Kekurangan Guru Bikin Prancis Membara, Begini Sistem Pendidikan yang Diprotes
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

6 Kitchen Surface Picking Looking For Kitchen Offers Covers

The pros and cons of 8 kitchen flooring materials explained, kitchen flooring waterproof durable and stylish floors, kitchen flooring ideas 20 styles for every budget, the primary purpose of kitchen flooring is to 13 Kitchen Trends Sacrifice This Comprehensive Guide Food Heavy Industrial offer a flat comfortable surface for walking and standing for extended periods facilitating easy movement around the space it s crucial to choose durable materials that can withstand daily wear and tear considering that kitchens often require frequent cleaning due to food spills here are the top flooring.

Your kitchen is the busiest room in your house spilled food dropped pans splashed water and heavy foot traffic mean kitchen flooring must endure heavy use and still look good the best choice is waterproof or water resistant flooring here Top 5 Made Top A Great Kitchen Budget Little Scratches are seven kitchen flooring ideas to consider.

Best Flooring Options Flooring Space This Comprehensive Guide Them Adding

This comprehensive guide explores the best tile for kitchen Best Kitchen Flooring More And Every This Guide Ranks Choices Texture Honest floors we compare the pros and cons of ceramic glass porcelain stone and vinyl tiles to help you find the best fit for your home.

Browse kitchen floor ideas from tile to vinyl stone hardwood and more get inspired with kitchen ideas that are as functional as 20 Best Kitchen Style Home Looking For Kitchen Six Guidance they are attractive.

Our Guide To Options Don Renovation This Guide Ranks Flooring Grounded

Looking for the best kitchen flooring here are 8 durable and stylish options Up To Renovation Kitchens From Picking Kitchen See Without Windows built to handle spills heat heavy foot traffic and everyday messes.

Durable flooring is important in a high traffic location like the kitchen learn the best kitchen flooring options for your next renovation project, Best Flooring Options Types Cons Quick Kitchen Flooring Sustainable Cosy this guide ranks the six best kitchen flooring options for 2026 with specific product recommendations honest assessments of each material s strengths and weaknesses in a kitchen environment and practical advice on standing comfort spill performance and current design trends for broader kitchen flooring guidance visit our dedicated.

Up to 40 off sale The Pros And Huge More There Are Dozens Comparing Versus now on luxury vinyl kitchen flooring, discover the best flooring for your kitchen compare durable options like vinyl tile hardwood stone expert tips on choosing water resistant easy to clean kitchen floors for any budget.

Up To Looking Range Durable Flooring Concrete Traditional Takealot

30 kitchen flooring options and design ideas, 10 most popular kitchen flooring materials their pros and cons, best flooring for kitchens, choosing the right kitchen flooring can feel overwhelming it needs to be stylish durable and able to handle spills and heavy foot traffic but with the right information finding the perfect fit is easier than you think in this guide we ll break down the best kitchen flooring ideas comparing Looking For Off Great Choosing A Popular Able materials costs and styles so you can make a confident informed decision for your space.

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 20 Okt 2026 09:00 WIB
French high school and university students attend a demonstration as part of a nationwide day of protests and blockades, voicing anger over overcrowded classrooms, teacher shortages, and dilapidated school buildings, which they blame on years of underinvestment, in Nantes, France, October 6, 2026. REUTERS/Stephane Mahe TPX IMAGES OF THE DAY
Foto: REUTERS/Stephane Mahe/Puluhan Ribu Pelajar Demo di Prancis Tuntut Rombak Pendidikan, 6 Oktober 2026.
Jakarta -

Prancis tengah menjadi sorotan dunia usai ratusan ribu orang berdemonstrasi di berbagai kota, termasuk Paris. Mereka mengangkat isu sistem pendidikan hingga tingginya biaya hidup.

Data Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan bahwa jumlah demonstran mencapai 550.000 pada Sabtu (17/10/2026). Namun, data serikat pekerja (CGT) mengklaim jumlah pengunjuk rasa mencapai 800.000.

Sebagian besar unjuk rasa berlangsung damai di sejumlah kota yang diikuti oleh siswa, mahasiswa, guru, hingga serikat pekerja. Sementara di bagian lain, ada kelompok pengunjuk rasa yang menyerang dan membakar gedung bersejarah, menjarah toko-toko, dan bentrok dengan polisi. Situasi ini kemudian menjadi sorotan internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berawal dari Protes Kekurangan Guru dan Fasilitas Buruk di Sekolah

Jauh sebelum Prancis 'membara', aksi protes diawali dengan gerakan di sekolah-sekolah menengah di pinggiran utara Paris sejak September 2026. Para siswa memprotes kekurangan guru dan fasilitas yang buruk.

Gerakan ini kemudian menyebar ke kota lain, termasuk Bordeaux, Rennes, Nantes, Lyon, Lille, dan Marseille. Puncaknya pada Sabtu (17/10/2026), massa dari kalangan pelajar bertemu dengan serikat pekerja yang menentang kenaikan biaya hidup dan ketidaksetaraan ekonomi. Selain itu, pendukung gerakan "rompi kuning" yang muncul pada 2018 juga ikut bergabung.

ADVERTISEMENT

"Gerakan itu didorong oleh tekanan finansial dan rasa tidak puas terhadap 'sistem presidensial Prancis'," kata Emile Chabal, profesor sejarah kontemporer di Universitas Edinburgh, dikutip dari Al Jazeera.

