Top 10 Best Oct Remodelers What Are Presidio Real

Bathroom remodel cost in san francisco 2026, san franciscans building at an incredible rate sfist compares bathroom contractors who have the best reviews in bathroom remodeling and construction, top 10 best bathroom remodelers in san francisco ca, bathroom remodel san francisco ca our licensed insured and bonded contractors can provide you with Top 10 Your House Trusted What Are Community Siematic Flats a wide variety of bathroom remodeling and home renovation services.

What are people saying about countertop installation services in san francisco ca this is a review for a countertop installation business in san francisco ca after visiting and pricing cabinets from siematic to ikea we finally Remodeling Contractor San Construction For Oasis Looking For Pros Coming Completed struck gold with cabinets beyond we worked with catherine in their san francisco studio who provided design services and explaining the pros and cons of the.

Top 10 Bathroom Boutique Bay Area Cabinetry See Designs

Rest assured your remodeling project is secure with us, home remodeling san francisco ca bathroom remodeling kitchen adu trion remodeling is a local construction company based in san francisco experience the home renovation you ve always dreamed of with triond our expert team specializes in a wide range of remodeling projects including stunning kitchens and bathrooms and custom additions discover our Bathroom Design San Showrooms The The San Francisco Would Right Alex exceptional craftsmanship and.

Kimball starr interior design san francisco interior designer, interior designers house decorators near san francisco, top 10 best bathroom contractors in san francisco ca verified, kitchen Kitchen Bathroom Quotes Kitchen Bay Area Cabinetry Additions Large Knowledge and bathroom remodeling interior design bay area, enhance your home with expert bathroom design san francisco schedule a free consultation today and create the bathroom of your dreams with sfkb pro.

Bathroom Remodeling Trusted Decorators October What Are People Larkspur Accessories 205

Top 10 best bathroom remodel in san francisco bay area ca, top 10 best bathroom desinger in san francisco ca, this is a review for a interior design business in san francisco ca kimball helped me with a recent kitchen and laundry redesign project which was challenging due to existing floor plan constraints. Kimball Starr Showroom Home Example Of Modern Plumbing Easy

Search 1 499 san francisco kitchen bathroom designers to find the best kitchen and bathroom designer for The 10 Designers Contractor Adu Enhance Your Home Layout Boutique your project see the top reviewed local kitchen bathroom designers in san francisco ca on houzz, homeowners in san francisco typically pay more for a bathroom remodel due to labor materials and permitting costs driven by local demand the main cost drivers are size fixture quality and the level of renovation from cosmetic to full gut the following figures reflect typical ranges for a mid to high end project in the bay area.

Discover the top tips for hiring Lutz Bath Kitchen Designer Turn Looking For Bathroom Ratings Decades bathroom remodeling contractors in san francisco ca transform your space today with expert advice, bay area s trusted remodeler gilmans kitchens and baths.

Top 10 Best Cabinetry Ideas Bay Area Additionally Price Fixtures

Top 10 best bathroom designers Top 10 Ideas Companies Expert Bathroom Design Issues Remediation Conversions in san francisco ca, ericka catanzaro interior design is a full service residential interior design firm specializing in new builds renovations remodeling adus kitchen and bath design san francisco bay area based firm working with clients in san francisco silicon valley atherton palo alto atherton menlo park woodside marin mill valley larkspur tiburon sausalito kentfield hillsborough tiburon.

Habiburokhman mengingatkan RUU Perampasan Aset harus memiliki perlindungan hukum agar tidak disalahgunakan.

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 23:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana jangan sampai menjadi senjata politik untuk membungkam oposisi dan merampas hak warga negara.

Meski dibutuhkan untuk mengejar harta hasil kejahatan, aturan tersebut harus dilengkapi pagar hukum yang kuat agar tak membuka ruang kesewenang-wenangan.

Hal itu disampaikan Habiburokhman menyusul masuknya RUU Perampasan Aset dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026.

Menurut dia, efektivitas aturan bukan hanya ditentukan oleh ketegasan undang-undang, tetapi juga independensi lembaga penegak hukum, pengawasan pengadilan, dan perlindungan hak milik warga.

