Liputan6.com, Jakarta - Perencana keuangan senior, Safir Senduk, membagikan strategi mengelola pengeluaran di tengah tekanan ekonomi tanpa harus mengorbankan kualitas hidup. Salah satunya adalah dengan menerapkan substitusi pengeluaran, yakni mengganti barang atau layanan yang biasa digunakan dengan alternatif yang lebih terjangkau, tetapi tetap memiliki fungsi dan manfaat serupa.
Menurut Safir, perubahan pola belanja tidak selalu berarti seseorang mengalami penurunan kemampuan ekonomi (downgrade). Dalam berbagai kondisi, memilih alternatif yang lebih efisien justru menjadi langkah rasional untuk menjaga kestabilan keuangan.
"Sebenarnya ini bukan downgrade, melainkan substitusi," kata Safir dalam Podcast Kaum Tengah Liputan6.com, dikutip Selasa (20/10/2026).
Advertisement
Ia menjelaskan bahwa substitusi dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan sehari-hari. Sebagai contoh, seseorang yang terbiasa makan di restoran mewah dapat beralih ke tempat makan yang lebih sederhana namun tetap menyajikan makanan berkualitas.
Langkah serupa juga bisa diterapkan dengan memilih produk lokal sebagai pengganti barang bermerek impor. Dengan begitu, masyarakat tetap mendapatkan fungsi barang yang dibutuhkan tanpa harus mengeluarkan dana besar.
"Jadi harganya lebih murah, tetapi fungsinya sama. Bahkan dalam beberapa kasus, nilainya bisa jadi lebih tinggi," ujarnya.
Utamakan Pengeluaran yang Memberikan Nilai
Safir mengingatkan masyarakat agar tidak mengartikan penghematan sebagai upaya memangkas pengeluaran secara berlebihan. Menurutnya, setiap keputusan keuangan tetap perlu mempertimbangkan efisiensi waktu, kenyamanan, serta manfaat yang diperoleh.
Ia mencontohkan penggunaan moda transportasi. Untuk perjalanan jarak dekat, masyarakat bisa memilih berjalan kaki. Namun untuk perjalanan jarak jauh, menggunakan kereta atau transportasi umum lainnya menjadi pilihan yang lebih efisien.
“Kalau kita lihat, naik kereta itu sangat cepat dan bebas macet,” tutur Safir.
Pengalaman serupa dirasakan oleh aktor sekaligus pengusaha Dennis Adhiswara. Ia menceritakan perubahan kebiasaan belanjanya yang kini lebih mempertimbangkan nilai (value) dari setiap pengeluaran dibandingkan sekadar mengikuti kebiasaan lama.
Dennis mencontohkan kebiasaannya membeli kopi di kafe. Kini, ia lebih sering menyeduh kopi sendiri di rumah dan baru mengunjungi kafe saat hendak bertemu atau berdiskusi dengan rekan kerja. Ia juga selalu memperhitungkan manfaat dari setiap pengeluaran, termasuk saat menjamu orang lain.
Perubahan gaya hidup tersebut membuktikan bahwa pengelolaan keuangan tidak harus dilakukan melalui pengurangan konsumsi secara ekstrem. Masyarakat dapat mulai mengevaluasi pengeluaran, membandingkan berbagai alternatif, dan memilih hal-hal yang benar-benar memberikan manfaat sesuai kebutuhan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9378292/original/032332200_1792496454-Safir_Senduk_di_Podcast_Kaum_Tengah.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3560845/original/004881700_1630676729-ilustrasi_tembaganatalia-y-bMybTSV7RFY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378133/original/009478200_1792490600-MUI.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378108/original/030222600_1792490046-IMG_8086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378055/original/025430200_1792488629-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_16.29.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378060/original/084440200_1792488750-1000479846.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378035/original/043119400_1792488109-ojk.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378043/original/023001600_1792488347-Gubernur_BI_Destry_Damayanti-20_Oktober_2026a.jpg)