Mobil milik Satgas Yonif 645 Yalimo mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke jurang di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Empat anggota TNI meninggal dalam insiden tersebut yakni Lettu HAY, Pratu PS, Pratu S dan Pratu MR.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Trans Jayapura-Wamena KM 136, tepatnya Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Yalimo pada Minggu (18/10/2026). Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Akibat kerusakan kendaraan berupa rem blong, mengakibatkan pengemudi tidak dapat kendalikan kendaraan sehingga mengakibatkan terjadinya laka tunggal," ujar Kasat Lantas Yalimo, Ipda Hezron S Marahabia kepada detikcom, Senin (19/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hezron mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP pihaknya menemukan bekas rem dengan jarak 45 meter pada posisi jalan menurun dan tarikan handrem (rem tangan) disertai prosneling 5. Pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan lalu berusaha menarik handrem.
"Saat handrem ditarik, mobil keluar badan jalan ke arah kiri jalan dengan jarak 9 meter dari pinggir jalan ke ujung tebing jurang kemudian mobil melepas permukaan tanah atau tebing kiri jalan dan melayang di udara menuju tebing jurang," jelasnya.
Mobil kemudian menabrak dinding gunung dan pada saat menabrak posisi tabrak pertama kali pada cabing mobil. Hal itu membuat mobil penyok hingga merapat menindis seluruh korban.
"Korban meninggal dunia di tempat, lalu posisi mobil bergeser mengikuti turunan jurang sebelah kanan dari titik awal tabrakan ke titik posisi akhir berjarak 2 meter," bebernya.































































