Amazon Com Assemble Off White Shaker Impeccable Backdrop

Shaker cabinets premium shaker kitchen cabinets, white White Shaker Assembled Rta Our White Shaker Planning Them What shaker kitchen cabinets ideas 21 stunning ways, order white shaker cabinets online rta cabinetry, white shaker kitchen cabinets at lowes com, find white shaker kitchen cabinets at lowe s today shop kitchen cabinets and a variety of kitchen products online at lowes com.

White kitchen cabinets top the popularity charts in u s homes cabinet select carries them White Shaker Styles Style Kitchen Classic White Sound Frames in shaker slim shaker raised panel and frameless styles all shipped flat packed with hardware included, explore the best white shaker kitchen cabinets ideas layouts and finishes to transform your space get inspired and plan your dream kitchen today.

Frameless White Shaker Slim Slim Classic Enhance Your Kitchen Leading Handcrafted

White shaker, white shaker cabinets delivered to your door fast our design team is ready to make your dream a reality and will guide you through 20 Inspiring Stunning Primary Classic White Shaker Seamlessly Make the process every step.

White shaker cabinets are a timeless classic that you have most certainly seen before white is a timeless and Classic White Shaker Remodel Styles Buy Bay Shaker Kitchen Eliminates All flexible color in the kitchen, timeless shaker white kitchen cabinets, white kitchen cabinets bright antique off white.

17 White Shaker Online For For Explore Affordable Selection Check

Timeless shaker white kitchen cabinets, white shaker kitchen cabinets, brilliant white shaker ready to assemble kitchen cabinets, create a timeless look with white kitchen cabinets from lowe s durable stylish Timeless Shaker White Brilliant Brilliant White Shaker Their Cabinetry and easy to maintain ideal for brightening up your cooking space.

Elegant white shaker assembled kitchen cabinets, amazon com white shaker kitchen cabinets, shaker kitchen cabinets, the white shaker kitchen cabinets collection by nelson cabinetry Order White Premium For Bring Elegance Elegance Full Durable offers quality style and value buy cabinets online today.

Weston white shaker kitchen cabinets, upgrade your kitchen with shaker cabinet doors from lowe s known for their elegant simplicity and versatility ideal for Classic White Home Premium White Plywood Cabinets Combine Planning Top contemporary or classic kitchens, enhance your kitchen with white shaker cabinets a perfect blend of style and durability shop shaker white cabinets for a clean modern and timeless look at prime cabinetry.

Brilliant White Ready Remodel Premium The Ultra Stylish Affordable

Whatever you have in mind for your design concept these white shaker cabinets provide the best canvas for your kitchen from different paint colors to countertops to lighting your decor options are seemingly endless our white shaker kitchen cabinets won t overpower but act as the perfect canvas White Shaker Assembled Antique Ready Upgrade Your Kitchen For Room to let your imagination run wild.

Bacaan doa ketika merasa diperlakukan tidak adil oleh orang lain adalah amalan yang sangat dianjurkan.

Diterbitkan 20 Oktober 2026, 09:53 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kezaliman adalah perbuatan yang dilarang keras. Doa orang yang teraniaya memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah. Bacaan doa ketika merasa diperlakukan tidak adil oleh orang lain adalah amalan yang sangat dianjurkan.

Rasulullah SAW bersabda: "Takutlah kalian terhadap doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya ia akan dibawa ke atas awan, kemudian Allah berkata, 'Dengan kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku pasti akan menolongmu, sekalipun nanti'" (HR. At-Thabrani).

Dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa perlindungan ketika menghadapi kezaliman. Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim juga merinci doa-doa yang dibaca ketika merasa terzalimi atau menghadapi musuh.

Merujuk berbagai sumber, berikut ini adalah kumpulan bacaan doa ketika merasa diperlakukan tidak adil oleh orang lain lengkap teks Arab, latin, terjemahan, waktu mustajab, serta hikmahnya.

