Deltras FC harus puas bermain imbang 3-3 melawan Persis Solo dalam lanjutan Liga 2 Championship 2026/2027. The Lobsters gagal mempertahankan keunggulan meski sempat unggul 3-1 dan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-11.
Duel Deltras FC vs Persis Solo berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS), Minggu (18/10/2026). Meski kehilangan satu pemain pada awal laga, Deltras mampu memberikan perlawanan dan mencetak tiga gol.
Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan hingga peluit panjang. Persis Solo berhasil mencetak gol pada menit-menit akhir untuk memaksakan hasil imbang 3-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Deltras FC Leonard Tupamahu mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tetap mampu bermain terorganisir meski tampil dengan 10 pemain.
"Apresiasi dan rasa hormat untuk seluruh pemain. Mereka luar biasa, meskipun kita bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-11, mereka tetap bisa terorganisir dan berjuang sampai akhir," kata Leonard dalam konferensi pers seusai pertandingan, Minggu (18/10/2026).
Leonard menyebut hasil imbang tersebut tetap patut disyukuri karena Deltras berhasil mengamankan satu poin. Namun, dia menekankan pentingnya kedisiplinan pemain agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Ya, kita harus syukuri satu poin ini. Tapi kita harus belajar bahwa pertandingan itu dimulai dengan 11 pemain dan harus berakhir dengan 11 pemain," ujarnya.
Menurut Leonard, pemain harus mampu bermain keras tanpa melakukan tindakan yang berlebihan. Dia meminta anak asuhnya menghindari tindakan yang dapat merugikan tim.
"Kita harus belajar bermain keras, tapi jangan kasar. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang kurang sportif karena semuanya terekam dan bisa dilihat kembali," jelasnya.
Menghadapi pertandingan berikutnya lawan Kendal Tornado, Leonard mengakui sejumlah pemainnya berada dalam kondisi kurang fit dan mengalami kelelahan. Meski demikian, dia tetap mempercayai seluruh pemain dalam skuad Deltras FC, baik pemain muda maupun senior.
"Beberapa pemain kita juga kurang fit dan cukup kelelahan. Tapi saya percaya kepada seluruh pemain, baik pemain muda maupun senior. Siapa pun yang nanti dimainkan, saya berharap mereka bisa memberikan yang terbaik," tutur Leonard.
Leonard juga menyadari lawan berikutnya bukan tim yang mudah. Menurutnya, tim tersebut memiliki pelatih berpengalaman serta pemain yang sudah lama bermain bersama dan diperkuat sejumlah pemain baru berkualitas.
"Kami tahu lawan berikutnya tim yang tangguh. Mereka punya pelatih yang berpengalaman, pemain-pemain yang sudah lama bersama, dan ada juga pemain baru yang berkualitas," katanya.
Leonard tidak menyebut target khusus untuk pertandingan berikutnya. Dia menegaskan Deltras akan berusaha maksimal dan terus melakukan evaluasi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
"Kami tidak mau bicara target terlalu jauh. Yang pasti kami akan berjuang sekuat tenaga dan terus memperbaiki kinerja dari pertandingan ke pertandingan," imbuhnya.
Leonard juga mengakui Deltras masih dalam proses belajar dan berkembang. Perbaikan tak hanya dilakukan dari sisi taktik, tetapi juga teknik serta detail permainan.
"Kami masih terus belajar dan berkembang, baik secara taktik maupun teknik. Kami harus memperhalus detail-detail permainan," ungkap Leonard.
Menurutnya, sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi antara lain cara bertahan, membangun serangan, penguasaan bola di sisi lapangan, hingga pembentukan blok pertahanan yang lebih rapi.
"Kami harus memperbaiki bagaimana bertahan, bagaimana menyerang, bagaimana menguasai bola di sisi lapangan dan bagaimana membentuk blok pertahanan yang lebih rapi," pungkasnya.























































