Ribuan warga menghadiri acara Job Fair Masmirah yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bursa kerja tersebut menghadirkan 1.200 lowongan pekerjaan dari 80 lebih perusahaan.
"Semuanya ini membutuhkan tenaga kerja. Itu kebutuhan yang 1.200, yang sudah terdaftar saat ini sudah 1.400," kata Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, kepada awak media seusai membuka acara Job Fair Masmirah di Bencingah Agung Mamirah, Praya, Rabu (14/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pathul memprediksi jumlah pencari kerja yang datang akan terus bertambah hingga hari terakhir job fair pada Jumat (16/10). Menurutnya, antusiasme warga Lombok Tengah menghadiri acara tersebut cukup tinggi.
"Kami ajak seluruh perusahaan yang ada di Lombok Tengah ini mencari pekerja. Masyarakat kita juga tidak capek cari kerja karena sudah ada dipusatkan," imbuhnya.
Parthul menilai penyelenggaraan job fair ini akan memudahkan masyarakat mencari pekerjaan tanpa harus datang ke kantor perusahaan yang dituju. Di sisi lain, pihak perusahaan juga akan terbantu mendapatkan tenaga kerja.
"Masyarakat ndak susah cari pekerjaan, perusahaan ndak susah buka lowongan karena kami sudah siapkan tempat," ujarnya. Pathul menyebut jumlah tenaga kerja terbuka di Lombok Tengah saat ini tergolong tinggi, yaitu sekitar 3,35 persen atau 22 ribu jiwa.
Wahyu Rizki, salah satu pengunjung mengaku sangat terbantu dengan adanya job fair tersebut. Pria asal Praya yang lulus kuliah pada 2025 itu mengaku sudah melamar kerja ke sejumlah perusahaan dan belum ada yang menerima.
"Dari semua tempat saya lamar itu kan butuh biaya juga. Nah, kalau ada seperti ini kan enak. Dekat dari rumah juga," kata Wahyu.
Wahyu mengatakan perusahaan yang paling banyak membuka lowongan pada job fair tersebut rata-rata bergerak di industri pariwisata. "Sekarang di Lombok Tengah kan ramai pariwisata, jadi enak lah," imbuhnya.

















































