Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel), mencatat jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mingguan ada 11.021 kasus. Angka itu masih di kisaran yang sama pada pendataan pekan sebelumnya.
"Berdasarkan data pekan ke-41 (11-17 Oktober 2026) jumlah penderita ISPA sebanyak 11.021 kasus di Sumsel," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa, Minggu (18/10/2026).
Kasus mingguan mencapai puncak pada minggu ke-40, yang mencapai 11.995 kasus. Peningkatan itu terjadi setelah kasusnya mengalami penurunan pada pekan 38 sebanyak 8.934 kasus dan pekan 39 sebanyak 9.012 kasus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah kasus pada pekan ke-40 masih menjadi yang tertinggi atau berkurang 974 kasus pada pekan 41. Meski mengalami penurunan, jumlah kasus ISPA mingguan masih di kisaran belasa ribu orang," katanya.
Sedangkan secara bulanan, jumlah kasus pada Oktober ini sebayak 26.978 kasus. Terbanyak kasus tercatat di Palembang yang mencapai 8.204 kasus.
Kemudian Muba 3.308 kasus, Muara Enim 2.310 kasus, Lahat 1.586 kasus, Banyuasin 1.423 kasus, Lubuklinggau 1.417 kasus, da Oga Ilir 1.401 kasus.
Jumlah kasus ISPA pada September masih menjadi yang tertinggi sepanjang 2026, yaitu sebanyak 52.483 kasus.
"Kasus ISPA September mengalami peningkatan 11,62% dibandingkan dengan Agustus yang hanya 47.020 kasus," ungkapnya.
"Sedangkan untuk jumlah total kasus ISPA secara kumulatif sepanjang 2026 (Januari-17 Oktober) sebanyak 428.169 kasus," sambungnya.



























































