Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) masih mengular di wilayah Klungkung, Bali. Bahkan, saat ketersediaan BBM di SPBU habis, ratusan warga masih mengantre hingga kedapatan tertidur di area SPBU demi memastikan kendaraan mereka terisi bensin.
Pantauan detikBali di SPBU Gunaksa, pada Kamis siang (15/10/2026), antrean kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, masih memanjang hingga meluber ke bahu jalan utama. Ratusan sepeda motor dibiarkan terparkir memanjang.
Salah seorang warga asal Gunaksa, I Nyoman Pertana (62) mengaku sudah memarkir sepeda motornya sejak jam 5 subuh. Ia sengaja datang lebih awal karena takut kehabisan stok Pertalite seperti hari sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah dua jam menunggu giliran, pertalite di SPBU sudah tak tersisa. Pertana memilih menunggu truk tangki BBM datang dari pada sepeda motornya harus kembali mengular di bagian ekor.
"Saya sampai ketiduran di sini. Sudah antre dari jam 5 pagi. Tapi sudah dekat giliran, malah habis tadi jam 8 pagi. Sekarang sudah jam 12, sudah selama itu saya di sini,"ujar Pertana saat ditemui di lokasi, Kamis (15/10/2026).
"Kalau saya kembali pulang, tidak bisa juga. Ini motor sudah kosong bensinnya. Jadi terpaksa harus menunggu di sini," imbuhnya.
Sementara itu, petugas pengisi BBM SPBU Gunaksa Nengah Saria menerangkan warga sudah antre sejak pukul 4 pagi. Sedangkan ia mulai buka pukul 6 pagi.
"Baru dua jam, sudah habis dua ton pertalite. Jadinya satu jam satu ton," terang Saria.
Berbeda dengan hari normal, SPBU Gunaksa buka dari jam 6 sampai jam 8 malam. Kata Saria, biasanya jam 8 malam sudah sepi pembeli. Namun saat ini, mereka harus buka sampai jam 10 malam.
Biasanya, SPBU Gunaksa yang menerima kiriman sekitar 8 ton per hari terkadang menghabiskan hanya 6 sampai 7 ton dalam sehari.
"Tapi 2 ton pagi tadi itu sisa kemarin yang datangnya sekitar pukul setengah enam sore. Habis juga hanya dalam dua jam. Hitungan saya rata-rata satu ton per jam," terangnya.
"Dengan kondisi seperti ini, mau tidak mau cepat habisnya. Kasian juga warga yang harus menunggu lama. Sudah mau tiba giliran, malah minyaknya habis," imbuhnya.
Sampai saat ini, Pemkab Klungkung belum memastikan ketersediaan stok BBM yang masuk ke bumi serombotan. Di saat yang sama, dalam tiga hari terakhir, antrean kendaraan semakin panjang setiap harinya.
Sampai berita ini ditulis, kondisi yang sama terjadi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar yang ada di Klungkung.
Satpol PP Bagi-bagi Air untuk Warga Antre BBM
Antrean BBM mengular di sejumlah SPBU di Klungkung, Kamis (15/10/2026). Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Klungkung turun langsung membagikan air mineral kepada pengendara yang mengantre berjam-jam.
Pembagian air mineral dilakukan di empat titik, yakni SPBU Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai Semarapura, Jalan Raya Batu Tabe, Jalan Rama, dan SPBU Banjarangkan.
Kasatpol PP dan Damlarmat Klungkung I Dewa Putu Suarbawa menyebut aksi ini sebagai bentuk kepedulian. Antrean panjang ditambah cuaca panas di Klungkung dikhawatirkan membuat pengendara kelelahan.
"Lamanya antrean ditambah cuaca panas tentu menimbulkan ketidaknyamanan. Kami bagikan air mineral sambil memastikan antrean tetap tertib," ujar Suarbawa.
Selain membagikan air, petugas juga melakukan pengamanan agar antrean tidak mengganggu arus lalu lintas dan tetap kondusif.
Satpol PP mengapresiasi kesabaran warga yang tetap tertib meski harus menunggu lama.
"Kami juga sekalian mengimbau warga untuk tetap sabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama," pungkasnya.
(mud/mud)

















































