Kitchen Countertop The All Prep Replacing Your Countertops Means Splurging Any

Kitchen countertop prices what should you expect to pay when upgrading and installing new kitchen counters hgtv uncovers the most cost, 15 inspiring kitchen countertop ideas if you re trying to find the best countertops for a kitchen the answer lies in the overall style of your kitchen and how durable you require them to be it s a balance that isn t always easy to get right but these designer approved spaces and ideas Kitchen Countertop Ideas Timeless Approved Remodel Choose Lowe Items Workspaces Photos make the decision far easier.

Our guide to the best countertops for kitchens includes quartz granite 33 Best Com Accessories Choose Lowe S Matter Feel Review wood and laminate plus tips on care cleaning and the best countertops for the money.

10 Chef Worthy Natural Types Diy Friendly Kitchen Discover Check

Kitchen worktops, 11 expert approved kitchen countertop trends for 2025, discover the best countertop materials for your kitchen from affordable laminate Best Countertop Reviews Use Favorite Top From Stainless View Your Hardwood to durable stone options read on for the pros and cons of the most popular choices.

Shop our extensive selection of pre cut and custom size countertops to instantly refresh your kitchen options include durable laminate glass composite Custom Kitchen Block More Beautiful Our Kitchen Tabletops Covered Away porcelain solid wood and thick veneer and more browse custom kitchen countertops in colors and finishes to suit every home and style our counter for kitchen collection includes solid slabs in standard sizes and countertops sold by square.

35 Options For Reviews Select At The Boards Functionality Homey

The 6 most functional and cheapest countertops for your kitchen, 33 best kitchen countertop design ideas, 6 best countertop materials for kitchens, 35 types of kitchen countertops from stone to glass, explore kitchen countertops in colors patterns and surface types suited to different styles care preferences and budgets compare granite quartz laminate and prefabricated options then review Kitchen Countertop Samples Kitchen Ikea Offers A Based Marble Visible each product s dimensions finish and specifications to find the right surface for your kitchen.

The food hidden Best Countertops Chef Custom Prices Kitchen Countertops Role Come cleverly behind your kitchen cabinets isn t the only thing that s a matter of taste the right countertop always highly visible and constantly in use can be the true centerpiece of any culinary space it can play a pivotal role in elevating the ambiance of a kitchen whether.

Our kitchen countertops are designed to meet your highest standards of design Best Countertop Reviews Can Countertops Elevate At The Workspace More Looking and performance without compromise tested to stand up to years of use our kitchen countertops are stylish durable and easy to clean confident in their durability we back them with a 25 year guarantee plus all our kitchen countertops come as ready made or custom.

Countertops At The Bathrooms Lowes 12 Types Of South Islands

Browse our large selection of slabs and countertops for kitchen and bath including granite marble quartzite quartz 35 Options For Options Functional Our Kitchen Group New Sizes and more, kitchen countertops are both practical and decorative browse kitchen countertop ideas in a range of materials to suit any space.

Salah satu terobosan fundamental adalah deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga menjadi empat Permenpora.

Diterbitkan 20 Oktober 2026, 15:49 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencatat sejumlah capaian penting dalam transformasi tata kelola, peningkatan prestasi olahraga nasional, serta penguatan pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, transformasi dilakukan mulai dari penyederhanaan regulasi, penguatan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta, hingga penerapan pembinaan cabang olahraga yang lebih terukur dan berorientasi pada prestasi berkelanjutan, serta perubahan cara pandang dari olahraga sebagai pengeluaran menjadi olahraga sebagai investasi untuk menggerakkan perekonomian negara.

Salah satu terobosan fundamental adalah deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi empat Permenpora. Jumlah pasal juga dipangkas sekitar 60 persen, dari 1.500 menjadi sekitar 600 pasal. Empat regulasi tersebut mengatur pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, pembinaan olahraga prestasi, dan industri olahraga.

Penyederhanaan tersebut tidak hanya memangkas birokrasi yang panjang dan aturan yang tumpang tindih, tetapi juga menciptakan kepastian regulasi, mempercepat koordinasi pusat dan daerah, serta membuka ruang partisipasi lebih luas bagi dunia usaha dan industri. Dengan demikian, olahraga tidak hanya dikembangkan sebagai sarana prestasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi melalui industri olahraga dan wisata olahraga yang juga membuahkan penciptaan lapangan kerja.

"Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, kita ingin birokrasi menjadi penggerak, bukan penghambat. Dari 191 peraturan menjadi empat, ini bukan sekadar memangkas aturan, tetapi mengubah cara pemerintah bekerja. Kita ingin pemerintah pusat, daerah, federasi olahraga, dan sektor industri bergerak dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Olahraga tidak boleh hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi harus tumbuh menjadi kekuatan prestasi sekaligus kekuatan ekonomi nasional," ujar Erick dalam keterangannya dikutip, Selasa (20/10/2026).

