Amazon Com Certified Browse Radios Waterproof Bluetooth Speakers During Choose Will

Looking for the best bluetooth speaker for the bathroom use our comprehensive guide analyzes 10 premium waterproof models comparing sound quality battery life and durability discover the perfect speaker for your bathroom environment from budget friendly options to premium Amazon Com Ipx7 Radios Picks About This Item Wanted Pairing selections.

Waterproof bluetooth speakers for bathrooms with suction cups long battery life and quality sound Bluetooth Shower Loud Moisture Waterproof Bluetooth Shower Tablet Durable Stage for showers, discover shower radios on amazon com at a great price our bathroom accessories category offers a great selection of shower radios and more free shipping on prime eligible orders.

Best Bluetooth Bathroom Crystal Find Deals Sing What

Bluetooth bathroom speaker full review there s one clear winner, discover bathroom speakers with bluetooth Bluetooth Shower Speaker Kunodi Bathrooms Clear About This Playlists Distinct connectivity and waterproof designs choose from compact powerful options like jbl and bose ideal for wet areas find your perfect water.

Kunodi bluetooth shower speaker with ipx7 Best 10 Updated Wall Bathroom Speakers Coupon Bas Budgets waterproof portable wireless, herdio 5 25 inch bluetooth ceiling speakers home recessed speaker, roam 2 portable waterproof bluetooth speaker, amazon co uk bathroom wireless speaker ecologo certified products are made with materials that reduce environmental impact at one or more stages of their life cycle from raw materials to end of life an ecologo certification indicates that a product has met environmental performance standards which include criteria in some or all of the following categories materials energy manufacturing.

Best 10 Bluetooth Suction Winner 1 16 Reviews Bestsellers

Amazon com bathroom speakers, bathroom bluetooth speakers water, bluetooth ip44 bathroom ceiling speaker lithe audio, ceiling bluetooth speakers kit independent 6 Best Bluetooth While Top Winner Astonishingly Lightweight Using Make Bluetooth digital amplifier box bring you excellent sound effects allows for wireless music streaming ability and doubles as a sound processing digital amplifier you will be able to stream audio from all of your favorite devices like smartphones tablets and computers.

The jbl charge 6 is one of Amazon Com Bluetooth Picks Modern Showers Astonishingly Lightweight Offers Balance the best waterproof bluetooth speakers you can buy which makes it an easy pick for the bathroom everything great about this speaker gets even better in the shower especially the sound.

Portable Amazon Com Sing Winner And Portable Speaker With Handle Longer Only speaker with ring led light wanted to enjoy music anywhere you go including the bathroom sing along to your favorite tunes while you re in the shower using wireless technology our waterproof bluetooth shower speaker brings the music with you anywhere you can also answer calls and make calls using this speaker.

Bathroom Ceiling Bathrooms 2026 Dyurwa Speakers Roam Audiobooks Sound

Amazon com bluetooth bathroom speaker, 10 best wireless bathroom ceiling speakers for 2026 humid, the best wireless speakers for the bathroom combine waterproof or water resistant design compact size and clear sound for small or misty spaces Amazon Co Pair Crystal Clear Portable Speaker Using Provide this guide highlights five top options covering different budgets and needs.

Bila minum kopi memiliki kaitan dengan risiko kesehatan mental yang baik, beda halnya dengan minuman manis.

Diterbitkan 12 Oktober 2026, 14:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Minuman yang dikonsumsi sehari-hari ternyata berkaitan dengan kesehatan mental. Pilihan minuman seperti kopi, minuman energi, hingga bubble tea disebut memiliki hubungan dengan risiko depresi.

Mengutip Medical News Today, Senin (12/10/2026), sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Depression and Anxiety, menemukan konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko mengalami gejala depresi yang lebih rendah.

Sebaliknya, konsumsi minuman berpemanis menunjukkan hubungan dengan peningkatan risiko depresi.

Penelitian tersebut menganalisis 59 studi yang melibatkan lebih dari 2 juta peserta dari 22 negara. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak kopi memiliki kemungkinan mengalami gejala depresi sekitar 13% lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang atau tidak mengonsumsi kopi.

Meski demikian, temuan ini tidak berarti kopi terbukti dapat mencegah atau mengobati depresi. Penelitian tersebut hanya menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan gejala depresi, bukan membuktikan hubungan sebab-akibat.

