Pelarian pemilik agen travel 'Labuan Bajo Top', Kristoforus Aman alias Itok Aman (32), berakhir. Itok Aman ditangkap polisi, Senin (19/10/2026) sore.
Itok Aman adalah terduga penipuan berulang kali wisatawan dari sejumlah negara di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Itok Aman dilaporkan ke Polres Manggarai Barat oleh turis Italia pada 12 Agustus 2026 dan turis China pada 1 Oktober lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itok Aman ditangkap di Desa Ketang, Kecamatan Kota Komba Utara, Manggarai Timur, oleh Resmob Satreskrim Polres Manggarai Timur.
"Kemarin sore kami amankan," kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, dikonfirmasi Selasa (20/10/2026) pagi.
Zacky mengatakan Itok Aman selama ini pandai bersembunyi sehingga selalu lolos dari pengejaran polisi. Dia akhirnya ditangkap setelah informan polisi memberitahu keberadaanya.
"Informasi dari cepu (informan polisi). Kalau tidak agak susah (ditangkap). Cukup licik," jelas Zacky.
Ia mengatakan Itok Aman selanjutnya diserahkan ke Polres Manggarai Barat untuk proses hukum lebih lanjut. Tim Resmob Polres Manggarai Barat, ujar dia, sudah berangkat ke Polres Manggarai Timur tadi malam untuk menjemput Itok Aman.
"Baru mau akan digeser ke Labuan Bajo," ujar Zacky.
Sebelumnya tiga turis Italia melaporkan Itok Aman ke Polres Manggarai Barat pada 12 Agustus 2026. Dia dilaporkan atas dugaan penipuan paket wisata sebesar Rp 79,8 juta. Masih dalam pengejaran polisi, Itok Aman kembali dilaporkan menipu turis asal China pada akhir September lalu. Tiga turis China melapor ke Polres Manggarai Barat dengan nilai kerugian Rp 7.650.000.
Sebelum dilaporkan turis Italia dan China tersebut, Itok Aman pernah ditetapkan tersangka penipuan rombongan wisatawan Malaysia dan Singapura senilai Rp 85,2 juta. Dia ditahan selama 48 hari sejak 10 Mei 2026.
Pada akhir Juni 2026, Itok Aman dibebaskan setelah kasus itu diselesaikan dengan mekanisme restorative justice (damai) setelah membayar kerugian wisatawan. Hanya sekitar 1,5 bulan setelah dibebaskan, Itok Aman dilaporkan menipu turis Italia dan selanjutnya turis China.

















































