Pantai Tulamben di Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, selama ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Perairan Tulamben menjadi salah satu spot menyelam (diving) terbaik di Karangasem dan kerap dikunjungi wisatawan mancanegara saat musim ramai (high season).
Pantauan detikBali, ratusan wisatawan mancanegara silih berganti berdatangan untuk melakukan diving atau snorkeling di perairan Tulamben. Berdasarkan data yang didapat, wisatawan yang datang mencapai 200 orang per hari, bahkan bisa lebih saat hari-hari tertentu.
"Lumayan ramai, hampir tiap hari seperti ini sejak bulan Juli lalu," kata salah seorang pemandu diving, I Putu Antara, saat ditemui di Pantai Tulamben, Minggu (30/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antara hampir tiap hari datang untuk memandu diving karena wisatawan tengah ramai. Namun, ketika turis sepi, Antara bisa berkesempatan memandu hanya dua kali dalam sebulan.
"Semua wisatawan yang datang untuk diving pasti minta dibawa ke Kapal Liberty karena memang itu merupakan spot favorit seluruh wisatawan yang datang," ujar Antara.
Antara berharap pihak terkait bisa terus merawat keberadaan Kapal Liberty di bawah laut Tulamben. Kalau bisa ditambah dengan spot baru yang dapat menarik wisatawan untuk datang melakukan diving.
Kepala Desa Tulamben, I Nyoman Pica, membenarkan wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben cukup ramai saat pertengahan tahun karena high season. Turis biasanya kembali sepi saat memasuki musim hujan.
"Saat ini memang ramai karena high season dan cuaca bersahabat. Jadi wisatawan nyaman melakukan aktivitas diving," kata Pica.
Selain cuaca, kondisi laut Tulamben juga memengaruhi jumlah kedatangan wisatawan untuk diving. Sekitar dua minggu lalu misalnya, wisatawan yang datang sedikit karena air laut keruh dan ombak sangat besar.
"Kunjungan wisatawan tergantung kondisi di lapangan, jadi tidak selalu ramai tiap hari meski sedang masa high season," ujar Pica.
Pica berharap wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben makin ramai selama high season. Banyak pihak yang diuntungkan dari kedatangan turis, mulai dari pemandu diving, sopir, porter hingga pedagang di sekitar Pantai Tulamben.

















































