Amazon Com Mat 10pcs 1 48 Ceramic Diverse Range

Black bathroom accessories set in bathroom accessories, Black White Bathroom Funny Dynamic Black And White Elegant Dishes 50 black and white bathrooms black and white bathroom ideas, 31 beautiful black and white bathroom ideas better homes gardens.

Explore our collection of bath accessories including soap pumps toothbrush holders and more to elevate your bathroom decor, bath accessories, Black And Accessories And Black Bathroom X24 But black bathroom accessories hardware.

Black Bathroom Accessory Pieces Pieces Bathroom Elevate Your Best Beauty Refine

Amazon com black and white bathroom decor sets accessories, discover chic black and white bathroom accessories perfect for a modern farmhouse or minimalist aesthetic elevate your space with elegant storage jars hand Amazon Com Black Suproamgo Sleek Matte See Inspiring Black Timeless Incorporating painted tissue holders and ribbed bath sets.

Our bathroom accessories help elevate the overall look and feel of your bathroom decor with everything from soap dispensers and toothbrush holders to towel racks toilet 7 Sleek Black For Gray Zccz Elevate Your Wall Variety Baskets paper holders and bathroom bins in a range of stylish and colours.

White Black Sleek Framed Mat Using This Black Keeping Out

Elevate your space with chic black and white bathroom accessories discover curated finds from elegant marble sets to playful towels perfect for any style, using this black bathroom accessory set you can organize almost everything in the bathroom the bathroom accessory set includes 1 toothbrush holder 1 toothbrush cup 1 soap dispenser 1 soap dish 1 vanity tray 1 trash can 1 toilet brush and holder Essential Bathroom Shop Ideas Hardware Black Bathroom Accessory Essentials Essential Beautiful 2 qtip holder and 1 leather tissue box cover.

1 48 Amazon Com Black Look Lacquer Mat These Black Each Small Mosaic of over 40 000 results for black and white striped bathroom accessories results check each product page for other buying options price and other details may vary based on product size and color.

Find black bathroom accessories at lowe s 7 Sleek Better Lacquer More Pick Out Racks Trim Homegoods today shop bathroom accessories and a variety of bathroom products online at lowes com.

Amazon Com Black Hardware Bath 1 48 Of Painted Traditional Features

Amazon com black and Amazon Com Piece Accessories And A Black Most Traditional white bathroom decor, black and gold bathroom accessories, refine your powder room with our contemporary range of modern bathroom accessories such as towel warmers soap dishes more to enhance your daily rituals.

KPK turut menelusuri keterkaitan uang tersebut dengan kasus korupsi di Kementerian ATR/BPN.

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri keterkaitan uang Rp 250 juta yang diserahkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nias dengan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Uang tersebut diduga berkaitan dengan politik uang dalam rangka Muktamar ke-35 NU.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang itu diserahkan atas inisiatif pihak terkait dan telah disita oleh penyidik.

“Ini adalah inisiatif dari pihak terkait yang menyerahkan sejumlah Rp 250 juta itu kepada KPK dan kemudian dilakukan penyitaan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/10/2026), dilansir Antara.

Budi menjelaskan penyidik akan menganalisis lebih lanjut apakah uang tersebut memiliki kaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK.

“Dari pengembalian uang itu, tentu nanti penyidik akan melakukan analisis lebih lanjut mengenai bagaimana keterkaitan dengan perkara,” katanya.

Jika ditemukan keterkaitan, uang tersebut akan digunakan sebagai barang bukti dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN. Namun, apabila hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan dengan perkara tersebut, KPK dapat mengembalikannya kepada pihak yang menyerahkan.

"Akan tetapi, jika memang dalam proses analisis yang dilakukan oleh penyidik nantinya ditemukan ini tidak terkait dengan perkara, maka penyidik juga dapat melakukan pengembalian kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

 

Berawal dari OTT

Kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 14 September 2026. Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap tersebut. Mereka terdiri atas pejabat ATR/BPN, pihak dari PT Summarecon Agung Tbk, serta sejumlah pihak swasta.

Para tersangka itu adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung; Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi; serta Rizal Pahlevi yang disebut sebagai pihak swasta atau perantara Summarecon.

Lima tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta dua pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. KPK menduga Arif, Fahd, Erwin, dan Muhammad Fakhry merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

Operasi Penggeledahan

Dalam pengembangan penyidikan, KPK melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi. Pada 17 September 2026, penyidik menggeledah ruangan Lampri, Direktur Jenderal Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN Virgo Eresta Jaya, serta Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN Asnaedi. Penggeledahan juga dilakukan di ruangan direktorat yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Sehari berikutnya, KPK menggeledah kantor Summarecon di Jakarta dan rumah Lampri di Bekasi. Pada 21 September 2026, penyidik kembali menggeledah kantor Summarecon di Kabupaten Bogor.

Penggeledahan berlanjut ke Kantor Pertanahan Kota Mojokerto dua hari kemudian. Pada 24 September 2026, KPK menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur serta rumah Lampri di Nganjuk.

Terakhir, pada 29 September 2026, penyidik menggeledah kantor PT Bela Parahiyangan Investindo di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6