Aktor Reza Rahadian menanggapi aksi demonstrasi yang digelar sejumlah mahasiswa di Jakarta dan beberapa kota di Indonesia pada Selasa (20/10/2026). Reza menilai kehadiran anak muda yang terus menyuarakan aspirasi menjadi harapan tersendiri bagi masa depan Indonesia.
Aksi tersebut digelar bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Selain menyoroti pemerintahan, demonstrasi juga menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Reza mengatakan mengapresiasi anak muda yang terus memperjuangkan hal-hal yang mereka anggap penting. Menurutnya, suara generasi muda menjadi salah satu harapan untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adanya teman-teman muda yang terus perjuangkan dan menyuarakan sesuatu itu adalah harapan tersendiri. Bahwa kita punya harapan untuk mencapai titik yang pada kemudian harinya tentu diusut lebih baik," kata Reza Rahadian di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan ikut membersamai aksi demonstrasi, Reza mengaku berharap bisa hadir bersama para mahasiswa. Namun, ia menyebut masih memiliki tanggung jawab lain yang tidak bisa ditinggalkan.
"I guess, of course. Saya sangat-sangat berharap bisa sama-sama, tapi tentu ada tanggung jawab-tanggung jawab lain yang juga tidak bisa ditinggalkan, gitu ya. Tapi doa dari hati yang paling dalam beserta kawan-kawan sekalian," ujarnya.
Reza juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa yang turun ke jalan. Ia mengingatkan para peserta aksi agar tetap berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, menjaga situasi tetap kondusif merupakan bagian penting dari penyampaian aspirasi. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan melalui aksi demonstrasi dapat tetap terjaga.
"Hati-hati. Menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif, karena menjaga esensi dari apa yang menjadi bentuk protes, bentuk aksi, itu juga terletak dari bagaimana saya yakin teman-teman membawa diri masing-masing," tuturnya.
"Hati-hati jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang tertentu yang tidak bertanggung jawab. Jadi, menjaga situasi untuk bisa tetap berjalan dengan damai, kondusif, dan sakral," pungkasnya.

























































