Sejumlah negara, termasuk Indonesia mulai mengeluarkan travel warning untuk warganya agar berhati-hati di Prancis, mengingat gelombang kerusuhan yang terjadi di sana.
Momentum besarnya ketika beberapa bangunan mulai terbakar dan pertokoan mengalami penjarahan. Bahkan Balai Kota Limoges yang bersejarah turut terbakar dalam periode aksi tersebut.
Dari situlah membuat sejumlah negara memperbarui imbauan perjalanan bagi warganya, mereka diminta menghindari kerumunan dan lokasi demonstrasi serta mengikuti arahan aparat setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Reuters, Selasa (20/10/2026) berikut beberapa negara yang mengeluarkan travel warning untuk warganya yang akan pergi ke Prancis atau yang telah berada di Prancis untuk selalu memerhatikan situasi.
Italia
Pemerintah Italia meminta warganya mendaftarkan keberadaan mereka melalui situs web atau aplikasi agar lebih mudah ditemukan jika terjadi keadaan darurat. Pemerintah Italia juga mengimbau mereka menghindari kerumunan besar dan meningkatkan kewaspadaan.
Jerman
Kementerian Luar Negeri Jerman memperingatkan bahwa kerusuhan masih mungkin berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Warga Jerman diminta mengikuti instruksi polisi, mereka juga berisiko dikenai denda atau dituntut membayar ganti rugi jika tidak meninggalkan demonstrasi tanpa izin setelah diperintahkan petugas.
Republik Ceko
Republik Ceko yang turut meminta warganya menghindari demonstrasi, pawai, dan kerumunan di tempat umum. Kantor berita CTK melaporkan Kementerian Luar Negeri Republik Ceko menilai situasi keamanan di Prancis telah memburuk.
Polandia
Sementara itu, Polandia meminta warganya menjauhi lokasi demonstrasi, meski tidak mengubah penilaian umum terkait keamanan perjalanan ke Prancis.
Belanda
Belanda juga mengimbau warganya untuk menghindari demonstrasi. Imbauan itu tercantum dalam panduan perjalanan yang terakhir diperbarui pada 7 Oktober.
Adapun, Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia turut meminta warganya menjauhi demonstrasi dan mengikuti arahan otoritas setempat.
China
China meminta warganya yang berencana ke Prancis untuk mewaspadai potensi risiko keamanan. Kementerian Luar Negeri China dan perwakilan diplomatiknya di Prancis mengimbau warga China meningkatkan langkah pengamanan serta menjauhi wilayah yang menjadi lokasi demonstrasi, menurut laporan media Pemerintah China.
Malaysia
Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan terus memantau situasi di Prancis. Pemerintah Malaysia menegaskan perjalanan ke negara tersebut masih diperbolehkan, tetapi warganya disarankan menunda perjalanan yang tidak mendesak sampai situasi membaik.
Kedutaan Besar Malaysia di Paris juga mengeluarkan imbauan agar warga Malaysia yang berada di Prancis tetap berhati-hati dan waspada.
Indonesia
Dari akun Instagram KBRI Paris, mengimbau untuk warga Indonesia yang berada di sana atau akan bepergian ke Prancis untuk selalu berhati-hati. Terutama di beberapa titik seperti Place de la Republique, Place de la Bastille, Place de la Nation, Champs-Elysees, Place de l'Etoile, dan lokasi terkait lainnya.
"KBRI Paris terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat Indonesia tetap waspada, senantiasa menjaga keamanan dan keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat," jelas KBRI Paris.
(upd/fem)


























































