Kabarnya, komponen penyimpanan dan memori untuk PS6 kepunyaan Sony akan menelan biaya belasan juta rupiah per konsolnya. Jika itu benar, maka harga konsol terbaru PlayStation akan sangat mahal.
Informasi ini datang dari seorang informan yang sebelumnya telah memberikan laporan akurat tentang perangkat keras AMD, KeplerL2, di forum bernama NeoGAF. Menurutnya, untuk RAM+NAND saja akan lebih dari USD 680 atau sekitar Rp 12,3 juta, dikutip dari VGC, Senin (19/10/2026).
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, dalam beberapa tahun terakhir, biaya memori dan penyimpanan telah melonjak. Hal itu disebabkan karena kurangnya pasokan, akibat permintaan pusat data AI yang terlalu tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, harga elektronik pun telah mengalami peningkatan. Salah satu contohnya bisa mengarah kepada PS5 yang sekarang harganya hampir 50% lebih mahal dari pada saat pertama kali diluncurkan.
Saat pertama kali dirilis di Indonesia pada 22 Januari 2021, PS5 Digital Edition seharga Rp 7.299.000, sementara Disc Edition dibanderol Rp 8.799.000. Sekarang, harga PS5 Digital Edition RP 9.999.000 dan Disc Edition senilai Rp 11.400.000.
Awal tahun ini, para analis industri pun memperdebatkan apakah konsol generasi berikutnya akan dijual dengan harga lebih dari USD 1.000. Pembahasan itu berangkat dari harga perangkat keras baru yang saat ini ada di titik tertinggi sepanjang masa.
CEO Aldora, Joost van Dreunen, mengatakan dia yakin itu sudah pasti terjadi. Dirinya juga memprediksi bahwa konsol terbaru, baik itu PS6 atau penerus Xbox Series X/S yang disebut sebagai Project Helix, tidak akan dirilis hingga 2028.
"Dengan laju seperti ini, generasi berikutnya mungkin bahkan tidak akan dirilis hingga tahun 2028, dan ketika itu terjadi, harga minimalnya lebih dari seribu dolar. Bahkan perangkat yang sudah ada pun mengalami kenaikan harga," ujarnya.
Direktur intelijen pasar Newzoo, Manu Rosier, yakin model dasar konsol berikutnya akan berharga tiga digit. Menurutnya, hal tersebut sudah terlihat dari PS5 Pro.
"PS5 Pro sudah dijual seharga USD 899 setelah dua kali kenaikan harga dalam setahun, jadi jarak menuju USD 1.000 sudah dekat. Model generasi berikutnya kemungkinan akan tetap di bawah USD 999 karena alasan psikologis dan pemasaran," ucapnya.
Sementara informasi terbaru soal PS6 ialah diketahui kalau Sony telah mengajukan paten terkait kontroler game, yang disinyalir berkaitan dengan konsol ini. Menariknya, kontroler yang dimaksud akan full touch screen.
Jadi para insinyur perusahaan sedang mempertimbangkan untuk sepenuhnya menghilangkan kontrol mekanis, termasuk analog, d-pad, dan sejumlah tombol fisik lainnya. Mereka berencana menggantinya dengan touchpad, yang menampilkan tombol-tombol tadi secara digital.
Lalu untuk jadwal peluncuran PS6 masih menjadi misteri. Dalam sebuah wawancara Totoki bersama Wall Street Journal, dirinya mengungkapkan kalau sebenarnya perusahaannya masih belum menetapkan tanggal perilisannya. Meski selama obrolan tersebut hanya sedikit informasi yang bisa diambil, tetapi komentarnya menunjukkan bahwa PlayStation bisa saja menunda jadwal kehadiran PS6.
Rumor yang beredar sekaligus banyak gamer mengharapkan konsol terbaru PlayStation tersebut rilis 2027. Namun dengan pernyataan Totoki tersebut, hal itu bisa saja menjadi sekadar wacana dan mundur ke 2028 seperti laporan seorang analis senior MST, Deavid Gibson.















