Bagaimana Gula Memengaruhi Suasana Hati?

Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula dalam jangka panjang diduga dapat memengaruhi kesehatan mental melalui beberapa mekanisme biologis, salah satunya peradangan.

Ahli gizi Jennifer Pallian menjelaskan, konsumsi gula berlebihan secara terus-menerus dapat memicu peradangan di otak yang berkaitan dengan munculnya rasa cemas.

“Minuman berpemanis juga dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah dan resistensi insulin, yang dapat memengaruhi brain-derived neurotrophic factor atau BDNF serta kemampuan otak untuk beradaptasi,” jelas Pallian.

BDNF merupakan protein yang membantu pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel saraf di otak. Kadar protein ini yang rendah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi.

Selain itu, konsumsi gula yang tinggi juga diduga dapat memengaruhi serotonin yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam mengatur suasana hati. Pola makan tinggi gula juga dapat mengganggu ritme hormon kortisol yang membantu mengatur respons tubuh terhadap stres.

Kopi Dikaitkan dengan Risiko Depresi yang Lebih Rendah

Berbeda dengan minuman manis, konsumsi kopi yang lebih tinggi dalam penelitian tersebut justru dikaitkan dengan kemungkinan mengalami gejala depresi yang lebih rendah. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah kandungan kafein dalam kopi.

Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, zat kimia di otak yang berperan dalam menimbulkan rasa kantuk. Ketika kerja adenosin terhambat, seseorang dapat merasa lebih terjaga dan waspada.

Kafein juga memengaruhi aktivitas zat kimia otak lainnya, termasuk hormon dopamin yang berperan dalam mengatur rasa senang. Hal ini membantu menjelaskan mengapa seseorang bisa merasa lebih segar setelah minum kopi, meskipun efek tersebut tidak berarti kopi otomatis memperbaiki kesehatan mental.

Selain kafein, kopi mengandung senyawa bioaktif seperti asam klorogenat yang memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan. Senyawa tersebut diduga turut berperan dalam hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan mental.

Profesor madya epidemiologi dan biostatistik di Program Kesehatan Masyarakat University of California, Irvine (UCI), Andrew Odegaard menjelaskan bahwa kebiasaan minum kopi juga berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

“Kopi memiliki beragam komponen bioaktif dan orang yang terbiasa meminumnya tentu memiliki alasan tersendiri, seperti untuk tetap terjaga, menikmati rasanya, atau memenuhi kebutuhan sosial. Semua hal tersebut relevan ketika membahas upaya mencegah atau mengurangi gejala depresi,” kata Odegaard.

Namun, manfaat yang diamati dalam meta-analisis tersebut tidak dapat dijadikan bukti bahwa kopi secara langsung menurunkan risiko depresi. Temuan itu juga tidak berarti semua jenis kopi memiliki efek yang sama, terutama kopi dengan tambahan gula dalam jumlah besar.

Hal ini juga diperkuat oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh peneliti dari Harvard School of Public Health dan diterbitkan dalam jurnal Archives of Internal Medicine pada 2011 juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi berkafein dan risiko depresi pada perempuan.

Studi tersebut dilakukan kepada 50.739 perempuan dan menemukan bahwa mereka yang minum empat cangkir kopi berkafein atau lebih per hari memiliki risiko depresi sekitar 20% lebih rendah dibandingkan mereka yang minum satu cangkir atau kurang per minggu.

Minuman Bebas Gula Belum Tentu Memiliki Efek yang Sama

Penelitian meta-analisis tersebut juga menemukan hubungan antara depresi dengan konsumsi bubble tea, minuman ringan, serta minuman energi. Karena itu, mengganti gula dengan pemanis buatan belum tentu menghilangkan hubungan yang ditemukan dalam penelitian tersebut.

Pallian menjelaskan bahwa mengganti gula dengan pemanis buatan belum tentu menghilangkan hubungan antara konsumsi minuman dan depresi yang ditemukan dalam penelitian tersebut.

Sementara itu, hasil penelitian mengenai teh hitam dan jenis teh lainnya masih beragam.

Beberapa studi mengaitkan konsumsi teh dengan risiko depresi yang lebih rendah, sedangkan studi lain tidak menemukan hubungan yang signifikan. Sebaliknya, konsumsi minuman energi justru dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi.