Liputan6.com, Jakarta Penyebab lubang pembuangan berbau yang paling umum adalah segel air di pipa leher angsa yang kering, sehingga gas dari saluran bisa naik ke ruangan. Selain itu, tumpukan rambut, sabun, dan lemak yang membusuk di dalam pipa juga bisa memicu bau.
Penyebab lain biasanya lebih tersembunyi, misalnya pipa ventilasi tersumbat atau sambungan pipa yang bocor. Karena itu, sebelum memilih cara mengatasinya, kamu perlu tahu dulu penyebab lubang pembuangan berbau di rumahmu yang mana.
Bau ini juga bukan cuma soal kenyamanan. Limbah melepaskan gas hidrogen sulfida yang beracun dan bisa merusak organ serta menyebabkan iritasi pernapasan. Meski begitu, bau yang keluar dari saluran pembuangan rumah biasanya tidak melepaskan gas dalam jumlah banyak, jadi tidak perlu terlalu khawatir.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/10/2026).
1. P-Trap atau Sifon yang Kering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464896/original/043801800_1767753852-Pipa_atau_P-Trap_Kering.jpg)
Kalau bau muncul tiba-tiba dari wastafel, floor drain, atau shower yang jarang dipakai, kemungkinan besar penyebab lubang pembuangan berbau adalah P-trap yang kering. P-trap atau sifon adalah pipa berbentuk huruf U di bawah lubang pembuangan. Fungsinya menahan sedikit air yang berperan sebagai "pintu" penghalang gas dari saluran.
Dilansir dari Oatey, jika mesin cuci, bak cuci, wastafel, atau shower tidak dipakai dalam waktu lama (biasanya 2-4 minggu), air di dalam P-trap bisa menguap sepenuhnya sehingga bau busuk keluar ke udara.
Kondisi ini sering terjadi di kamar mandi tamu atau rumah yang lama ditinggal mudik.
- Kenali polanya: Merujuk S&S Waterworks, P-trap yang kering biasanya menimbulkan bau yang terpusat di dekat satu titik saja, berbeda dengan masalah pipa ventilasi atau saluran utama yang menyebarkan bau ke seluruh rumah.
- Alirkan air ke lubang pembuangan: Saat mencium bau dari satu saluran, coba nyalakan keran sekitar 15 detik untuk mengisi kembali P-trap. Untuk floor drain, cukup tuang beberapa gayung air.
- Perhatikan hasilnya: Jika bau disebabkan oleh P-trap kering, bau biasanya hilang hampir seketika.
- Perlambat penguapan: Untuk saluran yang jarang dipakai, tambahkan satu sendok makan minyak mineral untuk memperlambat penguapan.
- Buat jadwal rutin: Cukup alirkan air ke saluran setiap beberapa minggu sekali agar bau tidak kembali.
Contoh sederhananya, bayangkan kamu baru pulang liburan dua minggu dan kamar mandi langsung bau got. Sebelum panik memanggil tukang, coba siram semua lubang pembuangan dulu. Sering kali masalahnya selesai di situ. Kamu juga bisa membaca penyebab kamar mandi tetap bau untuk perbandingan.
Advertisement
2. Saluran Tersumbat Rambut, Sabun, Lemak, dan Biofilm
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323456/original/002089000_1786613342-1.jpg)
Penyumbatan termasuk penyebab lubang pembuangan berbau yang paling sering ditemui, terutama di kamar mandi dan dapur. Rambut, sisa sabun, dan lemak makanan menempel di dinding pipa, lalu membusuk pelan-pelan. Permukaan lantai mungkin kelihatan bersih, tapi bagian dalam pipa bisa jadi sudah penuh kotoran.
Sebagaimana dikutip dari HowStuffWorks, sumbatan ini menahan kelembapan dan menjadi tempat berkembang biak bakteri yang mengeluarkan bau busuk mirip limbah. Ada juga lapisan yang disebut biofilm. Menurut Bathrooms.com, biofilm adalah lapisan tipis dan berlendir berisi bakteri yang tumbuh dari air, sabun, sampo, dan minyak tubuh yang masuk ke saluran.
