Nama Lionel Messi diabadikan menjadi nama spesies tumbuhan baru yang ditemukan di Peru. Tumbuhan tersebut diberi nama Salvia messii.
Sebuah studi akademis telah diterbitkan mengenai spesies tumbuhan baru yang khas dan endemik di pegunungan Andes, Peru tengah dan selatan. Nama tumbuhan itu diambil dari nama La Pulga, julukan Lionel Messi.
Dalam proses penamaannya, peneliti menerapkan aturan nomenklatur botani internasional dalam bahasa Latin. Huruf 'i' ditambahkan pada akhir nama belakang penerima penghargaan untuk menunjukkan kepemilikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salvia messii secara harfiah berarti 'tumbuhan Messi'.
Penelitian tentang Salvia messii dan keputusan mengenai nama tumbuhan tersebut dipimpin Paul Gonzalez dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marco, peneliti Argentina Rolando Uria, serta ahli biologi Jean Capcha-Ramos dari Huarango Nature.
Menukil New York Times, Salvia messii termasuk dalam famili mint (Lamiaceae). Subspesiesnya dikenal karena memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, dan antiseptik.
Salvia messii dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 1,5 meter. Tanaman ini memiliki kemampuan adaptasi ekstrem yang memungkinkannya bertahan hidup di lereng berbatu dan kering di pegunungan.
Tumbuhan tersebut ditemukan di ketinggian antara 2.000-2.400 meter di atas permukaan laut.
Bunga Salvia messii berwarna biru muda dan putih. Warna tersebut mirip dengan seragam Timnas Argentina.
Spesies ini diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah.
Pesepakbola Jadi Nama Spesies
Messi menambah daftar pesepakbola yang namanya diabadikan dalam dunia tumbuhan dan hewan.
Sebelumnya, ada kiper Tanjung Verde Vozinha yang dijadikan nama spesies moluska laut baru oleh peneliti Spanyol Jesus Ortea.
Selain itu, eks kiper Real Madrid Keylor Navas juga namanya diabadikan dalam spesies siput laut kecil pada 2019.

















































