Persik Kediri harus mengakui keunggulan Persib Bandung setelah kalah tipis 0-1 pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026) malam.
Kekalahan Macan Putih ditentukan oleh gol Julio Cesar pada menit ke-79. Bek Persib itu sukses menanduk bola hasil sepak pojok Thom Haye, sesaat setelah masuk menggantikan Danijel Loncar.
Gol tersebut menjadi sorotan pelatih Persik, Marcos Reina. Ia mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya, tetapi menyayangkan timnya kebobolan melalui situasi sepak pojok ketika pemain Persik dinilai belum siap menghadapi pergantian pemain Persib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama-tama, saya sangat bangga kepada para pemain dan tim karena mereka memainkan pertandingan yang luar biasa di Bandung. Tidak mudah bermain melawan tim ini dengan cara seperti yang kami lakukan, dan kami tampil sangat, sangat baik," kata Marcos Reina seusai pertandingan.
Marcos juga mempertanyakan situasi yang mengawali gol kemenangan Persib. Ia mengaku tidak yakin apakah keputusan sepak pojok tersebut tepat, sekaligus menyinggung momen pergantian pemain yang terjadi sebelum Julio mencetak gol.
"Satu situasi sepak pojok menjadi penentu pertandingan. Sejujurnya, saya tidak yakin apakah itu benar-benar sepak pojok atau bukan, apakah bola menyentuh mistar pada akhirnya, dan Julio Cesar (mencetak gol). Saat itu, kami sedang menunggu mereka melakukan pergantian pemain. Jadi, kemungkinan besar situasi itu seharusnya tidak diperbolehkan bagi kami," ucapnya.
Meski demikian, Marcos tidak menampik kualitas Persib sebagai tim papan atas dengan pemain-pemain berkualitas. Ia menegaskan, persoalan tersebut menjadi satu-satunya hal yang membuatnya kurang puas setelah melihat performa Persik sepanjang pertandingan.
"Itulah satu-satunya hal yang membuat saya tidak puas. Namun, kami menghadapi tim papan atas dengan pemain-pemain berkualitas tinggi, dan hal-hal seperti ini bisa terjadi. Secara keseluruhan, saya sangat bangga dengan penampilan tim," katanya.
Marcos kemudian menjelaskan persoalan yang menurutnya terjadi ketika Julio Cesar masuk ke lapangan. Di tengah kebisingan stadion, para pemain Persik disebut kesulitan berkomunikasi untuk menentukan pemain yang harus mereka kawal.
"Masalah besar lainnya dari sepak pojok itu adalah ketika mereka memasukkan Julio Cesar. Dengan suara bising di stadion, sangat sulit memberi tahu para pemain siapa yang harus menjaga siapa," jelas dia.
Menurut Marcos, situasi tersebut membuat Julio mendapatkan ruang untuk menyambut umpan Thom Haye. Ia menilai pemain Persik belum sepenuhnya menyesuaikan tugas penjagaan setelah pergantian pemain dilakukan.
"Pada momen itu, terjadi kebingungan mengenai siapa yang bertugas menjaga pemain tertentu. Julio tidak terkawal, atau setidaknya cukup bebas, dan mereka mencetak gol," ujarnya.
Marcos menilai situasi bisa berbeda apabila Julio sudah berada di lapangan sejak awal. Namun, ia mengakui penyesuaian dalam waktu singkat bukan perkara mudah bagi timnya.
"Mungkin jika dia sudah berada di lapangan sejak awal, semua pemain akan mengetahui siapa yang harus dijaga. Namun, saat dia baru masuk ke lapangan, sulit untuk melakukan penyesuaian tersebut. Ya, mungkin kami sedikit kurang beruntung karena mereka mencetak gol dari satu-satunya sepak pojok ketika kami belum siap," ungkapnya.
Penyerang Persik, Sergio Castel, juga menilai timnya telah menunjukkan permainan yang baik meski pulang tanpa poin dari Bandung. Ia menyebut Persik mampu menguasai bola dan mengendalikan permainan di kandang Persib.
"Seperti yang dikatakan pelatih, menurut saya kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Kami menguasai bola, melakukan pergerakan, dan mampu mengendalikan permainan, bahkan di kandang sang juara," ucap Castel.
Terkait gol penentu yang dicetak Julio Cesar, Castel mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah keputusan sepak pojok yang diberikan sudah tepat. Meski begitu, ia mengakui kualitas sundulan bek Persib tersebut.
"Seperti yang dikatakan pelatih, saya tidak tahu apakah situasi itu benar-benar sepak pojok atau bukan, tetapi Julio melakukan sundulan yang luar biasa. Selamat untuk tim Persib," tutur Castel.
(bba/yum)






















































