Mantan Kadivhubinter Polri Irjen (purn) Napoleon Bonaparte meninggal dunia. Kadivhubinter Polri Untung Widyatmoko mengenang sosok Napoleon.
"Beliau meninggal karena sakit, dan beliau sebelumnya merupakan mantan atasan saya di Divisi Hubungan Internasional. Beliau orang baik, insyaAllah diberikan tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala dan diampuni segala kesalahannya," kata dia kepada wartawan di Cikeas, Bogor, Senin (19/10/2026).
Atas nama institusi juga, khususnya Divisi Hubungan Internasional, dia mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Untung juga mengungkapkan kenangan yang tak terlupakan ketika bekerja sama dengan Napoleon. Saat itu, dia masih betugss sebagai Atase Polri di Arab Saudi.
"Saya waktu itu Atase Polri di Saudi Arabia, di Riyadh. Beliau menjadi Kepala Bagian Konvensi Internasional, di mana saya tahun 2014 hingga tahun 2018 bertugas sebagai Atase Polri," imbuhnya.
"Kami membuat Memorandum of Understanding, kami membuat kesepakatan kerja sama antara Kepolisian Saudi Arabia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dan alhamdulillah sampai sekarang untuk perjanjian kedua belah negara, kedua institusi terus berjalan, ya karena diinisiasi oleh beliau juga," tambah dia.
Diketahui, Napoleon sendiri meninggal dunia karena sakit. Napoleon mengembuskan napas terakhir pada 18 Oktober 2026 pukul 10.32 WIB kemarin.
Lihat juga Video: Sosok Almarhumah Osima Yukari di Mata Rekan Sesama Pramugari





















































