Asap yang keluar dari dalam tanah di wilayah Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ternyata dari sisa pembakaran sampah. Kepastian itu didapat setelah tim Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah Dinas ESDM Sulbar dan tim teknis PT Perminas mengecek langsung ke lokasi.
"Kepulan asap yang muncul murni akibat proses pembakaran anaerobik dari sampah yang tertimbun tanah," kata Kabid Geologi dan Air Bawah Tanah Dinas ESDM Sulbar, Wisnu Hasta Praja dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Wisnu mengatakan tim telah melakukan observasi permukaan, prastudi geologi regional, dan pemeriksaan struktur tanah. Hasilnya dipastikan bahwa fenomena keluarnya asap tersebut murni dampak aktivitas penimbunan sisa pembakaran sampah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan bukan merupakan manifestasi geologi aktif seperti geotermal, aktivitas vulkanik, maupun pembakaran lahan gambut," lanjutnya.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring dan membagikan informasi di media sosial. Termasuk mengonfirmasi fenomena alam yang tidak biasa kepada instansi berwenang agar tidak menimbulkan persepsi atau keresahan di tengah masyarakat.
Tim ESDM juga memperoleh keterangan langsung dari warga yang membakar sampah bernama Fadhillah. Warga tersebut mengaku membakar sampah plastik di lokasi.
"Awalnya saya hanya membakar sampah bekas polibag dan sampah plastik di tempat ini," kata Fadihillah.
Namun Fadhillah mulai khawatir saat melihat api dari pembakaran sampah cepat membesar. Dia lalu berinisiatif menimbun sisa pembakaran dengan tanah agar api padam.
"Nah kemudian, anak-anak yang bermain di sekitar situ menusuk-nusuk tanah timbunan pakai kayu sampai berlubang, makanya asapnya jadi keluar lewat lubang-lubang itu dan direkam sampai viral," imbuhnya.
Diketahui, fenomena asap keluar dari dalam tanah itu terjadi di Desa Botteng, Kecamatan Simboro pada Minggu (18/10) hingga viral di media sosial. Asap keluar dari lubang yang digali dan ditusuk warga sekitar.































































