Liputan6.com, JakartaResep Bubur Sumsum Pelangi hadir untuk kamu yang ingin menyulap bubur putih polos menjadi sajian berwarna-warni yang langsung mencuri perhatian. Alih-alih satu warna, bubur sumsum pelangi menata beberapa lapis bubur hijau, putih, dan merah muda dalam satu gelas, lalu disiram kuah gula merah yang legit. Tampilannya meriah, teksturnya lembut, dan rasanya tetap gurih-manis khas hidangan penutup tradisional Indonesia yang disukai segala usia.
Bubur sumsum bukan sajian baru. Pada dasarnya ini bubur putih dari tepung beras yang disantap dengan saus gula merah , dan dikenal hampir di seluruh Nusantara. Nama "sumsum" merujuk pada warna putih buburnya yang menyerupai sumsum tulang, hasil perpaduan santan dengan tepung beras. Versi pelangi merupakan kreasi modern yang mewarnai adonan dengan pasta alami atau pewarna makanan, dan kerap muncul sebagai kreasi takjil kekinian saat Ramadan.
Lewat panduan ini, kamu akan diajak membuat bubur sumsum pelangi yang mulus tanpa gumpalan, dengan lapisan warna rapi dan kuah yang pas manisnya. Takaran serta tekniknya disusun ramah pemula, lengkap dengan tips supaya hasilnya lembut dan antigagal meski baru pertama kali mencoba.
Advertisement
Sekilas tentang Bubur Sumsum Pelangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377926/original/023561000_1792482554-2.jpg)
Ciri khas bubur sumsum terletak pada perpaduan rasa yang kontras.
Buburnya sendiri cenderung asin-gurih, lalu diimbangi oleh manisnya gula merah saat disiramkan. Keseimbangan gurih dan manis inilah yang membuatnya mudah disukai lintas generasi.
Secara tekstur, bubur sumsum paling mudah dibedakan dari kerabatnya. Berbeda dari bubur candil yang berisi bola-bola tepung ketan, atau biji salak yang memakai ubi, bubur sumsum murni mengandalkan tepung beras halus sehingga terasa paling licin dan lembut. Fleksibilitas itu membuatnya gampang dikreasikan, mulai dari klasik sampai modern, dibuat dengan santan kara yang creamy, hingga diwarnai menjadi pelangi seperti halnya minuman manis cendol tepung beras.
Sebagai sajian berbahan tepung beras dan santan, bubur sumsum memberi asupan karbohidrat yang menjadikannya sumber energi, sehingga pas sebagai menu buka puasa maupun camilan sore.
Info Resep Ringkas
- Porsi: 4-5 gelas saji
- Waktu persiapan: 15 menit
- Waktu masak: 30 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Advertisement
Bahan-bahan Bubur Sumsum Pelangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377927/original/027537100_1792482554-4.jpg)
Semua bahan berikut mudah ditemukan di pasar maupun supermarket. Kalau kamu lebih nyaman memasak tanpa timbangan, takarannya bisa disesuaikan dengan versi takaran sendok.
Adonan bubur
- 150 gram tepung beras
- 30 gram tepung maizena
- 1000 ml santan encer dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
Pewarna
- 1 sendok teh pasta pandan untuk warna hijau
- 1/2 sendok teh pewarna makanan merah muda
Kuah gula merah (kinca)
Kuah manis ini sering disebut kinca, dan kamu bisa mengintip variasi rasanya pada resep kuah gula merah lain.
- 200 gram gula merah (gula aren), sisir halus
- 2 sendok makan gula pasir
- 300 ml air
- 1 lembar daun pandan untuk kuah
- 1 sendok teh tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
- sejumput garam
Cara Membuat Bubur Sumsum Pelangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377928/original/031599700_1792482554-5.jpg)
Kunci keberhasilan ada pada cara memasak adonan agar tidak menggumpal. Ikuti urutan berikut dengan sabar.
- Larutkan tepung beras dan tepung maizena dengan santan encer di dalam wadah, aduk hingga benar-benar larut tanpa gumpalan, lalu saring.
- Tuang adonan yang sudah disaring ke dalam panci, tambahkan garam dan daun pandan yang sudah disimpulkan.
- Masak dengan api kecil sambil diaduk terus-menerus searah hingga adonan mengental, licin, mengkilat, dan meletup-letup.
- Matikan api, buang daun pandan, lalu bagi adonan panas menjadi tiga bagian sama banyak.
- Beri satu bagian pasta pandan hingga hijau merata, satu bagian pewarna merah muda, dan biarkan satu bagian tetap putih.
- Tuang lapisan bubur hijau ke dasar gelas saji dan ratakan, lanjutkan dengan lapisan putih, lalu tutup dengan lapisan merah muda di bagian atas.
- Diamkan bubur sumsum pelangi hingga uap panasnya hilang dan tiap lapisan set.
- Rebus gula merah, gula pasir, air, daun pandan, dan sejumput garam hingga gula larut sempurna.
- Tuang larutan tepung maizena ke dalam kuah, aduk hingga sedikit mengental, lalu saring agar bersih dari kotoran.
