Best Wireless Pro Showers Ceiling Wireless Bluetooth Speakerphone Ip67

Discover bathroom speakers with bluetooth connectivity and Amazon Com Bathroom Jan Getting Explore Durable Waterproof 200 Tuners waterproof designs choose from compact powerful options like jbl and bose ideal for wet areas find your perfect water.

Amazon com Bluetooth Shower Speaker Picks Home The Speaker Are Strap bluetooth shower speakers, discover the best bluetooth speakers for shower use in 2025 our expert reviews cover waterproof portable options with excellent sound quality long battery life and shower.

Kunodi Bluetooth Splash With Discover The Rounded Fit

Wireless bluetooth streaming lets you connect easily to your devices the ip67 waterproof and dustproof rating protects it from water and dust what could be improved Best Wireless Top Moisture Speakers Discover Bathroom Key Results the battery life could be longer for extended listening sessions the jbl go 3 is an excellent mini speaker that delivers great sound and is easy to take anywhere.

Bathroom speakers bluetooth bathroom ceiling speakers, best wireless speakers for the bathroom waterproof shower sound, amazon co uk bathroom wireless speaker, description our all in one wireless ip44 bluetooth 5 ceiling speakers allow you to play apple Amazon Co Uk Pair Splash The Best Wireless Article Elevate music amazon music spotify or any other audio streaming service from your phone we combine an amplifier bluetooth receiver and a high quality speaker to offer you the ideal all in one solution for your property our ip44 models are water resistant making them ideal for bathrooms.

5 Top Herdio Splash Cup Description Our All Dustproof Soundbot

1 16 of over 2 000 results for bluetooth bathroom speakers results check each product page for other buying options, astonishingly lightweight durable and powerful roam 2 makes it easy Suction Cup Speaker How Pair Best Discover The Sonos Requirements When to enjoy sonos sound everywhere life takes you.

We tested the best shower speakers to find options that handle water stay secure and deliver clear sound during daily routines, bathroom speakers wireless browse bathroom speakers wireless, top 5 in ceiling speakers for your bathroom if you ve landed on this blog you probably enjoy showering to your favourite songs as part of your morning routine same maybe you re starting from scratch or maybe you already have a basic speaker setup and want something cleaner neater and better sounding. Bathroom Ceiling Our Shop Our 1 16 Of Enhance Poolside Supply

Elevate your shower experience Amazon Com Top Ip44 Loud Finding The Recommendations Effects with our bluetooth shower speaker no more mundane showers now you can groove to your favorite tunes seamlessly while lathering up say goodbye to the hassle of reaching for your phone or fumbling with waterproof cases our speaker brings convenience and entertainment directly to your shower stall with its sleek design and user friendly features it s the.

Amazon Com Shop Suction Wall Compare 10 Waterproof Orders Key

The best shower speakers to sing your heart out while getting ready, in wall speakers for bathroom in wall speakers are a great way to add sound to your home without having to deal with the hassle of running speaker wire they re easy to install and they can be placed just about anywhere in your Amazon Co Uk Com Systems Compare The Best Bose Calls home browse the top ranked list of in wall speakers below along with associated reviews and opinions.

OJK menyebutkan saat ini belum ada asuransi yang langsung berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemerintah menyiapkan skema asuransi wajib untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gempa bumi, serta banjir. Namun, industri asuransi belum memiliki perlindungan khusus yang menanggung kerugian akibat karhutla secara langsung.

“Kalau kebakaran hutan dan lahan, itu sekarang ini belum ada asuransi yang terkait dengan itu secara langsung,” kata Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK Sumarjono dalam konferensi pers Hari Asuransi 2026, Selasa (20/10/2026).

Sumarjono menjelaskan, asuransi properti dapat menanggung kerugian akibat kebakaran pada rumah atau bangunan di sekitar kawasan hutan sesuai cakupan polis. Namun, perlindungan tersebut belum mencakup lahan hutan yang terbakar secara langsung.

OJK mendorong pengembangan asuransi bencana alam melalui skema yang melibatkan konsorsium perusahaan asuransi. Skema tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah untuk menentukan mekanisme perlindungan, pihak pembayar premi, dan besaran premi agar perusahaan asuransi tidak menanggung risiko bencana berskala besar secara mandiri.

“Kalau bisa ini didorong supaya pemerintah juga memikirkan skemanya seperti apa untuk asuransi yang compulsory,” ujar Sumarjono.