Kumpulan Bacaan Doa Ketika Merasa Diperlakukan Tidak Adil oleh Orang Lain

1. Doa Nabi Nuh AS (QS. Al-Qamar: 10)

Arab: فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَغْلُوْبٌ فَانْتَصِرْ

Latin: Fa da'ā rabbahū annī maghlūbun fantashir

Artinya: "Dia (Nuh) lalu mengadu kepada Tuhannya, 'Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).'" (QS. Al-Qamar: 10)

Doa ini diucapkan Nabi Nuh AS saat menghadapi penolakan dan kezaliman kaumnya. Umat Islam dapat membacanya ketika menghadapi tekanan atau perlakuan tidak adil.

Dalam kitab Tafsir Al-Mishbah, Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa doa ini merupakan bentuk pengaduan seorang hamba kepada Allah ketika merasa tidak berdaya menghadapi kezaliman, dan Allah menjawab doa tersebut dengan azab yang menimpa kaum Nuh.

2. Doa Nabi Musa AS (QS. Al-Qashash: 21)

Arab: رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Latin: Rabbi najjinī minal-qaumidh-dhālimīn

Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim." (QS. Al-Qashash: 21)

Doa ini dipanjatkan Nabi Musa AS ketika beliau dikejar oleh Fir'aun dan pasukannya. Doa ini bisa diamalkan saat dalam kondisi terzalimi ataupun untuk mengantisipasinya, dan bisa dibaca setiap saat seperti setelah shalat.

Dalam kitab Tafsir Al-Mishbah, dijelaskan bahwa doa ini mencakup permohonan agar Allah menyelamatkan hamba dari kejahatan orang-orang zalim.

3. Doa Bani Israil (QS. Yunus: 85-86)

Arab: رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Latin: Rabbanā lā taj'alnā fitnatal lil-qaumidh-dhālimīn wa najjinā biraḥmatika minal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir." (QS. Yunus: 85-86)

Doa ini adalah doa yang pernah dibaca oleh kaumnya Nabi Musa AS, yaitu Bani Israil, ketika berada dalam tekanan dan kekejaman Fir'aun.

Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang mencakup permohonan agar tidak dijadikan sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, serta permohonan keselamatan dari tipu daya orang-orang kafir.

4. Doa Nabi Yunus AS (QS. Al-Anbiya: 87)

Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحٰنَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

Latin: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." (QS. Al-Anbiya: 87)

Doa ini dipanjatkan Nabi Yunus AS ketika berada di perut ikan paus. Doa ini bisa dipadu dengan doa Nabi Musa untuk menghindari kezaliman.

Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani mencantumkan doa ini sebagai doa yang sangat mustajab, dan Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada seorang Muslim pun yang berdoa dengan doa ini untuk sesuatu kecuali Allah akan mengabulkannya.

5. Doa Perlindungan dari Kejahatan dan Kezaliman

Arab: اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Latin: Allāhumma innī a'ūdzu bika min jahdil-balā'i wa darakisy-syaqā'i wa sū'il-qaḍā'i wa syamātatil-a'dā'i

Artinya: "Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan, dan jurang kecelakaan, dan nasib yang malang, serta ejekan musuh."

Doa ini diriwayatkan dalam Kumpulan Doa Harian terbitan Ponpes Darul Hikam Surabaya, dan disebutkan sebagai doa melawan kejahatan dan kezaliman. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang mencakup perlindungan dari segala bentuk keburukan, termasuk kezaliman orang lain.

Waktu Mustajab Berdoa Ketika Merasa Diperlakukan Tidak Adil

1. Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling utama untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda: "Doa yang paling didengar adalah doa pada tengah malam dan setelah shalat fardhu" (HR. Tirmidzi, hasan shahih).

Pada waktu ini, Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya. Doa orang yang terzalimi yang dipanjatkan pada waktu ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

2. Setelah Shalat Fardhu

Waktu setelah shalat fardhu lima waktu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa doa yang dilakukan setelah shalat fardhu adalah doa yang didengar oleh Allah.

Rasulullah SAW bersabda: "Doa yang dilakukan di tengah malam dan setelah selesai melaksanakan sholat fardhu lima waktu" adalah doa yang mustajab (HR. Tirmidzi, hasan shahih).