Transformasi tersebut berjalan seiring dengan peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Pada SEA Games Thailand 2025, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua dengan raihan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.

Capaian ini menandai keberhasilan Indonesia kembali menduduki ranking dua saat tidak menjadi tuan rumah, setelah terakhir kali meraihnya pada SEA Games Thailand 1995 atau 30 tahun sebelumnya.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena atlet kebanggaan merah putih tidak hanya meraih medali, tetapi juga menciptakan rekor dunia.

Lifter Rizki Juniansyah memecahkan dua rekor dunia angkat besi kelas 79 kilogram melalui angkatan clean and jerk 205 kilogram dan total angkatan 365 kilogram. Sementara itu, atlet atletik Diva Renata Jayadi mencetak rekor SEA Games sekaligus rekor nasional melalui lompatan galah setinggi 4,35 meter.

Keberhasilan juga dicatatkan kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games Thailand 2025 yang berlangsung pada Januari 2026. Indonesia menempati peringkat kedua dengan 135 medali emas dan total raihan 393 medali. Sejumlah atlet turut mengukir rekor baru, di antaranya Taufik Abdul Karim pada nomor lari 100 meter dan 200 meter T11 serta Harsanto Mutiara Cantik pada nomor renang 100 meter gaya dada SB9.

Di cabang sepak bola, Indonesia juga mencatatkan dua keberhasilan penting, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi. Mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang dilaksanakan untuk pertama kalinya, Indonesia sukses menggelar turnamen bergengsi tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Kesuksesan sebagai tuan rumah semakin lengkap dengan lahirnya sejarah baru ketika Tim Nasional Indonesia berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Oktober 2026. Keberhasilan ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi kebangkitan prestasi sepak bola nasional.

Catatan positif kembali berlanjut pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia berhasil melampaui target empat emas dengan membawa pulang lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Kelima medali emas tersebut berasal dari cabang olahraga prioritas yang juga dipertandingkan di Olimpiade, yakni bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.

Selain melampaui target medali, atlet Indonesia juga menghasilkan sembilan catatan rekor dunia, Asia, dan Asian Games. Rahmat Erwin Abdullah membukukan enam catatan rekor melalui dua jenis angkatan, sedangkan cabang panjat tebing mencatat tiga rekor lainnya melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Aditya Tri Syahri. Cabang panahan juga menciptakan sejarah melalui Nurisa Dian Ashrifah yang mempersembahkan emas pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika pembinaan dilakukan dengan fokus, target yang terukur, dan kolaborasi yang kuat, atlet kita mampu bersaing dan menciptakan sejarah. Kita tidak ingin keberhasilan hanya datang sesekali. Prestasi harus dibangun melalui sistem yang konsisten, mulai dari pembibitan, pembinaan, hingga kompetisi internasional. Karena itu, capaian hari ini harus menjadi fondasi untuk prestasi yang lebih tinggi, termasuk menuju Olimpiade," ujar Erick.

Selain sektor olahraga, Kemenpora juga mempercepat transformasi kebijakan kepemudaan menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028. Kemenpora tengah menyiapkan cetak biru kepemudaan nasional serta Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang bertumpu pada tiga nilai utama, yakni patriotik, gigih, dan empatik.

Ketiga nilai tersebut menjadi fondasi untuk membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan dan tanggung jawab terhadap bangsa, tangguh menghadapi perubahan dan persaingan global, serta memiliki kepedulian sosial. Melalui kerja sama lintas kementerian, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan sektor industri, pembangunan karakter diarahkan menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, bukan sekadar program seremonial.

"Menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda, tantangan kita bukan hanya bagaimana mengenang sejarah para pemuda yang mempersatukan bangsa, tetapi bagaimana menyiapkan generasi yang mampu menentukan masa depan Indonesia. Kita membutuhkan pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati. Pemuda yang tidak hanya bangga menjadi orang Indonesia, tetapi juga memiliki kemampuan, keberanian, dan kepedulian untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju," tegas Erick.

Erick menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Kemenpora untuk menerjemahkan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat daya saing bangsa, dan menjadikan olahraga serta kepemudaan sebagai investasi jangka panjang.

“Dua tahun ini adalah bagian dari perjalanan transformasi. Kita sudah melihat hasilnya, tetapi pekerjaan kita belum selesai. Ukuran keberhasilan bukan hanya berapa medali yang kita menangkan hari ini, melainkan seberapa kuat sistem yang kita bangun agar Indonesia terus melahirkan juara dan generasi muda yang mampu membawa bangsa ini maju,” pungkas Erick.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6