Ajang balap MotoGP Mandalika 2026 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses dan mencatatkan rekor penonton terbanyak selama 5 tahun terakhir.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menilai capaian ini membuktikan kemampuan NTB dalam menyelenggarakan event berstandar internasional. Berdasarkan data penyelenggara, total penonton yang memadati sirkuit sepanjang 9-11 Oktober 2026 mencapai 157.875 orang.
Iqbal mengatakan angka ini melonjak 12,5 persen dibanding tahun lalu sebanyak 140.324 penonton, sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak Mandalika menggelar MotoGP pada 2022 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras. MotoGP bukan hanya keberhasilan penyelenggara, tetapi juga kebanggaan masyarakat NTB. Kita telah membuktikan bahwa orang-orang NTB bukan hanya mampu menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu bekerja dengan standar dunia," kata Iqbal, Senin (12/10/2026).
Kemeriahan MotoGP Mandalika 2026 makin terasa usai rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya berhasil menuntaskan balapan utama pada Minggu (11/10/2026) kemarin. Marquez mengakhiri catatan buruknya yang selalu gagal finis di Mandalika sejak edisi 2022.
Memulai pekan balapan dengan impresif, Marquez keluar sebagai juara pada sesi sprint race Sabtu (10/10). Pada balapan utama hari Minggu, pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut sukses menyentuh garis finis di posisi keenam.
Uniknya, keberhasilan Marquez finis di Mandalika mewarnai cerita menarik saat parade MotoGP di Mataram pada Rabu (7/10). Kala itu, Gubernur NTB mendatangi Marquez dan memberikannya sembeq tradisi doa dan usapan kening khas masyarakat Sasak.
"Marc Marquez, saya doakan kamu. Ini tanggal ganjil, insya Allah kamu bisa melewati tikungan-tikungan itu dengan lancar. Sudah saya sembeq," ujar Iqbal saat itu.
Tak hanya persaingan di lintasan balap, dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP 2026 dirasakan langsung oleh warga NTB. Seluruh tugas marshal hingga volunteer di sirkuit diserap penuh dari tenaga kerja lokal, didampingi ratusan UMKM yang memenuhi area festival.
"Tingkat hunian hotel di Mandalika tembus 100 persen selama tiga hari. Dampak positif juga ke kawasan penyangga seperti Mataram dan Senggigi Lombok Barat," ujar Iqbal.
Sektor perikanan lokal, Iqbal berujar, turut ketiban rezeki. Kebutuhan pasokan ikan untuk hotel-hotel meroket hingga 10 kali lipat dari biasanya, naik dari 50 kilogram menjadi 500 hingga 600 kilogram per pesanan per hari.
Bahkan, komoditas premium seperti lobster yang biasanya dipasok ke Jakarta, seluruhnya terserap oleh hotel-hotel di Lombok.
"Sejak seminggu terakhir kami bahkan tidak mengirim lobster ke Jakarta. Semuanya untuk pasar lokal," ungkap Ketua Umum Serikat Nelayan Independen NTB Hasan Saipul Rizal.
Ke depan, Iqbal mendorong agar ekosistem pariwisata Mandalika tak hanya mengandalkan tiga hari balapan, melainkan turut memperbanyak rangkaian acara pra-event dan post-event agar perputaran ekonomi warga berlangsung sepanjang tahun.

















































