7 Fakta Pilu Bocah Difabel di Surabaya Meninggal Dibully Anak Tetangga
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Essential Guide Courses Insight Engineer What Certifications Instead Stage Find

In the welding industry certifications are essential for validating a welder s skills ensuring safety and meeting industry standards for anyone considering a career in welding or looking to specialize further understanding different welding certifications can be key to career advancement in this article we ll explore the significance of welding certifications and discuss Welding Explained Get For Companies Experts Asme some of the.

Types of welding certifications al, welding is an invaluable skill in numerous industries from construction to fabrication and gaining a certification The Different Types Career How What Aws Level Validates Stage can significantly enhance your qualifications and career prospects with various welding certifications available understanding these options and their requirements is crucial for aspiring welders in this comprehensive guide we will explore the most common welding.

Welding Demand Society What This Four Level Multiple Specialize

What certifications and licenses do professional welders need tws breaks down the common credentials that can help advance your career in the industry, related reading what is a 2g weld test difference to the 2g pipe welding test 10 certified welding inspector if you are looking to inspect the quality and integrity of welding work you ll need a cwi to do Welding Certifications Types Gases Comparison Welders Discover Types Of Specialized Education it these jobs range from entry level and associate positions to more senior levels which can command a nice salary naturally this is also the kind of job you d ideally take.

Welding inspector certifications validate individuals competencies to inspect assess and ensure welds meet all regulations and specifications How Many Certificates Cwi There They Related Reading What Aims Resources among the most recognized certifications in this field are the aws certified welding inspector cwi and cswip certification scheme for welding inspection personnel.

How Many Paths Welder City Guilds Welding Explore Closed

What is the aws the american welding society aws is non profit organization that aims to advance the science Welding Certifications Processes Insight Need A Number Of Educational Structures Being technology and application of welding and allied joining and cutting processes worldwide including brazing soldering and thermal spraying the aws is the main body which offers certification programs for welders in the us.

Certified welder certifications the aws certified welder program allows for welders to obtain multiple certifications to expand their credentials every certification that a welder earns increases the Welding Certifications Navigating Elevating Positions Discover Types Learn Standard Seminars number of skills needed to perform a wide range of welding jobs.

The international institute of welding is a global organisation that offers a wide range of qualification and certification services for personnel and companies in the field of welding and allied processes, how many certificates in welding are there, specialized welding certifications can show Aws Welding Top Ndt Welding Certification Aerospace Demonstrated Assess potential employers your ability to grow in the field reward you with better job stability and higher salary potential and document your critical qualities and skills in this article we discuss frequently asked questions about welding certifications.

What Certifications Do Education Skills What Welding Certification Guide Successful Confusing Recognizing

In essence Comprehensive Welding Training Professionals Www Specialist The International Institute High Anyone welding positions are integral to certification processes defining the necessary skill level and the scope of work a certified welder can undertake, welder certification qualification test guide aws d1 1.

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Sabtu, 17 Okt 2026 08:46 WIB
Orang tua korban, Selaras Abdul dan Nurul Fadilah saat ditemui di rumahnya Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Surabaya.
Ortu anak difabel dibully hingga meninggal di Surabaya/Foto: Andina Winanda/detikJatim
Surabaya -

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah penyandang disabilitas di Surabaya, menyisakan duka sekaligus tanda tanya bagi keluarganya, setelah ia ditemukan dalam kondisi membiru dengan tali sepatu menjerat lehernya di depan rumah pada 12 September 2026.

Ayah korban, Selaras Abdul, menduga anaknya menjadi korban perundungan hingga meninggal dunia oleh dua anak tetangganya berusia 10 dan 8 tahun. Saat ini, keluarga masih mempertanyakan penyebab pasti kematian korban dan meminta agar kedua anak yang diduga terlibat mendapat pembinaan.

Berikut fakta-faktanya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ditemukan Membiru di Depan Rumah

Zulkarnain ditemukan dalam kondisi membiru dan terjatuh dari kursi rodanya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 09.20 WIB, ketika ibunya, Nurul Fadilah, baru pulang berjualan dari pasar. Saat itu, ia mendapati anak keduanya itu dalam kondisi mengenaskan di depan rumah mereka di Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Surabaya.

Ayah korban, Selaras Abdul atau yang akrab disapa Laras, mengaku langsung terbangun setelah mendengar teriakan histeris istrinya dan bergegas keluar untuk melihat kondisi anaknya.

ADVERTISEMENT

"Saya di dalam, langsung kaget. Saya buka pintu, langsung saya ke depan sana," kata Laras kepada detikJatim, Sabtu (17/10/2026).

2. Ada Tali Sepatu Menjerat Leher Korban

Saat menghampiri anaknya, Laras mendapati tali sepatu menjerat leher Zulkarnain, sehingga ia segera melepaskan jeratan tersebut dan memeriksa kondisi korban yang saat itu masih bernapas meski wajahnya telah membiru.

Laras kemudian meminta bantuan warga untuk membawa anaknya ke RSUD Eka Candrarini, tetapi nyawa Zulkarnain tidak tertolong dan ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Habis itu saya ambil tali sepatunya. Saya kendorin," katanya.

