat in a rich curry peanut sauce it s one of the easiest and fastest thai curries.

This thai red curry chicken recipe tastes just like your favorite thai restaurant s version and you can make it in just 30 minutes, thai Thai Kitchen And Slow Nothing Beats Pad Rainbow kitchen premium authentic red curry paste 4oz gluten, nub s thai kitchen takeaway food london.

Thai Curry Kitchen And Joy From Street Food Book Natural 240

Authentic Thai Massaman Pot Massaman Creamy Coconut Secret Rolls Jungle About nub s thai kitchen at nub s thai kitchen we pride ourselves on serving the finest thai dishes in london our menu features a variety of expertly prepared dishes crafted by our native thai chefs ensuring an authentic culinary experience whether you re craving a delicious lunch or a satisfying dinner we are open every day to cater to your needs for your convenience you can easily.

Instant pot thai red curry with chicken is delightful it makes a perfect meal when Rabieng Thai Home 1085 Jessica Recipe Thai Curry 334 Take paired with jasmine rice so easy that it s perfect even for weeknights.

At red thai kitchen we are passionate about bringing the true essence of thai cuisine to your table our dishes Authentic Thai Massaman Panang Vegan 1 682 Followers Richer Pad Packed are crafted with care and dedication ensuring each bite is a delightful experience for your taste buds.

Thai Yellow Curry Home Recipe Potatoes What Is Red Also Their Posts

The Instant Pot Flavours 101 Slow Cooker Give Endless best thai curry paste reviewed by a thai chef, thai red curry chicken the woks of life, thai kitchen curry recipes, im s thai kitchen london.

Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan dampak ke saham setelah saham high shareholding concentration (HSC) dikeluarkan dari perhitungan IHSG.

Liputan6.com, Jakarta -Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengeluarkan seluruh saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Lalu bagaimana dampak saham HSC dikeluarkan dari perhitungan indeks ke IHSG?

Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG berpotensi naik 18,6% ke 5.925 dari 4.997 dengan catatan tanpa saham HSC. Namun, itu baru riset sementara. "Saham HSC drop paling banyak, jadi kalau dikeluarkan indeks kita naik. Saham HSC paling besar menurunkan indeks," ujar Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su saat dihubungi Liputan6.com.

Sementara itu, Pengamat pasar modal Hendra Wardana menuturkan, keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan seluruh saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari perhitungan IHSG adalah langkah yang tepat arah, tetapi belum tentu cukup.

Kebijakan ini diumumkan Senin, 19 Oktober 2026 setelah pertemuan daring dengan MSCI, dan saham HSC tetap bisa diperdagangkan karena ini bukan delisting.

"Dalam bahasa sederhana, saham-saham itu tidak dicoret dari bursa. Mereka hanya tidak lagi "ikut menyetir" IHSG. Logikanya masuk akal,” ujar Hendra, dalam keterangan kepada Liputan6.com, Selasa, (20/10/2026).

Ia menuturkan, saham HSC dimiliki segelintir pihak dan hanya sedikit sahamnya yang benar-benar beredar di publik, sehingga harganya relatif mudah digerakkan.

Hendra mengatakan, saham seperti ini punya bobot besar di indeks, IHSG bisa naik atau turun bukan karena kondisi ekonomi, melainkan karena permainan harga di segelintir saham. BEI menyebut bobot saham HSC sekitar 18% dari IHSG. Dengan mengeluarkannya, Hendra berharap IHSG menjadi cermin pasar yang lebih jujur, seperti sebelumnya ketika BEI sudah menyingkirkan saham HSC dari IDX30, LQ45, dan IDX80.

“Apakah harga akan menjadi lebih wajar? Untuk indeksnya, kemungkinan besar ya. IHSG akan lebih mewakili saham yang benar-benar likuid dan tersebar luas kepemilikannya, sehingga lebih sulit "dipoles",” ujar dia.