Di dapur, sumbernya sedikit berbeda. Mengacu pada penjelasan Smith's Plumbing, sumbatan di wastafel dapur bisa berupa campuran minyak, lemak, sisa makanan dan sabun, sedangkan di kamar mandi, rambut menjadi penyebab utama karena mengikat sabun dan kotoran lain menjadi sumbatan yang membandel.
- Cek kecepatan aliran air: Kalau air turun lambat dan saluran bau, kemungkinan besar ada sumbatan. Sebagaimana dilaporkan Mr. Rooter, sumbatan menghambat aliran air dan menjebak kotoran yang menumpuk seiring waktu.
- Angkat kotoran yang terlihat: Buka saringan floor drain, lalu ambil rambut dan kotoran memakai sarung tangan. Sikat juga area sekitar lubang untuk menghilangkan lendir yang menempel.
- Siram dengan air panas: Air panas membantu meluruhkan lemak dan sisa sabun yang menempel di dinding pipa. Cara ini sangat cocok untuk wastafel dapur.
- Gunakan sikat saluran: Masukkan sikat pipa (drain brush) untuk membersihkan sisa kotoran yang lebih dalam.
- Pasang saringan rambut: Penangkap rambut di lubang pembuangan bisa mencegah sumbatan baru sejak awal.
Tips singkat: idealnya, bersihkan saluran pembuangan kamar mandi seminggu sampai dua minggu sekali. Jangan tunggu air menggenang atau bau muncul dulu. Panduan langkah demi langkahnya bisa kamu lihat di artikel cara menghilangkan bau got.
3. Pipa Ventilasi Tersumbat dan Pipa Bocor
Kalau bau tetap muncul padahal P-trap sudah diisi air dan saluran sudah dibersihkan, penyebab lubang pembuangan berbau kemungkinan ada di sistem perpipaan yang tidak terlihat. Dua yang paling sering adalah pipa ventilasi yang tersumbat dan pipa atau sambungan yang bocor.
Pipa ventilasi berfungsi menjaga tekanan udara di dalam saluran. Sebagaimana disampaikan Geiler, pipa ventilasi biasanya mencuat di atap bangunan, memasukkan udara segar ke sistem perpipaan, sekaligus membuang gas dan bau dari dalam pipa. Kalau pipa ini tersumbat, tekanan negatif di sistem perpipaan bisa menyedot air keluar dari P-trap atau mendorong gas kembali lewat lubang pembuangan.
- Dengarkan bunyi saluran: Jika pipa ventilasi tersumbat, biasanya kamu juga akan mendengar bunyi "glug-glug" atau gemericik saat menyiram kloset atau membuang air dari wastafel yang penuh.
- Perhatikan apakah bau cepat kembali: Menurut Mother Plumbing, jika bau kembali dalam beberapa hari atau seminggu, kemungkinan pipa ventilasi tersumbat sehingga menyedot air dari P-trap terlalu cepat, atau ada masalah lebih dalam di saluran.
- Cek kebocoran di bawah wastafel: Raba sambungan pipa dan bagian bawah lengkungan U. Patrick dikutip dari HowStuffWorks menyatakan, "Jika ada yang bocor, itu akan terlihat."
- Waspadai dinding atau lantai lembap: Dinding lembap, lantai basah, atau pipa bocor bisa menandakan saluran pembuangan rusak yang mengeluarkan air limbah sekaligus gas.
- Periksa sambungan kloset: Sambungan kloset atau pipa yang tidak rapat juga bisa menjadi jalur keluarnya bau. Seal kloset yang rusak perlu diganti.
- Hubungi tukang ledeng: Mengutip South Davis Sewer District, jika bau tetap ada setelah saluran diisi air, mungkin ada masalah lain seperti trap rusak, ventilasi tersumbat, atau pipa bocor, dan tukang ledeng berlisensi bisa membantu menemukan serta memperbaikinya.
