Kentang kerap dijadikan alternatif pengganti nasi putih bagi orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Namun, cara mengolah kentang perlu diperhatikan karena penambahan minyak dan bahan tertentu dapat meningkatkan jumlah kalori dalam hidangan.
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengingatkan bahwa metode memasak kentang turut memengaruhi jumlah kalori yang dikonsumsi. Kentang yang digoreng, misalnya, dapat menyerap minyak sehingga kalorinya lebih tinggi dibandingkan kentang yang direbus atau dikukus.
"Jadi cara pengolahan kentang juga tetap sangat berpengaruh. Kalau misalnya kentangnya diolahnya dengan digoreng jadi kentang goreng, ya itu tetap aja kalorinya akan tinggi. Karena kan digoreng, di deep-fried lagi," ujar dr Yaze dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (15/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dr Yaze, tekstur kentang yang berpori membuatnya dapat menyerap minyak saat digoreng. Hal ini dapat meningkatkan kandungan lemak dan kalori dalam kentang goreng.
"Karena dia kayak spons, jadi menarik si minyak. Lemak jenuh, terus lemak trans, itu bakal banyak di kentang goreng," beber dr Yaze.
"Lebih disarankan itu kayak dikukus, direbus, nah itu baru kalorinya akan lebih rendah," terangnya.
Bagaimana dengan Mashed Potato?
Tak jarang, kentang dibuat menjadi hidangan mashed potato sebagai variasi. Tetapi menurut dr Yaze, hidangan itu justru rawan menjadi jebakan kalori berlebih karena campuran bahan di dalamnya.
"Mashed potato itu biasanya kan ada tambahan lagi ya, ada tambahan susu, misalnya ada tambahan garam, creamer, yang gitu-gitu. Jadi sebenarnya si kentang ini bagus kalau misalnya nggak ditambahin mayones atau ada tambahan yang lain yang bisa ningkatin kalorinya," paparnya.
Penambahan bahan tinggi lemak dan pemanis membuat olahan kentang tersebut berubah menjadi makanan yang padat energi.
"Kalau jadi mashed potato, biasanya itu akan lebih tinggi lagi energinya, jadi padat energi akhirnya. Sebaiknya memang kayak dikukus aja, terus mungkin ditambahin garam sedikit sama lada, itu udah cukup," kata dr Yaze.
"Karena kalau cara pengolahannya salah, tetap aja dia akan menyebabkan penumpukan lemak lagi," pungkasnya.

























