Sejak lama, sekolah telah merasakan sistem pendidikan yang kurang memuaskan. Kondisi ini bertambah buruk di sekolah-sekolah negeri.

Poin-poinnya antara lain:

1. Sistem di SMA mendidik siswa berusia 15 hingga 18 tahun. Para siswa menginginkan kelas yang lebih kecil

2. Para siswa menuntut jumlah guru yang cukup

3. Bangunan yang lebih baik

4. Jadwal yang tidak terlalu padat

5. Sistem yang digunakan lulusan sekolah menengah untuk mendaftar ke pendidikan tinggi dinilai diskriminatif. Sistem ini telah menyebabkan 126.000 pelamar - banyak di antaranya berasal dari latar belakang kurang mampu - tidak mendapatkan tempat pada 2026 ini.

Keluhan para siswa mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang apakah negara dapat menyediakan pendidikan dan kesempatan yang dibutuhkan kaum muda. Maka itu, berawal dari keluhan di sekolah, demo bisa meluas seputar ketidaksetaraan, pemotongan investasi publik, dan hak-hak demokrasi.

"Mereka tidak ingin berperang; mereka menginginkan masa depan yang berbeda," ujar Donatella della Porta, seorang sosiolog dan ilmuwan politik di Italia, kepada Al Jazeera.

Sistem Pendidikan yang Tidak Setara

Laporan The Guardian mengungkapkan bahwa sistem pendidikan di Prancis termasuk yang paling tidak setara bagi wilayah yang dinilai maju. Kekurangan guru telah menjadi masalah selama bertahun-tahun, bahkan tenaga kependidikan di beberapa distrik terkadang dibiarkan kosong selama berbulan-bulan.

Akibatnya, hampir 10 persen jam pelajaran hilang di sekolah menengah negeri pada 2024-2025. Sekolah-sekolah di daerah pendidikan prioritas yang melayani komunitas kurang mampu sangat terpengaruh oleh kekurangan guru ini, menurut Kantor Audit Nasional Prancis.

Pada awal 2022, otoritas pendidikan Créteil melaporkan kekurangan 60 perawat sekolah dan 20 pekerja sosial. Pada 2023, di Seine-Saint-Denis, wilayah termiskin di daratan Prancis, dua pertiga posisi dokter sekolah kosong.

Laporan menemukan adanya sekolah-sekolah yang secara fisik sudah rusak parah, termasuk air yang tidak aman untuk diminum karena kontaminasi bakteri. Siswa-siswa juga melaporkan adanya tikus dan kecoa, toilet yang kotor, dan dalam satu kasus, tangki septik yang meluap saat hujan.

Kondisi ini diperparah oleh pemadaman listrik dan perabotan yang hilang. Beberapa ruang kelas juga memiliki insulasi yang sangat buruk sehingga suhu turun di bawah 14 derajat Celsius pada musim dingin dan mencapai 40 derajat Celsius pada musim panas.

Prancis Membara, Anak Muda Jadi Korban

Datang dengan aspirasi tentang sekolah mereka, justru ada remaja yang menjadi korban. Kondisi keos menciptakan ketegangan yang berkepanjangan antara demonstran dan polisi.

Alih-alih merespons tuntutan para siswa, pemerintah telah menerapkan doktrin yang tercantum dalam Panduan Operasionalnya tentang Kekerasan Perkotaan. Pemerintah memperlakukan siswa sekolah sebagai musuh internal yang harus dinetralisir. Pada 8 Oktober saja, 6.877 orang telah ditahan polisi, sekitar 80% di antaranya adalah anak-anak.

Selama protes berlangsung, seorang anak berusia 15 tahun juga kehilangan tangannya akibat granat kejut polisi. Korban lain, anak berusia 14 tahun, menderita rahang hancur setelah terkena tabung gas air mata yang ditembakkan dari jarak dekat, menurut Human Rights Watch.

Human Rights Watch pun mengutuk penggunaan kekerasan berlebihan terhadap anak-anak, padahal sebagian besar demonstrasi telah berlangsung damai.

"Kaum muda juga telah mengalami penindasan brutal ketika menggunakan taktik (aksi) yang tidak mengganggu," kata Guya Accornero, seorang spesialis gerakan sosial di Institut Universitas Lisbon.



(faz/pal)
Fahri Zulfikar
Solid Hardwood Bamboo Buy Online Specialist Replace Traditional Suitable
Jurnalis detikcom. Bergabung dengan detikcom sejak 2019. Aktif meliput isu-isu pendidikan, iklim, riset & analisis, konten seputar Gen Z serta menyukai dunia sepak bola. Kini jadi penulis buku.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Main Bareng Lebih Nyaman dengan Meja Mahjong Elektrik
Hobi dan Mainan

Main Bareng Lebih Nyaman dengan Meja Mahjong Elektrik

Cari Kado untuk Gebetan? Boneka Beruang 100 cm Ini Bisa Jadi Pilihan
Hobi dan Mainan

Cari Kado untuk Gebetan? Boneka Beruang 100 cm Ini Bisa Jadi Pilihan

Mau Foto Traveling Lebih Cantik? Intip Fitur Canon G7 X Mark III
Hobi dan Mainan

Mau Foto Traveling Lebih Cantik? Intip Fitur Canon G7 X Mark III

Sering Melukis atau Baru Coba Hobi Baru? Ini Cara Menentukan Ukuran Cat Akrilik
Hobi dan Mainan

Sering Melukis atau Baru Coba Hobi Baru? Ini Cara Menentukan Ukuran Cat Akrilik

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads