Liputan6.com, Jakarta - Bacaan doa Rasulullah ketika menghadapi kesulitan menjadi warisan spiritual yang sangat berharga. Sebab, perjalanan hidup tidak pernah lepas dari ujian. Kesulitan dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, kesehatan, hingga persoalan yang membuat hati gelisah.
Dalam kondisi seperti itu, doa menjadi ikhtiar memohon pertolongan sekaligus menguatkan hubungan dengan Allah SWT. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman bahwa Dia mengabulkan permohonan orang yang berdoa ketika memohon kepada-Nya. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa seorang muslim tidak sendirian ketika menghadapi kesulitan.
Rasulullah SAW juga memberikan teladan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ketika menghadapi kesusahan, beliau mengajarkan sejumlah doa yang berisi permohonan pertolongan, perlindungan, keteguhan hati, dan jalan keluar dari persoalan.
Advertisement
Dalam buku Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan sejumlah doa Nabi SAW yang berkaitan dengan kesusahan dan musibah. Doa-doa tersebut menjadi bagian dari tuntunan yang dapat diamalkan umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik menghimpun berbagai doa yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih, termasuk doa ketika seorang Muslim menghadapi kesulitan.
Kumpulan Bacaan Doa Rasulullah Ketika Menghadapi Kesulitan
1. Doa Ketika Ditimpa Kesusahan (Riwayat Ibnu Abbas)
Arab: اَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
Latin: Laa ilaaha illallaahul 'adzhiimul haliim, laa ilaaha illallaahu robbul 'arsyil 'adzhiim, laa ilaaha illallaahu robbus samaawaati wa robbul ardhi robbul 'arsyil kariim
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Mahabesar lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Pemelihara arasy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Pemelihara langit dan Tuhan Pemelihara bumi, yaitu Tuhan Pemelihara arasy."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas. Dalam riwayat Muslim disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW jika dihadapkan suatu perkara yang penting atau perkara yang menyulitkan, beliau SAW mengucapkan bacaan tersebut.
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar memasukkan doa ini pada bab doa ketika menghadapi kesulitan (doa al-karb), dan menjelaskan bahwa doa ini mengandung tauhid yang murni serta pengagungan terhadap Allah sebagai Pemelihara seluruh alam. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari juga mencantumkan doa ini sebagai doa yang paling utama dibaca ketika menghadapi kesulitan.
2. Doa Memohon Pertolongan dengan Rahmat Allah (Riwayat Anas bin Malik)
Arab: يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Latin: Yaa hayyu yaa qoyyuum bi rohmatika astaghiitsu, wa ashlih lii sya'nii kullahu, wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin abadan
Artinya: "Wahai Allah Yang Mahahidup, Wahai Allah Yang Berdiri Sendiri dengan rahmat-Mu, aku memohon pertolongan-Mu. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata."
Doa ini diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW ketika ditimpa suatu perkara yang sulit, beliau berdoa dengan kalimat ini.
Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang sangat dianjurkan ketika menghadapi kesulitan, karena mengandung pengakuan atas kelemahan diri dan kepasrahan total kepada Allah. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Al-Hakim.
3. Doa Orang yang Ditimpa Kesulitan (Riwayat Abu Bakar)
Arab: اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
Latin: Allahumma rohmataka arjuu falaa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin wa ashlih lii sya'nii kullahu laa ilaaha illaa anta
Artinya: "Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan, maka jangan biarkan aku mengikuti nafsuku sekejap mata pun. Perbaikilah keadaanku seluruhnya. Tiada Tuhan kecuali Engkau."
Doa ini diriwayatkan dari Abu Bakar, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Doa orang yang ditimpa kesulitan adalah...". Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika menghadapi kesulitan. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.
4. Doa Perlindungan dari Kegelisahan dan Kesedihan
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijal
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan manusia."
Doa ini diriwayatkan dalam hadis sahih dan menjadi salah satu doa yang sering dibaca Rasulullah SAW. Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang mencakup perlindungan dari delapan hal yang menjadi sumber kesulitan hidup. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.
Hikmah Bacaan Doa Rasulullah Ketika Menghadapi Kesulitan
1. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Stabilitas Emosi Ketika seseorang menghadapi kesulitan, hatinya cenderung gelisah dan pikirannya kacau. Dengan membaca doa Rasulullah, seorang hamba menyerahkan beban kesulitannya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang. Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram" (QS. Ar-Ra'd: 28).
Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa doa adalah senjata ampuh bagi orang-orang beriman, dan dengan berdoa, seorang hamba merasakan kedekatan dengan Allah yang membawa ketenangan jiwa.
2. Meneladani Sunnah Nabi SAW
Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat indah dalam menghadapi kesulitan. Beliau tidak pernah mengeluh kepada manusia, melainkan selalu mengadukan segala persoalannya kepada Allah.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa membaca doa ketika menghadapi kesulitan adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang sepatutnya dihidupkan kembali oleh setiap muslim. Dengan mengamalkan doa-doa ini, seorang hamba meneladani jejak Nabi SAW dan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.
3. Memperkuat Tauhid dan Kepasrahan kepada Allah
Doa-doa yang diajarkan Rasulullah ketika menghadapi kesulitan sarat dengan kalimat tauhid dan pengakuan atas keesaan Allah. Doa Laa ilaaha illallaahul 'adzhiimul haliim adalah pengakuan bahwa hanya Allah yang Mahabesar dan Maha Penyantun.
Dengan membaca doa ini, seorang hamba memperkuat tauhidnya dan menyadari bahwa segala urusan berada dalam genggaman Allah. Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa doa ini mengandung tauhid yang murni serta pengagungan terhadap Allah sebagai Pemelihara seluruh alam.
4. Mendapatkan Pertolongan dan Kemudahan dari Allah
Allah telah menjanjikan pertolongan bagi hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Dalam doa Yaa hayyu yaa qoyyuum bi rohmatika astaghiitsu, seorang hamba memohon pertolongan dengan menyebut nama Allah Yang Mahahidup dan Maha Berdiri Sendiri.
Doa ini mengandung pengakuan atas kelemahan diri dan kepasrahan total kepada Allah. Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, dijelaskan bahwa doa ini adalah doa yang sangat dianjurkan ketika menghadapi kesulitan, karena mengandung permohonan agar Allah memperbaiki seluruh urusan dan tidak menyerahkan hamba kepada dirinya sendiri walau sekejap mata.
5. Menjaga Kesehatan Mental dan Mencegah Stres
Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.
Ketika seseorang menghadapi kesulitan dan kemudian berdoa, ia menyerahkan beban kesulitannya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang dan pikirannya menjadi jernih. Doa juga mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.
6. Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan
Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani disebutkan bahwa dzikir dan doa dapat membuka pintu rezeki dan mendatangkan keberkahan dalam hidup.
Doa Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan mencakup perlindungan dari lilitan utang dan tekanan manusia, yang merupakan sumber kesulitan ekonomi. Dengan membaca doa ini, seorang hamba memohon agar Allah membebaskannya dari beban utang dan memberikan kecukupan rezeki.
7. Mendapatkan Jaminan Husnul Khatimah
Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa doa-doa yang diajarkan Rasulullah ketika menghadapi kesulitan juga mencakup permohonan agar Allah menjaga iman seseorang hingga akhir hayatnya.
Dengan membaca doa ini secara rutin, seorang hamba berharap dapat meninggal dalam keadaan husnul khatimah, yaitu akhir hidup yang baik dan diridhai Allah.
8. Menumbuhkan Rasa Syukur dan Sabar
Ketika seseorang menghadapi kesulitan dan kemudian berdoa, ia sedang melatih dirinya untuk bersabar dan bersyukur.
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa doa ketika menghadapi kesulitan adalah sarana untuk menumbuhkan rasa sabar dan tawakal. Dengan memperbanyak doa, seorang hamba akan lebih mudah menerima ketetapan Allah dan tetap bersyukur dalam segala keadaan.
Pertanyaan Seputar Doa Rasulullah
1. Apa doa yang paling utama dibaca Rasulullah ketika menghadapi kesulitan?
Doa yang paling utama adalah Laa ilaaha illallaahul 'adzhiimul haliim, laa ilaaha illallaahu robbul 'arsyil 'adzhiim, laa ilaaha illallaahu robbus samaawaati wa robbul ardhi robbul 'arsyil kariim (Tiada Tuhan selain Allah Yang Mahabesar lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Pemelihara arasy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Pemelihara langit dan Tuhan Pemelihara bumi, yaitu Tuhan Pemelihara arasy). Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa ketika menghadapi kesulitan?
Waktu terbaiknya adalah segera setelah kesulitan muncul, ketika sujud dalam shalat, sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, setelah shalat fardhu, dan ketika turun hujan.
3. Apakah doa ketika menghadapi kesulitan harus dibaca dengan suara keras?
Tidak, doa dianjurkan untuk dibaca dengan suara yang lembut dan penuh rasa takut serta harap. Allah berfirman: "Berserulah (berdoa) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut" (QS. Al-A'raf: 55). Yang terpenting adalah menghadirkan hati dan memahami maknanya.
4. Apa perbedaan antara doa ketika menghadapi kesulitan dan doa ketika cemas?
Doa ketika menghadapi kesulitan lebih spesifik memohon pertolongan Allah dalam situasi yang sulit, sedangkan doa ketika cemas mencakup permohonan perlindungan dari kegelisahan dan kesedihan yang lebih umum. Keduanya saling melengkapi dan dapat dibaca bersamaan.
5. Apakah ada doa khusus yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Nabi saat menghadapi kesulitan?
Ya, Malaikat Jibril pernah mengajari Nabi SAW doa ketika menghadapi kesulitan, yaitu Tawakkaltu 'alal hayyil ladzii laa yamuutu, wal hamdulillaahil ladzii lam yattakhidz waladan wa lam yakun lahuu syariikun fil mulki wa lam yakun lahuu waliyyun minadz dzulli wa kabbirhu takbiiraa (Aku pasrah kepada Zat Yang Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Segala puji bagi Allah yang tidak mengambil anak, dan tidak memiliki sekutu dalam kerajaan-Nya, dan tidak memiliki pembela dari kehinaan, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376859/original/003006800_1792395079-Screenshot_2026-10-19_133859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376657/original/026954700_1792384835-Screenshot_2026-10-19_110549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489087/original/010300600_1769820944-Doa_Membaca_Yasin_Nisfu_Syaban.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377155/original/084482000_1792407143-007790200_1791007223-1001722712__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373849/original/019671800_1791990193-131602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)