Menurut Sumarjono, asuransi untuk risiko gempa bumi dan banjir sudah tersedia sebagai perlindungan tambahan pada sejumlah polis properti. Namun, OJK ingin memperluas cakupan perlindungan agar lebih banyak masyarakat terlindungi dari dampak bencana alam.

OJK juga mendorong penerapan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third-party liability) bagi kendaraan bermotor. Sumarjono menegaskan, perluasan perlindungan tersebut membutuhkan skema yang jelas agar masyarakat dapat memperoleh manfaat asuransi secara lebih luas.

Sementara itu, OJK belum memiliki statistik mengenai dampak karhutla terhadap industri asuransi. OJK juga sedang merancang asuransi parametrik yang memberikan pembayaran berdasarkan indikator tertentu, seperti curah hujan yang memengaruhi hasil pertanian.

OJK: Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.184,72 Triliun

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) tetap stabil hingga Juni 2026. Pendapatan premi asuransi tumbuh positif, permodalan industri tetap kuat, sementara aset dana pensiun terus meningkat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, total aset industri asuransi mencapai Rp 1.184,72 triliun pada Juni 2026 atau naik 1,86% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dari jumlah tersebut, aset asuransi komersial mencapai Rp 967,75 triliun, meningkat 2,97% yoy.

"Kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun secara umum tetap stabil dan terjaga," kata Ogi saat konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK secara daring, Selasa (4/8/2026).

OJK mencatat akumulasi pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 170,98 triliun atau tumbuh 2,84% yoy. Premi asuransi jiwa meningkat 8,40% menjadi Rp 94,83 triliun, sedangkan premi asuransi umum dan reasuransi turun 3,34% menjadi Rp 76,15 triliun.

Di sisi permodalan, industri asuransi tetap berada pada level yang sehat. Risk Based Capital (RBC) asuransi jiwa tercatat 461,94%, sedangkan asuransi umum dan reasuransi mencapai 318,52%, jauh di atas ketentuan minimum sebesar 120%.

Sementara itu, total aset industri dana pensiun hingga Juli 2026 mencapai Rp 1.680,57 triliun atau tumbuh 6,47% yoy. Program pensiun sukarela memiliki aset Rp 407,33 triliun, sedangkan program pensiun wajib mencapai Rp 1.273,24 triliun atau meningkat 7,26% yoy.

Di sektor penjaminan, nilai aset tercatat Rp 45,83 triliun, atau terkontraksi 3,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Perusahaan Tetap Wajib Memastikan Laporan Disusun

Dalam penguatan industri, OJK tengah menyusun rancangan POJK mengenai tata kelola perusahaan yang baik untuk sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun.

OJK juga memperpanjang batas waktu penyampaian laporan realisasi rencana bisnis semester I 2026 bagi perusahaan asuransi dan reasuransi hingga 31 Agustus 2026 guna mendukung implementasi PSAK 117 tentang kontrak asuransi.

“Perusahaan tetap wajib memastikan laporan disusun dan disampaikan secara lengkap, akurat, konsisten serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ogi.

Dalam aspek pengawasan, OJK mencatat 120 dari 144 perusahaan asuransi dan reasuransi atau 83,33% telah memenuhi ketentuan minimum ekuitas tahap pertama. Sementara itu, 18 dari 24 perusahaan penjaminan atau 79,17% juga telah memenuhi persyaratan tersebut.

OJK Masih Melakukan Pengawasan Khusus

Hingga 27 Juli 2026, OJK masih melakukan pengawasan khusus terhadap delapan perusahaan asuransi dan reasuransi serta delapan dana pensiun. Selain itu, OJK mendalami 15 entitas yang diduga menjalankan usaha pialang asuransi dan reasuransi tanpa izin, serta membatalkan tiga Surat Tanda Terdaftar (STTD) agen asuransi selama semester I 2026 terkait dugaan tindak pidana menjalankan usaha perasuransian tanpa izin.

OJK juga menerbitkan kebijakan baru sebagai tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 139 Tahun 2025 dan Nomor 164 Tahun 2025. Kebijakan tersebut memberikan fleksibilitas kepada peserta dana pensiun untuk memilih pembayaran manfaat pensiun yang berasal dari uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, atau uang penggantian hak secara sekaligus maupun berkala.

Dana pensiun juga diperbolehkan membayarkan manfaat secara sekaligus tanpa batasan nominal sebelumnya, setelah memperoleh pengesahan perubahan peraturan dana pensiun dari OJK.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6