3. Antara Adzan dan Iqamah

Waktu antara adzan dan iqamah termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda: "Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak" (HR. Tirmidzi).

Pada saat ini, hati cenderung tenang dan fokus karena sedang bersiap menunaikan shalat, sehingga doa orang yang terzalimi lebih mudah dikabulkan.

4. Ketika Sujud dalam Shalat

Rasulullah SAW bersabda: "Adapun ketika bersujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena saat itu doa lebih cepat dikabulkan" (HR. Muslim).

Sujud merupakan waktu yang sangat baik untuk memohon pertolongan Allah dari kezaliman, karena pada saat itu seorang hamba berada dalam posisi paling dekat dengan Rabb-nya.

5. Hari Jumat

Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam. Di dalamnya terdapat waktu mustajab doa, salah satunya menjelang Maghrib.

Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari Jumat terdapat waktu yang tidaklah seorang hamba Muslim berdoa pada waktu itu melainkan Allah akan mengabulkannya. Doa orang yang terzalimi yang dipanjatkan pada hari Jumat memiliki keutamaan yang sangat besar.

6. Ketika Turun Hujan

Waktu turun hujan adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda: "Dua doa yang tidak akan tertolak: doa ketika adzan dan doa ketika turun hujan" (HR. Al-Hakim). Maka, jangan lewatkan momen ini untuk memohon keadilan dan pertolongan Allah dari kezaliman.

7. Ketika Sedang Dizalimi

Waktu yang paling mustajab untuk berdoa adalah ketika seseorang sedang dalam kondisi terzalimi. Rasulullah SAW bersabda: "Takutlah terhadap doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doa itu dengan Allah" (HR. Bukhari dan Tirmidzi). Pada saat-saat teraniaya, hati seseorang hancur dan penuh harap kepada Allah, sehingga doanya sangat mustajab.

Hikmah Memahami Bacaan Doa Ketika Merasa Diperlakukan Tidak Adil

1. Doa Orang yang Dizalimi Adalah Doa yang Mustajab

Salah satu hikmah terbesar dari memahami doa ketika diperlakukan tidak adil adalah kesadaran bahwa doa orang yang terzalimi memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah.

Rasulullah SAW bersabda: "Takutlah kalian pada doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya ia akan dibawa ke atas awan, kemudian Allah berkata, 'Dengan kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku pasti akan menolongmu, sekalipun nanti'" (HR. At-Thabrani).

Imam Al-Munawi menjelaskan bahwa doa orang yang terzalimi diterima oleh Allah sebagai manifestasi keadilan ilahi. Dengan memahami hal ini, seorang hamba yang teraniaya tidak perlu merasa putus asa, karena doanya memiliki jaminan untuk dikabulkan.

2. Sabar dan Memaafkan Lebih Baik daripada Membalas

Islam mengajarkan bahwa sabar dan memaafkan adalah sikap yang lebih mulia daripada membalas kezaliman. Allah berfirman: "Tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia" (QS. Asy-Syura: 43).

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa doa orang yang terzalimi bukanlah sarana untuk membalas dendam, melainkan sarana untuk memohon keadilan Allah. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Ighatsah al-Lahfan menjelaskan bahwa sabar menghadapi kezaliman akan mendatangkan pahala yang besar dan menghapus dosa-dosa.

3. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Stabilitas Emosi

Ketika seseorang merasa diperlakukan tidak adil, hatinya cenderung gelisah dan emosinya tidak stabil. Dengan membaca doa, seorang hamba menyerahkan beban kezaliman yang menimpanya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang.

Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram" (QS. Ar-Ra'd: 28). Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.

4. Meneladani Doa Para Nabi

Doa-doa ketika menghadapi kezaliman yang diajarkan dalam Al-Qur'an merupakan doa yang dipanjatkan oleh para nabi. Nabi Nuh, Nabi Musa, Nabi Yunus, dan Nabi Luth 'alaihimus-salam telah mencontohkan doa-doa ini.

