Liputan6.com, Jakarta - Fungsi kognitif anak kerap dinilai dari nilai rapor, prestasi akademik, atau skor IQ. Padahal, kemampuan kognitif tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di sekolah, tetapi juga kemampuan anak menjalani aktivitas sehari-hari dan membayangkan masa depannya.
Executive Director Indonesia Health Development Center (IHDC), dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan bahwa kemampuan kognitif anak di Indonesia selama ini lebih banyak diukur melalui IQ dan hasil akademik.
Menurut Ray, pemahaman mengenai fungsi kognitif perlu diperluas agar perkembangan anak dapat dinilai secara lebih menyeluruh. IHDC mengidentifikasi empat faktor yang dapat membebani fungsi kognitif anak, yaitu gangguan penglihatan, anemia defisiensi besi, kekurangan energi dan protein, serta masalah kesehatan mental.
Advertisement
Temuan tersebut merujuk pada survei terhadap 1.007 siswa sekolah dasar di empat sekolah di wilayah perkotaan Jakarta.
Fungsi Kognitif Harian dan Daya Imajinasi Masa Depan
Dalam survei tersebut, IHDC melihat fungsi kognitif anak melalui dua dimensi, yakni fungsi kognitif harian dan daya imajinasi masa depan.
Fungsi kognitif harian berkaitan dengan kemampuan anak memahami informasi, berpikir, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara itu, daya imajinasi masa depan menggambarkan kemampuan anak membayangkan serta memikirkan kemungkinan yang ingin dicapai pada masa mendatang.
Hasil survei menunjukkan, 68 persen anak mengalami kesulitan dalam menggunakan fungsi kognitif harian. Sementara itu, sekitar 49 persen anak memiliki skor daya imajinasi masa depan yang rendah.
Ray menilai kedua dimensi tersebut penting diperhatikan untuk memahami perkembangan anak secara lebih utuh, bukan hanya berdasarkan capaian akademik.
Gangguan Penglihatan Dapat Membebani Kognitif Anak
Salah satu faktor yang berkaitan dengan hambatan fungsi kognitif harian adalah gangguan penglihatan, termasuk kelainan refraksi yang tidak dikoreksi.
Anak dengan gangguan penglihatan sedang hingga berat dilaporkan memiliki risiko hingga tiga kali lebih tinggi mengalami hambatan fungsi kognitif harian. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan anak menerima informasi visual, termasuk ketika mengikuti proses belajar di sekolah.
Ketua Dewan Pembina IHDC sekaligus mantan Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, SpM(K), menekankan pentingnya penglihatan yang baik dalam mendukung proses belajar anak.
Pentingnya Mendukung Perkembangan Kognitif Anak
Deteksi dini gangguan penglihatan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung perkembangan kognitif anak. Selain itu, perhatian terhadap kecukupan gizi, anemia defisiensi besi, dan kesehatan mental juga diperlukan.
Dukungan keluarga dan sekolah turut berperan dalam membantu anak belajar, menjalani aktivitas sehari-hari, serta mengembangkan kemampuan untuk membayangkan masa depannya.
Dengan mengenali berbagai faktor yang dapat memengaruhi fungsi kognitif sejak dini, kebutuhan perkembangan anak diharapkan dapat ditangani secara lebih tepat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377020/original/027965800_1792401153-Executive_Director_Indonesia_Health_Development_Center__IHDC___dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)