- Siram kuah gula merah di atas bubur sumsum pelangi, lalu sajikan hangat atau dingin sesuai selera.
Advertisement
Tips agar Bubur Sumsum Pelangi Lembut dan Antigagal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377929/original/035456900_1792482554-6.jpg)
- Larutkan lalu saring adonan. Campur tepung beras dan maizena dengan santan sampai benar-benar larut, kemudian saring sebelum dimasak. Melarutkan tepung lebih dulu dan memasukkannya perlahan ke santan membantu mencegah bubur bergerindil.
- Jaga api tetap kecil. Masak dengan api kecil dan hindari didih yang terlalu kuat karena santan bisa pecah atau menggumpal.
- Aduk searah tanpa henti. Aduk terus sampai adonan mendidih dan mengental, biasanya sekitar 15-20 menit, supaya tekstur lembut dan nikmat merata sampai ke dasar panci.
- Pilih dan saring gula aren. Gunakan gula merah berkualitas, lalu lelehkan dengan air di api kecil sampai sedikit mengental dan saring agar kuah bersih. Untuk hasil lembut dan legit, jangan memasak kuah sampai gosong.
- Warnai selagi panas. Bagi dan beri warna adonan saat masih hangat agar warna menyatu rata dan mudah ditata berlapis. Jika memakai santan instan, pilih yang kental seperti pada resep santan kara anti gagal.
- Simpan dengan benar. Tutup permukaan bubur dengan plastik yang menempel langsung agar tidak berkerak saat disimpan di kulkas.
- Beri waktu mengental. Dilansir dari Food Network, puding berbahan santan atau susu perlu dimasak perlahan hingga benar-benar kental, umumnya sekitar 20-25 menit, jadi jangan buru-buru mengangkatnya.
Membiasakan teknik dasar ini membuat hasilmu setara dengan banyak resep bubur sumsum lembut yang beredar.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377930/original/039263000_1792482554-7.jpg)
Bubur sumsum pelangi tanpa santan
Buat kamu yang membatasi santan, cairannya bisa diganti. Susu cair full cream, susu bubuk, krimer nabati, atau fiber creme bisa menggantikan santan tanpa menghilangkan rasa gurih. Teksturnya cenderung lebih ringan, tetapi tetap lembut, seperti dijelaskan pada versi tanpa santan.
Lebih banyak warna dari bahan alami
Agar makin menyerupai pelangi, tambah warna dari bahan alami: ungu dari ubi ungu kukus, kuning dari labu kuning, dan biru lembut dari bunga telang. Warnai tiap bagian adonan selagi panas, lalu tata berurutan dari warna paling gelap di bawah supaya gradasinya rapi.
Topping, isian, dan sajian dingin
Bubur sumsum pelangi cocok dipadukan dengan biji salak dari ubi, potongan nangka, atau bubur mutiara. Varian yang disajikan bersama biji salak atau bola-bola ubi memang populer sebagai pendamping bubur sumsum
Sebagai pemanis, gula aren memberi rasa karamel khas dan bisa diganti gula kelapa atau gula palem bila perlu. Untuk hari panas, sajikan dingin dengan es batu ala es bubur sumsum, atau lengkapi suguhan dengan aneka kue basah.
Dengan tampilan ceria dan rasa yang akrab di lidah, bubur sumsum pelangi pantas jadi andalan, baik sebagai resep takjil praktis di rumah maupun ide jualan takjil yang menjanjikan. Sajikan hangat saat udara dingin, atau dinginkan dulu untuk sensasi menyegarkan; bubur ini memang enak disantap kapan saja, selagi hangat maupun setelah didinginkan di kulkas . Supaya meja takjilmu makin lengkap, padukan dengan menu takjil tradisional lain seperti es cendol pandan atau resep jajanan pasar favorit keluarga.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bubur Sumsum Pelangi yang Lembut
1. Rahasia tekstur lembut?
Jawab: Gunakan santan yang banyak (rasio tepung:air = 1:10) agar bubur tidak kaku saat dingin.
2. Cara mewarnai yang benar?
Jawab: Bagi adonan mentah ke beberapa wadah, beri warna berbeda, lalu masak satu per satu bergantian.
3. Agar tidak menggumpal?
Jawab: Larutkan tepung di santan dingin sampai licin dulu, baru nyalakan api dan aduk terus tanpa henti.
4. Tanda bubur sudah matang?
Jawab: Adonan sudah meletup-letup dan permukaannya terlihat licin mengkilap (glossy).
5. Tips kuah kinca kental?
Jawab: Rebus gula aren dan pandan, lalu tambahkan sedikit larutan maizena di akhir agar lebih legit.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378214/original/055597900_1792492609-Screenshot_2026-10-20_171752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377925/original/018858600_1792482554-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378185/original/056041100_1792491274-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349461/original/012082000_1789530039-01M2JS1YDWDERS92YJ2KTXVT47.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377129/original/019014800_1792405952-bolu_gulung_batik_1.jpeg)