Pemerintah Kota Kendari mendorong hasil inovasi Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Sejumlah inovasi yang dilirik mulai dari bioplastik ramah lingkungan hingga olahan cokelat berbahan baku lokal.
"Inovasi ini sangat menarik. Sesuai dengan kebutuhan kita saat ini, bukan hanya kebutuhan Kota Kendari, tetapi juga kebutuhan global," ujar Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Siska melihat langsung sejumlah produk hasil pengembangan laboratorium. Salah satunya bahan pembungkus makanan berbasis bahan botanikal, termasuk air kelapa dan air batang pisang, yang dikembangkan sebagai alternatif kemasan makanan konvensional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melihat inovasi di kampus Universitas Halu Oleo (UHO). (dok. istimewa) |
Produk bioplastik tersebut disebut telah melalui pengujian terkait keamanan dan komposisinya. Siska menyebut produk itu juga bebas bisfenol A (BPA-free) sehingga berpotensi menjadi alternatif kemasan makanan.
"Harapan kita, inovasi yang dihasilkan oleh pihak kampus ini bisa dikembangkan lebih lanjut, sehingga tidak hanya menjadi hasil penelitian, tetapi juga bisa diproduksi dan dipasarkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. (dok istimewa) |
Siska mengatakan hasil penelitian perguruan tinggi perlu mendapat dukungan agar tidak berhenti di laboratorium. Inovasi tersebut diharapkan bisa dikembangkan menjadi produk yang siap diproduksi dan dipasarkan secara luas.
Peluang kerja sama antara Pemkot Kendari, pihak kampus, dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) turut dibahas dalam kunjungan tersebut. Pengembangan produk juga perlu memperhatikan kesiapan produksi, perizinan, sertifikasi, hingga strategi pemasaran.
Selain bioplastik, Siska yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Kendari turut melihat dan mencicipi olahan cokelat buatan Laboratorium Fakultas Pertanian UHO. Produk tersebut menggunakan cokelat dari Sulawesi Tenggara yang dipadukan dengan gula merah dan rumput laut.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melihat inovasi di kampus Universitas Halu Oleo (UHO). (dok. istimewa) |
Pemanfaatan bahan baku lokal dinilai berpotensi meningkatkan nilai tambah komoditas daerah. Dengan pengolahan dan pemasaran yang tepat, produk tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus memperluas pasar bagi hasil produksi lokal.
Siska berharap inovasi yang dihasilkan Fakultas Pertanian UHO dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Pemkot Kendari akan melihat peluang pengembangan lebih lanjut agar produk hasil penelitian tersebut bisa menjadi inovasi unggulan daerah.


































































