Sebuah kebun binatang di Texas bersuka cita menyambut kelahiran dua ekor anak harimau Sumatera. Momen ini menjadi peristiwa perdana di kebun binatang itu.
Dilansir dari ABC News, Minggu (4/6/2026) dua ekor anak harimau ini diberi nama Barani dan Malu, dua kata berbahasa Indonesia. Keduanya lahir dari induk bernama Ndari dan pejantan Rakan di Kebun Binatang Fort Worth pada tanggal 1 Juli lalu.
Kini, pada usia 13 minggu, berat masing-masing anak harimau tersebut berkisar antara 18 hingga 20 pon (sekitar 8 hingga 9 kilogram). Barani dan Malu adalah anak harimau Sumatra pertama yang lahir di Kebun Binatang Fort Worth.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kebun binatang mengatakan makna nama dari duo kucing besar ini. Barani berarti 'berani' memiliki sifat yang sangat lincah dan bersemangat, serta gemar mengajak saudarinya bermain gulat-gulatan. Sementara itu, Malu yang namanya berarti 'pemalu' tampak lebih mandiri dan menikmati waktu saat ia sendirian.
Harimau Sumatra diklasifikasikan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebagai spesies yang terancam punah secara kritis (critically endangered). Menurut organisasi nirlaba Wildlife Conservation Society, harimau ini dapat tumbuh hingga memiliki berat lebih dari 300 pon (sekitar 136 kg) dan panjang lebih dari 8 kaki (sekitar 2,4 meter), serta mampu berlari dengan kecepatan hingga 40 mil per jam (sekitar 64 km/jam).
Barani dan Malu akan mulai diperlihatkan kepada publik dalam beberapa minggu mendatang. Ramona Bass, ketua Kebun Binatang Fort Worth, mengungkapkan optimismenya terkait kelahiran anak-anak harimau ini untuk masa depan spesies itu.
"Kami berharap anak-anak harimau ini akan menginspirasi generasi baru untuk belajar tentang serta peduli terhadap kerabat mereka yang hidup di alam liar dan masa depan spesies yang terancam punah secara kritis ini," ujarnya.


























