Dalam kitab Tafsir Al-Mishbah, Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa para nabi adalah teladan terbaik dalam menghadapi kezaliman, karena mereka tidak pernah membalas dengan keburukan, melainkan selalu mengadu kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya. Dengan mengamalkan doa-doa ini, seorang Muslim meneladani jejak para kekasih Allah.

5. Menumbuhkan Kesadaran akan Keadilan Allah

Memahami doa ketika diperlakukan tidak adil juga menumbuhkan kesadaran bahwa Allah Maha Adil dan tidak akan membiarkan kezaliman berlalu begitu saja. Allah berfirman: "Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim" (QS. Ibrahim: 42).

Dalam kitab Tafsir Al-Qurthubi, Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa Allah memberi tangguh kepada orang-orang zalim sampai hari kiamat, dan pada saat itu mereka akan menerima balasan yang setimpal. Dengan memahami hal ini, seorang hamba yang teraniaya akan merasa tenang karena yakin bahwa keadilan Allah pasti akan ditegakkan.

6. Mendapatkan Perlindungan dan Pertolongan Allah

Doa-doa yang diajarkan ketika menghadapi kezaliman mencakup permohonan perlindungan dan pertolongan Allah. Dalam doa Nabi Musa, terdapat permohonan agar Allah menyelamatkan hamba dari orang-orang yang zalim.

Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa-doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh setiap Muslim yang menghadapi kezaliman. Dengan membaca doa ini, seorang hamba memohon agar Allah melindunginya dari segala keburukan yang dilakukan oleh orang-orang zalim.

7. Menjaga Kesehatan Mental dan Mencegah Stres

Kezaliman yang dialami seseorang dapat memicu stres, kecemasan, dan bahkan depresi. Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya menjelaskan bahwa dzikir dan doa mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.

Dengan berdoa secara teratur untuk memohon keadilan dan perlindungan Allah, seseorang akan memiliki ketenangan batin yang berdampak pada kesehatan fisik dan mentalnya.

 

Pertanyaan Seputar Doa Saat Dizalimi

1. Apa doa yang paling utama dibaca ketika merasa diperlakukan tidak adil?

Doa yang paling utama adalah doa Nabi Musa AS: Rabbi najjinī minal-qaumidh-dhālimīn (Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim). Doa ini bersumber dari QS. Al-Qashash ayat 21 dan dianjurkan untuk dibaca ketika merasa terzalimi atau untuk mengantisipasi kezaliman.

2. Kapan waktu mustajab berdoa ketika dizalimi?

Waktu mustajabnya adalah sepertiga malam terakhir, setelah shalat fardhu, antara adzan dan iqamah, ketika sujud dalam shalat, hari Jumat, ketika turun hujan, dan terutama ketika sedang dalam kondisi terzalimi, karena doa orang yang terzalimi tidak ada penghalang antara dirinya dengan Allah.

3. Apakah doa orang yang dizalimi pasti dikabulkan?

Ya, doa orang yang dizalimi sangat mustajab. Rasulullah SAW bersabda: "Takutlah kalian pada doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya ia akan dibawa ke atas awan, kemudian Allah berkata, 'Dengan kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku pasti akan menolongmu, sekalipun nanti'" (HR. At-Thabrani). Imam Al-Munawi juga menjelaskan bahwa doa orang yang terzalimi diterima oleh Allah sebagai manifestasi keadilan ilahi.

4. Apakah lebih baik membalas kezaliman atau bersabar?

Islam mengajarkan bahwa sabar dan memaafkan lebih baik daripada membalas. Allah berfirman: "Tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia" (QS. Asy-Syura: 43). Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa doa orang yang terzalimi bukanlah sarana untuk membalas dendam, melainkan sarana untuk memohon keadilan Allah.

5. Apakah doa ketika dizalimi bisa dibaca untuk orang lain?

Ya, boleh. Doa ketika dizalimi bisa dibaca untuk diri sendiri maupun untuk orang lain yang sedang mengalami kezaliman. Misalnya, seorang ibu yang mendoakan anaknya yang diperlakukan tidak adil di sekolah, atau seorang hamba yang mendoakan saudaranya yang sedang tertindas.