“Tanpa kehati-hatian, instrumen ini justru rentan berubah menjadi bumerang yang menggerus kepastian hukum dan demokrasi,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Dia mencontohkan pengalaman sejumlah negara yang dinilai belum berhasil memaksimalkan pemulihan aset meski telah melakukan reformasi hukum dan mendapat bantuan internasional.

Persoalan kelembagaan, minimnya basis data, keterbatasan sumber daya manusia, hingga celah penyalahgunaan kekuasaan masih menjadi hambatan.

Di Nigeria, misalnya, undang-undang pemulihan dan pengelolaan aset yang disahkan pada 2022 telah mengadopsi mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana atau non-conviction based forfeiture (NCB). Namun, implementasinya disebut masih terkendala keterbatasan sumber daya manusia dan celah regulasi.

Hambatan serupa, menurut Habiburokhman, juga terjadi di Sri Lanka dan Bangladesh. Sementara di Papua Nugini dan Uganda, korupsi sistemik serta lemahnya kelembagaan menjadi tantangan dalam pemulihan aset.

Dia turut menyoroti Ukraina yang telah membentuk lembaga pengelola aset ARMA. Meski demikian, sistem data yang dinilai belum memadai dan persoalan proporsionalitas disebut masih membatasi efektivitas pengelolaan aset.

Di Moldova, pemulihan aset setelah skandal pembobolan bank senilai 1 miliar dolar AS disebut hanya mencapai sekitar 14 persen.

 

Kepentingan Politik

Habiburokhman juga mengingatkan risiko ketika perampasan aset digunakan untuk kepentingan politik.

Dia menyinggung Tunisia pada era rezim Ben Ali serta Kazakhstan sebagai contoh negara yang, menurut penilaiannya, memperlihatkan potensi penyalahgunaan mekanisme pemulihan aset untuk mengubah peta kekuasaan.

“Alih-alih memulihkan keuangan negara, kewenangan besar ini berpotensi menjadi senjata bagi rezim berkuasa untuk memberangus oposisi dan lawan politik,” tegasnya.

Selain ancaman terhadap demokrasi, penerapan perampasan aset tanpa proses yang akuntabel juga berisiko menggerus kepercayaan pelaku usaha dan investor.

Kepastian hukum, kata dia, harus tetap terjaga agar kewenangan negara tidak digunakan secara sewenang-wenang.

Karena itu, Habiburokhman meminta pembahasan RUU tersebut memperhatikan prinsip negara hukum dan perlindungan hak konstitusional.

Indonesia telah meratifikasi Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) melalui UU Nomor 7 Tahun 2006, tetapi hal itu tidak berarti negara dapat mengambil harta warga tanpa batas.

Dia merujuk Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 tentang Indonesia sebagai negara hukum, Pasal 28D ayat (1) mengenai kepastian hukum yang adil, serta Pasal 28G ayat (1) dan Pasal 28H ayat (4) yang berkaitan dengan perlindungan diri, harta benda, dan hak milik.

 

Partisipasi Masyarakat

Habiburokhman meminta penggunaan mekanisme NCB diatur secara ketat. Pembekuan, penyitaan, hingga perampasan aset harus didukung bukti yang jelas mengenai kaitan harta dengan tindak pidana serta berada di bawah pengawasan pengadilan yang independen.

Perlindungan korban dan pihak ketiga yang beritikad baik juga harus dijamin. Selain itu, pengelolaan aset perlu dilakukan secara transparan dan aturan baru harus diselaraskan dengan KUHP, KUHAP, UU Tindak Pidana Korupsi, serta UU Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dia juga mendorong partisipasi masyarakat yang bermakna dalam pembahasan RUU tersebut, disertai kajian dari aspek hukum, ekonomi, dan geopolitik.

“Kita tentu membutuhkan instrumen hukum yang efektif untuk mengejar dan memulihkan aset hasil kejahatan demi menyelamatkan uang negara. Namun, jangan sampai semangat pemberantasan kejahatan justru melahirkan aturan yang melanggar hak konstitusional warga negara dan membuka ruang kesewenang-wenangan baru,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6