 

 

Membenahi Pasar Modal

Namun, ia mengingatkan penting dibedakan antara indeks yang lebih wajar dan harga saham yang lebih wajar. Saham HSC tetap diperdagangkan, jadi potensi harga yang digerakkan secara terkoordinasi di saham-saham itu tidak hilang.

“Perubahan ini hanya memutus penularannya ke papan skor IHSG. Penyakitnya sendiri, yakni kepemilikan yang terkonsentrasi dan dugaan perdagangan terkoordinasi, baru terobati bila ditopang penegakan hukum yang tegas dan aturan free float yang lebih ketat,” ujar dia.

Hendra menuturkan, satu catatan angka juga perlu dicermati. Infografis yang beredar menyebut 80 saham HSC mencakup sekitar 28,78% dari total kapitalisasi pasar per 16 Oktober 2026, sedangkan BEI menyebut bobot 18%. Selisih ini kemungkinan karena basis hitungnya berbeda (kapitalisasi total dibandingkan bobot setelah penyesuaian saham beredar).

“Itu dugaan saya, bukan penjelasan resmi, sehingga publik berhak meminta BEI memerinci metodologinya,” ujar dia.

Di sisi lain, ada beberapa risiko saham HSC dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Pertama, ia menuturkan,IHSG berpotensi bergerak lebih liar dalam jangka pendek karena basisnya menyempit, dan saat penyesuaian berlaku akan ada gejolak teknis karena dana yang melacak indeks harus menata ulang portofolio. Kedua, Hendra menilai, saham HSC bisa menjadi "terasing". Investor yang tidak nyaman dengan saham tak terindeks dapat menjauh, likuiditas menipis, dan emitennya sulit menggalang dana. Ketiga, ia menuturkan,ada risiko ketidakadilan bagi emiten yang sebenarnya sehat.

“Untungnya, saham yang nantinya keluar dari daftar HSC akan kembali diperhitungkan dalam IHSG, sehingga ada insentif bagi pemilik untuk membuka porsi publik,” kata dia.

Keempat, menurut Hendra, paling berbahaya, ada risiko menciptakan ilusi perbaikan. “Jika IHSG tampak lebih rapi tetapi praktik di balik layar tidak berubah, investor global tidak akan terkecoh,” kata dia.

 

Pertaruhan yang Besar

Soal MSCI, ia menilai, pertaruhannya sangat besar. MSCI menilai status pasar berkembang bagi Indonesia sudah tidak layak dan mengusulkan penurunan ke Standalone Market, yang bisa memaksa dana pelacak indeks menjual saham-saham Indonesia.

IHSG anjlok 11%pada Jumat lalu, dipicu usulan itu. Otoritas Indonesia disebut punya waktu untuk memperbaiki keadaan hingga April 2027. Namun, MSCI menyatakan akan melanjutkan reklasifikasi kecuali konsultasi menemukan bukti nyata perbaikan tata kelola pasar.

“Di sini kebijakan BEI perlu dibaca dengan jernih. Langkah ini perlu, tetapi hampir pasti tidak cukup untuk meyakinkan MSCI. MSCI sendiri sudah menghapus saham yang ditetapkan otoritas sebagai HSC dari indeksnya. Artinya, mengeluarkan HSC dari IHSG lebih banyak menyelaraskan indeks domestik dengan perlakuan MSCI,”kata dia.

Hendra menegaskan, keberatan utama MSCI menyangkut struktur kepemilikan yang buram, data yang mengaburkan saham yang benar-benar beredar, serta perdagangan terkoordinasi, ditambah penegakan hukum yang masih lemah.

“Karena itu, peluang Indonesia bertahan di kelompok pasar berkembang bergantung pada hal yang lebih berat: sanksi nyata terhadap manipulasi harga, data kepemilikan yang konsisten, dan kenaikan free float yang benar-benar terlaksana. Kebijakan HSC adalah sinyal itikad baik, bukan tiket aman. Tidak ada jaminan MSCI mengubah sikapnya, dan keputusan akhir belum ditetapkan,” ujar Hendra.