Spot foto ikonik Glico Man di kawasan Dotonbori, Osaka, Jepang, dipadamkan sementara mulai 30 November 2026 hingga tahun depan. Papan reklame yang menjadi salah satu landmark populer di Osaka itu direnovasi besar setelah lebih dari 10 tahun beroperasi.
Papan reklame tersebut merupakan generasi keenam Glico Man yang dipasang pada Oktober 2014. Sejak pertama kali hadir pada 1935, Glico Man telah menjadi salah satu ikon wisata yang menarik perhatian pengunjung di kawasan Dotonbori.
Dikutip dari Tokyo Weekender, Selasa (20/10/2026) produsen makanan ringan Ezaki Glico menjelaskan papan reklame saat ini menggunakan lebih dari 140 ribu lampu LED. Namun, sebagian besar komponen pencahayaannya mulai mengalami penurunan kualitas setelah digunakan selama lebih dari satu dekade.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh lampu LED Glico Man dijadwalkan menyala untuk terakhir kalinya pada 30 November 2026. Setelah itu, pekerjaan pembongkaran dan renovasi akan dimulai pada Desember.
Ezaki Glico menargetkan papan reklame dengan tampilan baru dapat diperkenalkan pada musim semi 2027. Meski begitu, perusahaan belum mengungkap desain dan tata letak baru yang akan digunakan.
Perusahaan memastikan siluet khas Glico Runner, sosok pelari yang menjadi ciri utama papan reklame tersebut, tetap dipertahankan. Dengan begitu, wisatawan masih bisa berfoto dengan meniru pose pelari yang selama ini identik dengan Glico Man.
Renovasi tersebut mencakup penggantian teknologi LED lama dengan perangkat yang lebih modern dan hemat energi. Teknologi baru tersebut juga diharapkan menghasilkan tampilan visual yang lebih cerah dan jernih.
Selama pengerjaan berlangsung hingga musim semi 2027, struktur papan reklame akan ditutup dengan spanduk pelindung. Ezaki Glico tengah menyiapkan desain penutup agar wisatawan tetap bisa menikmati tampilan visual di lokasi tersebut meski papan reklame tidak beroperasi.
Sebelumnya, saat renovasi pada 2014, area Glico Man juga ditutup menggunakan spanduk bergambar aktris Jepang Haruka Ayase. Ia ditampilkan sebagai pengganti sementara sosok pelari yang menjadi ikon papan reklame itu.
Selain memperbarui papan reklame, Ezaki Glico juga mengubah nama resmi logo tersebut dari 'Goal-In Mark' menjadi 'Glico Runner'. Renovasi tersebut menjadi bagian dari pembaruan landmark yang telah menjadi daya tarik kawasan Dotonbori selama puluhan tahun.


























































