Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, baru saja menerima penghargaan Freedom of the City of London dari Badan Pemerintahan di Inggris pada Jumat (16/10/2026). Penghargaan ini diserahkan langsung di Guildhall di London, Inggris.
"Menerima penghargaan The Freedom of the City of London. Di Guildhall, London, balai kota yang berdiri sejak abad ke-15, ada sebuah ruangan tempat satu tradisi dijalankan selama ratusan tahun. Di ruangan itu, siang kemarin, penghargaan Freedom of the City of London kami terima. Alhamdulillah," tulis Anies Baswedan, dikutip Senin (19/10/2026).
Anies menerangkan prosesi penyerahan penghargaan yang berlangsung khidmat dan disertai pembacaan deklarasi. Prosesi ini dikatakan sudah berlangsung selama ratusan tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prosesinya khidmat. Tidak ada kamera yang boleh menyala sampai seluruh rangkaian selesai. Hanya ada deklarasi yang dibacakan dengan kata-kata yang sama seperti ratusan tahun lalu, sebuah buku besar untuk ditandatangani, jabat tangan, diakhiri dengan satu kalimat sambutan: "a Citizen of London"," lanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut mendapatkan nominasi atas kontribusinya terhadap kehidupan publik, termasuk berjejaring internasional antarkota. Nominasi datang dari pejabat City of London Corporation, Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones.
Apa Itu Penghargaan Freedom of the City of London?
Dalam keterangannya, Anies menjelaskan bahwa penganugerahan Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Awalnya untuk menandai status warga merdeka di London, tetapi kini diberikan kepada mereka yang berkontribusi bagi publik.
Sementara itu, dalam BBC, dijelaskan bahwa Freedom of the City of London adalah penghargaan yang telah diberikan kepada berbagai kalangan, mulai dari bangsawan, bintang olahraga, aktor Hollywood, pebisnis, dan pemimpin.
"Tercatat sejak 1237, awalnya ia menandai status warga merdeka yang berhak berdagang di kota London. Kini ia diberikan kepada mereka yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik," jelas lulusan S3 di Northern Illinois University, Amerika Serikat tersebut..
Bagi Anies, penghargaan ditujukan bukan hanya kepada individu, melainkan juga kepada kerja-kerja bersama selama dia memimpin atau menjabat. Dia menegaskan bahwa penghargaan dari London didedikasikan sebagai milik bersama.
"Kami sadar, yang dibawa masuk ke ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan kerja-kerja kami sebelumnya, terutama saat diberi amanah di Jakarta. London memberi pengakuan terhadap kerja bersama itu, maka penghargaan ini pun kami dedikasikan menjadi milik bersama," ujarnya.
Anies berharap bahwa penghargaan ini ke depan bisa diperlakukan sebagai pintu, bukan piala. Melalui pengakuan ini, semakin banyak wali kota, insinyur, guru, dan anak muda Indonesia yang belajar ke London, dan London juga datang belajar ke kota-kota di Indonesia.
Daftar Tokoh Penerima Freedom of the City of London
Sebelum Anies Baswedan, sederet tokoh dari UK dan negara lain telah menerima penghargaan Freedom of the City of London, antara lain:
1. Winston Churchill (Mantan Perdana Menteri Inggris)
2. Nelson Mandela (Mantan Presiden Afrika Selatan)
3. Desmond Tutu (Uskup Agung dan aktivis hak asasi manusia dari Afrika Selatan)
4. Lee Kuan Yew (Mantan Perdana Menteri Singapura)
5. J.K. Rowling (Penulis seri novel Harry Potter)
6. Stephen Hawking (Fisikawan)
7. Tim Berners-Lee (Penemu World Wide Web/WWW)
8. Ed Sheeran (Penyanyi dan penulis lagu)
9. Cate Blanchett (Aktris peraih Oscar)
10. Harry Kane (Mantan kapten dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas sepak bola Inggris).






























