Dalam praktiknya, masalah ventilasi sering ditemui di rumah dengan perencanaan saluran yang asal-asalan. Para arsitek menyarankan agar saluran wastafel dapur dan kamar mandi dibuat terpisah, atau setidaknya bertemu di bak kontrol yang menahan kotoran padat dan minyak. Saluran air hujan juga sebaiknya tidak digabung dengan saluran air kotor dari dapur.
Advertisement
Tanda Bau Saluran yang Perlu Diwaspadai
Tidak semua bau dari lubang pembuangan bisa diatasi sendiri. Beberapa tanda di bawah ini membantu kamu menentukan kapan cukup menyiram air dan kapan perlu memanggil ahli. Sebagaimana diungkapkan Summers Plumbing,
floor drain yang kering mungkin hanya perlu ditambah air, sedangkan bau yang menetap di seluruh rumah bisa menandakan masalah saluran utama atau kebocoran pipa tersembunyi.
- Bau seperti telur busuk: Aroma belerang yang tajam biasanya berasal dari gas hidrogen sulfida di saluran limbah. Segera cari sumbernya dan buka ventilasi ruangan.
- Bau hanya di satu titik: Biasanya masalahnya lokal, seperti P-trap kering atau sumbatan di saluran tersebut. Ini umumnya bisa kamu atasi sendiri.
- Bau menyebar ke banyak ruangan: Bisa jadi tanda masalah ventilasi atau saluran utama, yang butuh pemeriksaan profesional.
- Bau datang dan pergi: Pola ini sering berhubungan dengan tekanan udara di dalam pipa, misalnya saat saluran lain sedang dipakai.
- Air turun lambat disertai bau: Hampir pasti ada sumbatan yang perlu segera dibersihkan sebelum makin parah.
- Muncul serangga atau cacing: Selain menahan gas, P-trap juga mencegah hewan kecil naik dari saluran. Kalau serangga sering muncul, cek apakah sifon masih berisi air.
- Bau tidak hilang dengan pengharum: Pengharum hanya menutupi bau. Gas saluran bisa menandakan masalah yang lebih serius, jadi sumbernya tetap harus dicari dan diperbaiki.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Lubang Pembuangan Berbau
Apakah baking soda dan cuka ampuh menghilangkan bau lubang pembuangan?
Campuran baking soda dan cuka bisa membantu membersihkan kotoran ringan dan mengurangi bau. Tapi kalau bau berasal dari P-trap kering, ventilasi tersumbat, atau pipa bocor, cara ini hanya menutupi bau sementara. Kamu tetap harus memperbaiki sumber masalahnya.
Kenapa kamar mandi yang jarang dipakai lebih cepat bau?
Air di dalam sifon atau P-trap pelan-pelan menguap kalau saluran tidak dialiri air selama beberapa minggu. Setelah airnya habis, tidak ada lagi penghalang gas dari saluran, jadi bau langsung naik ke ruangan. Cukup alirkan air secara berkala untuk mencegahnya.
Kapan sebaiknya memanggil tukang ledeng?
Panggil tukang ledeng kalau bau tetap ada setelah saluran disiram dan dibersihkan, bau cepat kembali, terdengar bunyi gemericik dari saluran lain, atau ada tanda kebocoran seperti dinding lembap. Kondisi ini biasanya menandakan masalah di ventilasi atau pipa yang sulit diperbaiki sendiri.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377957/original/003948000_1792484056-Gemini_Generated_Image_y5nousy5nousy5no.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377937/original/001064700_1792483184-Gemini_Generated_Image_iwtltdiwtltdiwtl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387839/original/029603100_1761105091-san3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333852/original/049228500_1787809844-Screenshot__252_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377847/original/044796600_1792480606-28158.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377802/original/064634500_1792479811-q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320362/original/044518300_1786346864-Kedung_Sepur_SMT_wikipedia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377817/original/005295200_1792480012-Gemini_Generated_Image_m73ea9m73ea9m73e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377763/original/083382100_1792478209-Desain_balkon_rumah_yang_berhadapan_dengan_tetangga_namun_tetap_nyaman_dan_punya_pemandangan_indah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366598/original/039087700_1791272194-7.jpg)