Udang Mantis Merak ditemukan di samudra Pasifik barat India dan Tropis. Hewan ini adalah jenis krustasea berwarna seperti permen yang dikenal dengan kemampuannya untuk meninju mangsa dengan cepat. Menurut Oceana, kelompok advokasi pelestarian lautan internasional, pukulan udang ini merupakan salah satu gerakan tercepat di dunia hewan. Saking cepatnya, sampai-sampai cukup kuat untuk memecahkan dinding kaca akuarium. Foto: popularmechanics
Pink see-through fantasia adalah spesies teripang yang tembus pandang dengan warna merah muda. Spesies ini ditemukan sekitar 1,5 mil atau sekitar 2,41 km jauhnya ke dalam Laut Sulawesi di Pasifik barat, di sebelah timur Kalimantan. Foto: popularmechanics
Ikan katak ada lebih dari 50 spesies. Mereka menyerupai spons atau batu yang tertutup ganggang dan memiliki hampir semua warna dan tekstur. Beberapa ikan katak bahkan menggunakan kamuflase mereka bukan untuk bersembunyi, melainkan untuk meniru siput laut beracun. Foto: popularmechanics
Sidat Pita, biasanya terlihat bersarang di dalam liang di sekitar terumbu karang. Sidat pita (kadang- kadang disebut sidat moray berhidung daun) hidup di perairan Indonesia. Dia juga dapat ditemukan dari Afrika Timur, hingga ke selatan Jepang, Australia, dan Polinesia Prancis. Foto: popularmechanics
Hiu berumbai, Chlamydoselachus anguineus, adalah salah satu makhluk yang tampak paling mengerikan di laut dan tua. Dia hadir sejak 80 juta tahun yang lalu. Hiu berumbai dapat tumbuh hingga sekitar tujuh meter dan dinamai demikian karena penampilan insangnya yang berumbai. Meskipun namanya hiu, hewan ini berenang dengan gaya meliuk-liuk, seperti belut. Mereka kebanyakan memakan cumi-cumi, biasanya menelan mangsanya secara utuh. Foto: popularmechanics
Para ilmuwan menemukan makhluk aneh ini di Pulau Lizard di Great Barrier Reef dan menamainya dengan sebutan cacing pohon Natal. 'Cabang-cabang' spiral sebenarnya adalah alat bantu pernapasan dan makan cacing ini, sementara cacing itu sendiri hidup di dalam tabung. Foto: popularmechanics
Para peneliti dari Sensus Zooplankton Laut pertama kali menemukan cacing cumi laut dalam pada tahun 2007 selama pelayaran dengan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh sekitar 1,8 mil atau sekitar 2,9 km di bawah air. Ikan ini dinamai berdasarkan sepuluh pelengkap yang menonjol dari kepalanya, yang terlihat seperti tentakel. Foto: popularmechanics
Krustasea berasal dari perairan yang dingin dan dalam dan dapat tumbuh menjadi sangat besar. Pada tahun 2010, sebuah kendaraan bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh menemukan isopoda raksasa berukuran 2,5 kaki atau sekitar 76,2 cm. Dia adalah karnivora dan biasanya memakan hewan-hewan mati yang jatuh dari permukaan laut. Foto: popularmechanics
Dengan lebih dari 3.000 spesies yang tercatat, nudibranch adalah jenis siput laut yang sangat serbaguna. Siput kecil ini ditemukan hampir di mana-mana, baik di perairan dangkal maupun dalam, dari kutub Utara dan Selatan hingga ke daerah tropis. Foto: popularmechanics
Meskipun disebut malaikat laut, makhluk ini sebenarnya adalah siput laut predator. Spesies khusus ini, Platybrachium antarcticum, terbang melintasi perairan Antartika yang dalam untuk memburu pteropoda bercangkang (jenis siput lainnya) yang menjadi makanannya. Malaikat laut memiliki parapodia khusus, atau ekstensi lateral kaki, yang membantu mendorong mereka melintasi air. Foto: popularmechanics
Belut gulper (juga disebut belut pelikan) dinamai demikian karena mulut dan rahangnya yang besar, yang membantu mereka menelan mangsa secara utuh. Belut ini dapat tumbuh hingga enam kaki (setara 1,8 meter) panjangnya dan mulutnya yang besar memungkinkan mereka untuk memburu makanan yang lebih besar dari mereka. Foto: popularmechanics
Seperti roket bertingkat, makhluk mikroskopis ini bernama Marrus orthocanna. Dia terdiri beberapa unit yang berulang, termasuk tentakel dan beberapa perut. Seperti semut, koloni yang terdiri dari banyak individu memiliki sifat-sifat yang menyerupai organisme tunggal. Foto: popularmechanics
Makhluk mirip alien ini adalah krustasea isopoda Munnopsis. Dia hewan purba, sudah ada selama 300 juta tahun atau lebih. Dia hidup tanpa tulang punggung dan memiliki tujuh pasang kaki. Foto: popularmechanics
Ikan yang tampak aneh ini juga dikenal sebagai ikan kelelawar Galapagos dan dapat ditemukan di dasar lautan. Dinamakan demikian karena bibirnya yang berwarna merah, yang membuatnya tampak seperti memakai lipstik. Foto: popularmechanics
Tidak ada siput lain di dunia yang berlapis baja seperti Crysomallon squamiferum, yang hidup di atas ventilasi hidrotermal jauh di dalam Samudra Hindia. Siput ini juga memiliki beberapa nama lain, termasuk 'gastropoda kaki bersisik', 'siput kaki bersisik', hingga 'trenggiling laut'. Saat ini, struktur cangkangnya yang berlapis-lapis menjadi inspirasi untuk material yang lebih kuat, dari lambung pesawat hingga peralatan militer. (Foto: popularmechanics) Foto: popularmechanics











































