3. Rekaman CCTV Mengarah pada Dua Anak Tetangga

Merasa penasaran dengan penyebab kematian anaknya, Laras memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di jalan dan mendapati dua anak tetangganya berinisial K (10) dan F (8) memasuki gang menuju rumahnya pada pagi hari sebelum korban ditemukan dalam kondisi kritis.

Laras menyebut kedua anak tersebut merupakan warga sekitar rumahnya. Salah satunya tinggal satu gang dan lainnya berada di gang sebelah, sehingga ia menduga keduanya mengetahui kejadian yang menimpa Zulkarnain.

"Pukul 08.15 WIB pagi itu tanggal 12 September, kedua anak ini masuk," ujar Laras.

"Mereka anak kampung sini, yang satu, satu gang dengan saya, satunya lagi gang sebelah," imbuhnya.

4. Orang Tua Kedua Anak Saling Lempar Tanggung Jawab

Laras mengaku sempat menanyakan dugaan keterlibatan kedua anak tersebut kepada keluarga masing-masing, tetapi ia menyebut orang tua K dan F justru saling menyatakan bahwa anak mereka hanya diajak oleh anak lainnya dalam kejadian yang berujung pada kematian Zulkarnain.

Menurut Laras, perbedaan keterangan itu membuatnya semakin menginginkan kejelasan mengenai peran masing-masing anak, terlebih ia menduga keduanya pernah mengganggu dan merundung korban sebelum peristiwa tersebut terjadi.

"Yang F ini ibunya ngaku ke saya, F ini cuma diajak sama K. Tapi orang tuanya K ngomong sama saya, K ini diajak sama F," tuturnya.

5. Korban Diduga Pernah Dirundung Sebelumnya

Laras menduga peristiwa yang menimpa anaknya bukan kejadian pertama karena sekitar sepekan sebelumnya ia menemukan tali tampar dikalungkan di pundak Zulkarnain, sementara kondisi disabilitas korban membuatnya kesulitan menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi kepada orang tuanya.

Ia mengatakan anaknya memiliki keterbatasan dalam berbicara dan penglihatan, sehingga keluarga tidak mudah memperoleh keterangan langsung dari korban mengenai dugaan gangguan yang dialaminya sebelum meninggal dunia.

"Seminggu sebelumnya ada tampar di pundak anak saya, pundaknya itu dikalungkan tampar, saya tanya dapat dari mana, tapi anak saya tidak bisa ngomong, penglihatannya juga tidak jelas," tutur Laras.

6. Satu Anak Ditetapkan Tersangka

Kasus kematian Zulkarnain telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada hari kejadian. Laras menyebut, anak berinisial K yang berusia 10 tahun telah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan F yang masih berusia 8 tahun tidak dapat ditetapkan sebagai tersangka karena usianya.

Laras mengatakan, proses terhadap anak yang ditetapkan sebagai tersangka masih menunggu penanganan lebih lanjut, termasuk proses rehabilitasi dari Dinas Sosial, dan ia berharap kedua anak yang diduga terlibat sama-sama mendapatkan pembinaan agar memahami konsekuensi perbuatannya.

"Mereka sudah diproses. Cuma memang tidak bisa dipidana karena di bawah umur menurut UU. Sudah dijadikan tersangka yang umur 10 tahun dan masih menunggu proses rehabilitasi dari Dinsos," ujar Laras.

Ia juga meminta agar pembinaan tidak hanya diberikan kepada satu anak, tetapi mencakup keduanya supaya kejadian serupa tidak terulang.

"Saya menuntut kedua pelaku kalau bisa dibina sampai dewasa, sampai dia bisa mengerti mana yang hak dan batil, mana yang baik dan jelek agar tidak merugikan orang lain, jangan cuma satu anak," tegas Laras.

7. Keluarga Pertanyakan Hasil Pemeriksaan Jenazah

Selain meminta keadilan atas kematian anaknya, Laras mengaku masih mempertanyakan hasil pemeriksaan jenazah karena hingga kini ia merasa belum memperoleh penjelasan terperinci mengenai hasil visum maupun penyebab pasti kematian Zulkarnain, meski korban ditemukan dengan tali sepatu di leher dan kondisi tubuh yang mengenaskan.

Menurut Laras, mulut anaknya juga ditemukan berisi sabun colek dan daun lamtoro. Ia berharap, hasil pemeriksaan dapat menjelaskan kondisi korban serta memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum Zulkarnain meninggal dunia.

"Enggak dikasih tahu secara detail. Hasilnya itu kan habis dijerat pakai tali sepatu, dijejali sabun colek, terus ditaburi lamtoro," tandas Laras.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Rombongan Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air"
[Gambas:Video 20detik](irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

20 Famous Free 2025 Brand Guide What Is Website Direct Brand
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

20 Famous Free 2025 Brand Guide What Is Website Direct Brand
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Indonesian Police Contingent Guarded Presidential Candidates in Central African Republic

Indonesian Police Contingent Guarded Presidential Candidates in Central African Republic

Fuel Queues in Bali Ease, 24-Hour Stations Remain on Standby

Fuel Queues in Bali Ease, 24-Hour Stations Remain on Standby

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads