Sebanyak 90 personel dikerahkan Satgas Karhutla Jambi untuk memadamkan kebakaran di Taman Nasional Berbak dan Sembilang. Personel tersebut akan diterjunkan ke lokasi titik kebakaran yang sulit dijangkau.
Kapolda Jambi Irjen Widodo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi yang solid antarinstansi agar upaya pemadaman dapat berjalan efektif.
Widodo mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi medan dan pergerakan api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh personel yang terlibat harus bersinergi dan bekerja sama dengan baik di lapangan. Laksanakan tugas secara maksimal, tetap waspada terhadap potensi bahaya, jaga kesehatan, dan utamakan keselamatan diri," kata Widodo, Minggu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat penanganan karhutla, khususnya di kawasan Taman Nasional Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang masih terdapat titik api dan sulit dijangkau melalui jalur darat. Para personel dikerahkan melalui jalur udara untuk memperkuat operasi pemadaman di lokasi kebakaran.
Irjen Widodo juga memberi stimulus semangat kepada unsur yang terlibat dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut. Pemantauan perkembangan situasi dan langkah penanganan secara terpadu dinilai penting untuk memastikan setiap titik kebakaran dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan.
"Komunikasi serta koordinasi harus terus dilakukan agar penanganan karhutla dapat berjalan optimal dan kebakaran tidak semakin meluas," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji menambahkan bahwa keikutsertaan Kapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri, terhadap upaya pemerintah daerah bersama TNI dan instansi terkait dalam menanggulangi Karhutla di Provinsi Jambi.
"Polda Jambi berkomitmen mendukung upaya penanggulangan karhutla melalui kesiapan personel, koordinasi lintas sektoral, dan pemantauan situasi secara berkelanjutan. Kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, mengutamakan keselamatan, serta bekerja secara terpadu demi mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Berdasarkan Data Satgas Karhutla Provinsi Jambi, per 17 Oktober 2026, luasan kebakaran hutan dan lahan di Jambi mencapai 4.813,56 hektare.
Kabupaten Batang Hari terluas dengan 1.376 hektare, Sarolangun 958 hektare, Tanjung Jabung Barat 674 hektare, Tanjung Jabung Timur 659 hektare, Muaro Jambi 626 hektare, Tebo 403 hektare, Bungo 86 hektare, Merangin 17 hektare, dan Kota Jambi 10 hektare.



























































